Ibu Dua Anak Gantung Diri karena Tak Kuat Diteror Debt Collector Pinjol

Ibu Dua Anak Gantung Diri karena Tak Kuat Diteror Debt Collector Pinjol - inilah.com

Seorang ibu di Wonogiri, Jawa Tengah, memilih untuk mengakhiri hidup dengan gantung diri di teras rumahnya, Sabtu (2/10/2021). Pemicunya, diduga karena tak kuat terus diteror oleh debt collector pinjaman online (pinjol).

Melalui surat wasiat yang ditinggalkannya, perempuan berinisial WPS itu menuliskan permintaan maaf kepada sang suami. Ia mengaku merasa frustasi karena terus-terusan mendapat teror. Ibu dua anak itu diketahui meminjam uang dari 23 aplikasi pinjol dan satu koperasi simpan pinjam di bank plecit.

Diketahui jika WPS memilih mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri di teras rumahnya yang berada di Desa Selomarto, Kecamatan Giriwoyo, Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah.

Baca juga  Pemerintah dan Islam Tak Boleh Berjauhan, PAN Siap Jembatani

WPS melakukan hal tersebut lantaran frustasi dirinya terlilit utang dari puluhan pinjol dan satu koperasi. Ia malu dan tak sanggup terus-terusan diteror oleh debt collector dari aplikasi pinjol.

Paur Humas Polres Wonogiri Aipda Iwan Sumarsono menyebut, sebelum mengakhiri hidupnya WPS sempat bercerita kepada keluarganya. Ia mengaku frustasi lantaran teror-teror yang didapatnya.

“Korban sempat bercerita mempunyai banyak utang dan akhir-akhir ini sering mendapat teror dari bank online sehingga membuat korban frustrasi,” kata Iwan, seperti dikutip dari Instagram @memomedsos, Rabu (6/10/2021).

Kejadian tersebut diketahui pertama kali diketahui oleh mertua WPS pada Sabtu dini hari sekitar pukul 04.00 WIB.

Baca juga  Sering Dimarahi, Remaja di Jambi Tewas Minum Racun

Sebelum gantung diri, WPS rupanya meninggalkan sebuah surat wasiat dalam secarik kertas yang ia tunjukkan untuk suaminya. Ia menyampaikan permintaan maaf pada sang suami karena memilih untuk mengakhiri hidupnya dan meninggalkan dia bersama dua orang anaknya.

“Mas nanti kalau sudah nemuin surat ini, jangan nangis tetep jagain rara riri. Aku bisanya cuma bikin susah. Maafin aku ya mas, mungkin dengan jalan ini bisa membuat hidupku tenang. Maafin aku ya mas aku minta beribu-ribu maaf,” tulis surat wasiat tersebut.

“…Di buku hitam kecil itu ada semua data orang yang aku hutangi. Sampaikan permohonan maafku kepada mereka. Kalau bisa hutangku di bayar pelan-pelan,” tambahnya.

Baca juga  Kamu Harus Tahu Pinjol yang Legal dan Ilegal

Dari buku catatan yang ditinggalkan WPS diketahui tertulis daftar yang berisi 25 pinjaman online miliknya. Nilai total utangnya disebut mencapai Rp51,3 juta.

Tinggalkan Komentar