Selasa, 24 Mei 2022
23 Syawal 1443

IHSG Berakhir Ceria karena Laporan Keuangan Emiten Solid

IHSG Berakhir Ceria karena Laporan Keuangan Emiten Solid - inilah.com
Foto/Inilah.com/Didik Setiawan

Seiring solidnya laporan keuangan emiten pada tiga bulan pertama 2022, Indeks Harga Saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Selasa (26/4/2022) sore berakhir menguat. IHSG mendarat 16,17 poin atau 0,22 persen di zona hijau 7.232,15. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau Indeks LQ45 naik 11,25 poin atau 1,06 persen ke posisi 1.075,11.

“Katalis positif hari ini yaitu solidnya beberapa laporan keuangan emiten di kuartal satu tahun ini. Begitu juga dengan menguatnya indeks di bursa Wall Street,” tulis Tim Riset Indo Premier Sekuritas dalam ulasannya di Jakarta, Selasa (26/4/2022).

Sementara itu terkoreksinya mayoritas harga komoditas seiring kekhawatiran perlambatan ekonomi China, menjadi katalis negatif bagi indeks.

Baca juga
Pelaku Pasar Saham Konservatif Disarankan ‘Wait and See’

Di sesi pembukaan menguat, IHSG tak lama melemah dan menghabiskan waktu di zona merah hingga penutupan sesi pertama perdagangan saham. Pada awal sesi kedua, IHSG masih tak mampu beranjak dari teritori negatif namun kemudian menguat sampai penutupan perdagangan bursa saham.

Berdasarkan Indeks Sektoral IDX-IC, empat sektor terkoreksi dengan sektor teknologi turun paling dalam 1,26 persen, diikuti sektor barang baku dan sektor transportasi & logistik masing-masing turun 1,12 persen dan 0,61 persen.

Sedangkan tujuh sektor meningkat dimana sektor barang konsumen primer naik paling tinggi 1,8 persen, diikuti sektor perindustrian dan sektor properti & real estat masing-masing naik 1,41 persen dan 1,23 persen.

Baca juga
IHSG Lelah Menguat di Tengah Aksi Beli Investor Asing

Penutupan IHSG sendiri seiring aksi beli saham oleh investor asing di seluruh pasar. Jumlah aksi beli bersih asing atau net foreign buy di seluruh pasar sebesar Rp19,43 triliun. Sedangkan di pasar reguler tercatat aksi beli asing dengan jumlah beli bersih Rp1,14 triliun.

Frekuensi perdagangan saham tercatat sebanyak 1.488.512 kali transaksi dengan jumlah perdagangan saham sebanyak 32,4 miliar lembar saham senilai Rp39,94 triliun. Sebanyak 241 saham naik, 295 saham menurun, dan 154 tidak bergerak nilainya.

Bursa saham regional Asia sore ini antara lain Indeks Nikkei menguat 109,33 poin atau 0,41 persen ke 26.700,11. Begitu juga dengan Hang Seng naik 65,37 poin atau 0,33 persen ke 19.934,71, dan Straits Times terkoreksi 17,54 poin atau 0,53 persen ke 3.322,05.

Tinggalkan Komentar