Senin, 30 Januari 2023
08 Rajab 1444

IKN Uji Coba Mobil Terbang dari Hyundai pada 2024

Rabu, 30 Nov 2022 - 10:07 WIB
Penulis : Ibnu Naufal
IKN Mobil Terbang (Foto: Beauty Journal)
Ilustrasi Mobil Terbang (Foto: Beauty Journal)

PT Hyundai Motors Indonesia (HMID) menjalin kerjasama dengan Badan Otorita Ibu Kota Negara atau IKN Nusantara untuk mengembangkan teknologi mobilitas di sana. Deputi Bidang Transformasi Hijau dan Digital Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) Prof. Mohammed Ali Berawi mengatakan uji coba mobil terbang akan beroperasi di IKN pada 2024.

“Jadi nanti juga test, ujinya di IKN, rencananya di 2024,” ujar Prof. Ali mengutip Antara, Selasa (30/11).

Prof. Ali mengatakan OIKN dan Hyundai menandatangani nota kesepahaman (MoU) untuk bekerja sama membangun ekosistem mobilitas cerdas Advanced Air Mobility (AAM) di Indonesia.

Menurut Prof. Ali, kerja sama ini bertujuan untuk mengembangkan mobil terbang. Pengembangan ini menjadi yang pertama kalinya bagi Indonesia, sementara di dunia konsep mobil terbang juga masih dalam pengembangan.

Baca juga
IKN Disebut Berkah Bagi Masyarakat Kutai

“Jadi ini udah ada tahap-tahapnya, steping-steping-nya mulai dari joint study, joint research, ini kami lakukan untuk artinya kita harapkan kita menjadi salah satu pusat pengembangannya,” kata Prof. Ali.

Prof. Ali juga mengatakan mobil terbang menyerupai sebuah drone yang dapat berisi penumpang dan barang. Salah satu fungsinya adalah untuk lebih mudah menjangkau daerah-daerah yang sulit ditempuh melalui jalan darat dan perbukitan.

Teknologi mobil terbang ini pun belum diproduksi secara massal sehingga masih membutuhkan berbagai pengembangan.

Lebih lanjut, Prof. Ali mengatakan bahwa saat ini OIKN tengah mengembangkan teknologi yang bisa digunakan untuk tahun 2035 termasuk mobil terbang.

Baca juga
78 Peserta Lolos Tahap Administrasi Sayembara Konsep Kawasan dan Gedung IKN

Prof. Ali berharap ke depannya Indonesia bisa menjadi pelaku untuk pembangunan mobil terbang di masa mendatang.

“Jadi membangun kota ini bukan untuk 2024, saya membangun kota untuk 2045, jadi teknologinya untuk itu. Sekarang kalau ngebayangin mobil terbang agak bingung, tapi 2035 sudah,” kata Prof. Ali.

“Kita jadi salah satu pionir pengembang teknologi. Kita melakukan itu, ada lompatan teknologi kita lakukan di IKN, itu pesan yang kita sampaikan,” lanjutnya.

Tinggalkan Komentar