Indra Sjafri Bicara Soal Dampak Bergulirnya Liga 1 2021 di Masa Pandemi

Indra Sjafri Bicara Soal Dampak Bergulirnya Liga 1 2021 di Masa Pandemi - inilah.com

Sepak bola Tanah Air siap kembali bangkit melalui ajang BRI Liga 1 2021 yang akan digelar dalam waktu dekat. Menurut Direktur Teknik PSSI Indra Sjafri, dengan bergulirnya kompetisi ini diharapkan momentum perbaikan fisik para pemain. Muaranya, kata Indra, adalah untuk kebaikan timnas Indonesia yang ditunggu beberapa agenda.

“Kompetisi ini sangat bagus untuk para pemain mudah-mudahan enggak ada halangan dari Agustus sampai April nanti,” ujar Indra saat ditemui dalam kunjungannya ke kantor Inilah.com, Selasa malam (17/08/2021).

“Kompetisi yang dilakukan sekarang adalah buat kepentingan timnas ke depan. Supaya pemain selalu berkompetisi dan dengan sendirinya pemain tetap terasah kualitasnya,” ia melanjutkan.

Baca juga  Hidup (Partai) Buruh!!

Tahun ini Indra memaparkan akan ada tiga agenda Timnas Indonesia. Jadwal terdekat Timnas Indonesia akan menghadapi babak play-off Kualifikasi Piala Asia 2023 melawan China Taipei pada 7 September dan 12 Oktober 2021 dan Piala AFC pada November mendatang.

“Kita juga sudah mulai membentuk timnas U-18 sebagai persiapan Piala Dunia U-20 2023,” tutur lelaki asal Sumatra Barat tersebut.

Lebih jauh saat kondisi pandemi Covid-19 yang belum mereda di Tanah Air memerlukan berbagai penyesuaian dalam semua aspek kehidupan, termasuk sepak bola. PT Liga Indonesia Baru, operator Liga 1, memastikan akan menghadirkan wajah baru dalam penyelenggaraan musim istimewa tahun ini. Liga 1 2021, yang akan dimulai pada 27 Agustus, direncanakan berlangsung dengan sistem seri sehingga tidak ada tim yang memiliki privilese sebagai tuan rumah.

Baca juga  Prancis Kembali Bangun Reaktor Nuklir

Sistem seri memang menjadi hal baru dalam kompetisi sepak bola profesional Indonesia, tetapi skema tersebut bukanlah hal asing dalam kompetisi cabang olahraga lain, seperti bola basket dan bola voli. Selama ini, kompetisi bola basket, yakni Liga Basket Indonesia (IBL), atau bola voli, Proliga, selalu menggunakan sistem seri yang dilangsungkan di wilayah berbeda pada setiap serinya.

Artinya, semua tim akan bertanding secara terpusat di wilayah yang menjadi lokasi pelaksanaan setiap seri. Dalam sistem itu, 18 kontestan Liga 1 akan menjalani kompetisi penuh dengan berjumpa sebanyak dua kali, tetapi tidak ada sistem kandang-tandang.

Baca juga  Karantina WNA-WNI dari Luar Negeri Kini Jadi 7 Hari

Di era pandemi itu, PT Liga Indonesia Baru (LIB) akan melangsungkan Liga 1 edisi 2021-2022 dalam enam seri yang dilangsungkan dalam tiga kluster wilayah berbeda. Kluster pertama ialah Banten dan Jawa Barat. Kluster kedua di wilayah Jawa Tengah dan Yogyakarta, serta kluster ketiga adalah Jawa Timur.

Tinggalkan Komentar