Kamis, 18 Agustus 2022
20 Muharram 1444

IHSG Bertahan di Zona Hijau, Rekomendasi Tiga Saham untuk Perdagangan Sesi Kedua

Rabu, 12 Jan 2022 - 13:30 WIB
Penulis : Ahmad Munjin
Whatsapp Image 2022 01 03 At 15.47.26 - inilah.com
Tampilan platform trading Indopremier Sekuritas. Foto: Inilah.com/Ahmad Munjin

Hingga penutupan sesi kedua sore nanti, analis memperkirakan laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dapat mempertahankan tren positifnya. Tiga saham mendapat rekomendasi positif. Apa saja?

Pada akhir perdagangan sesi pertama hari ini IHSG ditutup menguat 0.18% ke level 6,659.62. Investor asing pada perdagangan hari ini  tercatat melakukan net buy hingga Rp400,99 miliar di pasar reguler.

Adapun 5 saham yang paling banyak dibeli asing adalah BBCA, BBRI, EMTK, UNVR dan ARTO. Sedangkan 5 saham yang ramai dijual asing adalah BUKA, PTBA, SMRA, IPTV dan ACES.

Nilai tukar Rupiah terhadap Dollar AS siang ini ditutup stagnan di level 14.300, sementara yield Surat Utang Negara (tenor 10 tahun) ditutup turun ke level 6,506% dari 6,53% pada hari sebelumnya.

Hendry Andrean, analis riset OCBC Sekuritas mengatakan, IHSG pada perdagangan sesi pertama hari ini terlihat berhasil ditutup menguat dan berhasil melakukan technical rebound setelah dalam 2 hari berturut-turut bergerak dalam tren melemah.

Baca juga
Jenazah Eril Dibawa ke Bandung Melalui Jalur Darat

“Penguatan IHSG kali ini tampaknya mengikuti tren penguatan yang juga terlihat pada bursa regional Asia lainnya setelah mendapatkan sentiment positif dari angka inflasi terakhir China,” katanya dalam Mid Day Market Comment dikutip Rabu (12/1/2022).

Inflasi China di bulan Desember 2021 berdasarkan rilis hari ini berada di angka 1,5%, di mana angka ini terlihat melambat dibandingkan 2,3% di bulan November 2021. Level 1,5% tersebut juga berada di bawah angka consensus Reuters yang berada di level 1,8%.

Tren penguatan bursa Asia hari ini juga, kata dia, didorong oleh sentimen positif lain yang datang dari AS, yaitu pernyataan terbaru Presiden The Fed, Jerome Powell. Powell dalam pernyataan terbaru kemarin menyatakan bahwa kombinasi kenaikan suku bunga acuan dan kebijakan moneter ketat diperlukan untuk mengendalikan angka inflasi AS.

“Namun Powell tidak memberikan pernyataan kenaikan suku bunga lebih cepat dari perkiraan,” timpal Hendry.

Baca juga
Awal Pengomel Ibunda Arteria Disebut Anak Jenderal, Kini Berubah Istri?

Berdasarkan sentimen positif yang ada tersebut, IHSG diperkirakan dia berpeluang untuk mempertahankan tren positifnya pada perdagangan sesi kedua. “Perkiraan level resistance kami akan berada di level 6.690,” ungkap dia.

Lebih jauh Hendry merekomendasikan tiga saham pilihannya:

  1. Saham PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR)

“UNVR kami perkirakan berpeluang untuk bergerak dalam tren menguat terutama jika UNVR mampu terus bergerak di atas level support kritikal 4.150,” ujarnya.

Secara teknikal, support UNVR berada di 4.150 dan resistance 4.420. Rekomendasi speculative buy untuk UNVR di level 4.270-4.290.

  1. Saham PT Kalbe Farma Tbk (KLBF)

“KLBF kami perkirakan berpeluang untuk bergerak dalam tren menguat terutama jika KLBF mampu terus bergerak di atas level support kritikal 1.655,” tuturnya.

Secara teknikal, support KLBF berada di 1.655 dan resistance di 1.760. Rekomendasi speculative buy untuk KLBF di level 1.685-1.695.

  1. Saham PT Surya Citra Media Tbk (SCMA).
Baca juga
Safari Kebangsaan Ke Jatim, ‘Kiai’ Zulhas Disambut Ribuan Santri NU

“SCMA kami perkirakan berpeluang untuk bergerak dalam tren menguat terutama jika SCMA mampu terus bergerak di atas level support kritikal 304,” ucapnya.

Secara teknikal, support SCMA berada di 304 dan resistance di 328. Rekomendasi speculative buy untuk SCMA di level 312-316.

Disclaimer: Pelajari dengan teliti sebelum membeli atau menjual saham. Inilah.com tidak bertanggung jawab atas keuntungan atau kerugian yang timbul. Keputusan investasi ada di tangan investor.

Tinggalkan Komentar