Kamis, 26 Mei 2022
25 Syawal 1443

ICCA dan PKHAKI Resmi Didirikan untuk Mendorong Industri Kripto

ICCA dan PKHAKI - inilah.com
Istockphoto

Organisasi Crypto Consumer Association (ICCA) dan Perkumpulan Konsultan Hukum Aset Kripto Indonesia (PKHAKI) resmi dibentuk dan dikukuhkan pada Jumat (1/4/2022).

“Kehadiran ICCA ini merupakan bentuk respon terhadap perkembangan industri aset kripto di Indonesia,” kata Ketua ICCA Rob Rafael Kardinal dalam peresmian ICCA dan PKHAKI di Jakarta, Jumat (01/04/2022).

“Kami berharap dengan adanya ICCA tentunya dapat menjadi sarana dan ruang bagi masyarakat yang berinvestasi dan menggunakan aset kripto serta produk turunannya untuk bisa menyuarakan pendapat mereka,” imbuhnya.

Senada dengan Rob, Ketua PKHAKI Januardo Sihombing menyatakan pentingnya peranan ICCA dan PKHAKI dalam perkembangan industri kripto di Indonesia.

Baca juga
Inilah Kriteria Aset Kripto Lokal yang Bakal Bertahan

Menurut Januardo, merebaknya bisnis aset kripto di kalangan masyarakat secara cepat seperti yang sedang terjadi saat ini, menunjukkan tingginya animo dari masyarakat terhadap kripto.

Ia menambahkan, tingginya animo masyarakat ini tentunya harus difasilitasi dengan perlindungan dalam bentuk regulasi.

“Urgensi terhadap regulasi ini yang kemudian menjadi latar belakang utama pembentukan dari PKHAKI ini. Di mana melalui PKHAKI ini kami berharap dapat membantu pemerintah untuk tidak hanya mempercepat proses pembentukan regulasi, namun juga menyuarakan pendapat dan masukan konstruktif untuk membentuk regulasi terkait kripto yang lengkap dan komprehensif,” kata Januardo.

PKHAKI juga menyuarakan urgensi pembentukan profesi penunjang aset kripto di dalam bursa diantaranya konsultan hukum aset kripto sebagai bagian dari ekosistem bursa aset kripto yang mengedepankan kepastian hukum, keadilan dan kemanfaatan bagi para pelaku usaha termasuk perlindungan terhadap konsumen.

Baca juga
Bank DKI Perluas Kredit Konsumen ke Luar Lingkungan Pemprov DKI Jakarta

Dikutip dari keterangan ICCA dan PKHAKI, perkembangan tren aset kripto di Indonesia ditunjukkan melalui besarnya nilai transaksi aset kripto yang bernilai Rp83,3 triliun, dan tingginya jumlah investor di kripto sejumlah 12,4 juta orang yang melebihi jumlah investor di saham yang berjumlah 8,1 juta.

Pembentukan PKHAKI dan ICCA ini juga didukung oleh berbagai pihak termasuk diantaranya pelaku bisnis.

Tinggalkan Komentar