Minggu, 26 Juni 2022
26 Dzul Qa'dah 1443

IHSG Berstatus Netral, Lima Saham Potensial Cuan

Rabu, 15 Jun 2022 - 09:17 WIB
Penulis : Ahmad Munjin
IHSG Berstatus Netral, Lima Saham Potensial Cuan - inilah.com
Foto: Inilah.com/Didik Setiawan

Secara teknikal, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menunjukkan status netral. Pada saat yang sama, bursa saham regional Asia-Pasifik cenderung melemah. Namun, ada lima saham yang potensial cuan.

Hendry Andrean, analis riset OCBC Sekuritas mengatakan, saham-saham di Asia-Pasifik terlihat bersiap untuk memulai perdagangan di level yang lebih rendah pada Rabu (15/6/2022). “Ini menyusul penurunan semalam di Wall Street karena S&P 500 jatuh lebih dalam ke wilayah bear market,” katanya dalam ulasan yang rilis di Jakarta, Rabu (15/6/2022) pagi.

Selain itu, pasar juga menanti data ekonomi China, termasuk produksi industri dan penjualan ritel untuk bulan Mei yang akan rilis hari ini.

Semalam di Wall Street, S&P 500 jatuh lebih dalam ke wilayah bear market. Angkanya turun 0,38% ke 3.735,48. Dow Jones Industrial Average turun 151,91 poin, atau 0,5%, menjadi 30.364,83.

Sementara Nasdaq Composite yang berisi saham-saham berteknologi tinggi mengungguli posisinya, naik 0,18% menjadi 10.828,35.

Pergerakan variatif di bursa Amerika Serikat terjadi karena imbal hasil Treasury AS naik lagi. Sebab, investor mengantisipasi kebijakan pengetatan yang lebih agresif dari Federal Reserve. “The Fed akan mengumumkan keputusan suku bunga terbaru Rabu malam di Amerika Serikat,” ungkap dia.

Baca juga
Anies: Alhamdulillah Janji Tuntas Tanpa Drama

Sementara dari dalam negeri, sentimen datang dari minyak dan gas di mana Indonesia terus memperluas pasar ekspor crude palm oil (CPO) dan minyak goreng ke Pakistan.

Arah IHSG Selanjutnya

Secara teknikal, IHSG menunjukkan status netral. White candle menunjukkan volume transaksi yang rendah sementara Moving average convergence divergence (MACD)-nya berpotensi untuk membentuk pola death cross.

“IHSG berpeluang melaju dalam kisaran resistance 7.129 dan support 6.883,” ungkap Hendry.

Saham-saham dalam Pantauan

  1. Saham PT Indo Oil Perkasa Tbk (OILS) yang akan membagikan dividen Rp2,52 per saham.
  2. PT Kabelindo Murni Tbk (KBLM) yang menargetkan pendapatan Rp1,85 triliun pada 2022.
  3. PT Kedoya Adyaraya Tbk (RSGK) yang akan membagikan dividen Rp79,95 miliar.
Baca juga
Indonesia Open 2022 Mulai Hari Ini, 9 Wakil Tuan Rumah Siap Bertarung

Lima Saham Pilihan

Di atas semua itu, ia menyodorkan beberapa saham pilihan sebagai bahan pertimbangan para pemodal. Saham-saham tersebut adalah:

  1. PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS) dengan rekomendasi trading buy. White candle menunjukkan kenaikan volume transaksi dan pola golden cross pada Moving average convergence divergence (MACD). Akan tatapi, William%R-nya tampak jenuh beli. Resistance berada di 264 dan support di 224. Masuk di kisaran 236-244.
  2. PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM) dengan rekomendasi hold. White candle menunjukkan volume transaksi yang rendah sementara William%R-nya masih berada dalam tren naik di zona netral. Resistance berada di 4.250 dan support di 4.000. Masuk di kisaran 4.000-4.010.
  3. PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SMGR) dengan rekomendasi speculative buy. White candle menunjukkan kenaikan volume transaksi yang tipis potensi uptrend pada William%R-nya di zona netral. Resistance berada di 7.450 dan support di 6.475. Masuk di kisaran 6.825-6.950.
  4. PT Tower Bersama Infrastructure Tbk (TBIG) dengan rekomendasi hold. White candle menunjukkan volume transaksi yang rendah sementara momentum pada histogramnya masih tampak menguat. Resistance berada di 3.050 dan support di 2.850. Masuk di kisaran 2.850-2.860.
  5. PT Blue Bird Tbk (BIRD) dengan rekomendasi speculative buy. White candle menunjukkan kenaikan volume transaksi dan tren naik pada William%R-nya di zona netral. Resistance berada di 1.950 dan support di 1.615. Masuk di kisaran 1.685-1.720.
Baca juga
33 Negara Tutup Akses dari Afrika Selatan Cegah Varian Omicron

Disclaimer: Pelajari dengan teliti sebelum membeli atau menjual saham. Inilah.com tidak bertanggung jawab atas keuntungan atau kerugian yang timbul. Keputusan investasi ada di tangan investor.

Tinggalkan Komentar