Minggu, 02 Oktober 2022
06 Rabi'ul Awwal 1444

HUT ke-77 RI, Jokowi Ajak Kerja Keras Wapres Ingatkan Ancaman Krisis Global

Rabu, 17 Agu 2022 - 15:55 WIB
Whatsapp Image 2021 08 17 At 19.52.37 - inilah.com
Anggota Paskibraka membawa Sang Saka Merah Putih pada Upacara Penurunan Bendera Negara Sang Merah Putih yang digelar di halaman Istana Merdeka, Jakarta, pada Selasa sore (17/8/2021). Foto: Arsip/Antara

Pada peringatan HUT ke-77 RI, Presiden Jokowi mengajak rakyat untuk bersatu dan bekerja keras mendukung agenda besar pencapaian Indonesia maju. Pesan ini disampaikan melalui laman twitternya, Rabu (17/8/2022). Sedangkan Wapres Ma’ruf Amin mengingatkan ancaman krisis global ke depan.

“Mari bersatu padu mendukung agenda besar pencapaian Indonesia Maju dengan komitmen dan kerja keras, dengan inovasi dan kreativitas,” cuit Jokowi, yang menjadi instruktur upacara di Istana Merdeka mengenakan baju adat Buton.

Presiden ketujuh itu berharap Indonesia bisa pulih lebih cepat dan bangkit lebih kuat sesuai dengan tema peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-77 Indonesia. Dalam pidato kenegaraan yang disampaikan di MPR, Selasa (16/8/2022), Jokowi juga mengingatkan adanya krisis yang menghantui dunia. Bahkan mengancam kawasan.

“Krisis demi krisis masih menghantui dunia. Geopolitik dunia mengancam keamanan kawasan,” ucapnya.

Baca juga
Aktivis Curigai Langkah Komnas HAM Bentuk Tim Ad Hoc Kasus Munir, Hanya Basa-basi

Sementara Wapres Ma’ruf Amin mendorong masyarakat untuk semangat 45 membangun tanah air. “Indonesia sekarang sedang mempersiapkan diri ya mengajak seluruh warga untuk membangun semangat kembali, semangat 45, semangat keikhlasan untuk memenuhi panggilan tanah air,” kata Wapres.

Menurut dia, Indonesia tidak lagi berjuang melawan penjajah untuk mendapatkan kemerdekaan, tetapi berjuang melawan pandemi Covid-19 dan sejumlah krisis. Ma’ruf menilai tema “Pulih Lebih Cepat, Bangkit Lebih Kuat” pada perayaan HUT Ke-77 RI ini dipilih untuk mengajak seluruh bangsa Indonesia mengesampingkan ego pribadi dan kelompok untuk bersama-bersama membangun bangsa.

“Sekarang kita menghadapi dua hal, yaitu pemulihan akibat tempaan Covid-19 dan kita akan bersiap menghadapi tantangan baru krisis global, krisis energi, krisis keuangan,” ujar dia.

Tinggalkan Komentar