https://dev-alb-jkt.lifepod.id/dmp?nw=SSP&clientId=imUQagXzHv

berita   02 September 2021 - 14:44 wib

Manfaatkan Kemudahan Teknologi untuk Biaya Pendidikan

Saat ini, pendidikan mulai bertransformasi dari konvensional ke digital, seperti penggunaan teknologi informasi. E-commerce pun turut berperan tak hanya diandalkan untuk berbelanja online, aplikasi belanja online ini merambah ke fungsi lain, salah satunya adalah biaya pendidikan, seperti iuran Sumbangan Pembinaan Pendidikan (SPP), dan Uang Kuliah Tunggal (UKT).

Jonathan Tricahyo, Singular Senior Lead Tokopedia, menuturkan, pandemi membuat transaksi online semakin diandalkan, termasuk dalam membayar biaya pendidikan. Dikatakan Jonathan, memasuki periode pembayaran kuliah pada Juli-Agustus 2021, nilai transaksi pembayaran biaya pendidikan melalui Tokopedia meningkat hampir 3x lipat dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu.

Meskipun enggan merinci, namun hal ini menunjukan sistem pembayaran pendidikan yang tersedia di Tokopedia, disebut-sebut lebih praktis. Pengguna dapat membayarkan dari rumah secara aman, mudah dan terpercaya.

Kini, Tokopedia telah bekerja sama dengan lebih dari 600 institusi pendidikan yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia. Diantaranya perguruan tinggi seperti Universitas Telkom, Universitas Negeri Malang serta ESMOD Jakarta, PAUD, TK, SD, SMP, SMA, Pondok Pesantren, homeschooling, berbagai lembaga kursus, hingga pendidikan vokasi.

Ke depannya, Tokopedia akan terus membuka peluang kolaborasi dengan lebih banyak lagi institusi pendidikan di Indonesia.

Di sisi lain, Tokopedia juga gencar berkolaborasi dengan berbagai mitra strategis, contohnya lewat kolaborasi Tokopedia Belajar dengan program Online Scholarship Competition (OSC) yang diharapkan dapat memberikan kemudahan beasiswa bagi anak-anak Indonesia berprestasi untuk bisa meneruskan pendidikan hingga ke jenjang S1 dan S2 (untuk usia di bawah 25 tahun) di universitas favorit pilihannya.

“Tokopedia berharap agar bisa terus mendukung tak hanya pemerataan ekonomi nasional secara digital, tetapi juga peningkatan kualitas sumber daya manusia demi terciptanya talenta berbakat yang dapat terus berkarya untuk bangsa,” tutup Jonathan.

Komentar (0)

komentar terkini

Belum Ada Komentar

Berita Terkait

berita-headline

Viral

Luhut: Kita Lebih Takut Generasi Pendidikan Masa Depan Bodoh

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan khawatir
berita-headline

Inersia

Ini Program Promo Tokopedia Sambut Ultah ke-12

Bertepatan dengan Hari Kemerdekaan Indonesia di tahunnya yang ke-76, platform belanja daring Toko
berita-headline

Kanal

Ibas Kawal Program Pendidikan Kemendikbudristek untuk Ribuan Pelajar di Jatim

Ketua Fraksi Partai Demokrat Edhie Baskoro Yudhoyono (Ibas) kembali mengawal dua program besutan
berita-headline

Viral

Paradoks Pendidikan dan Pandemi di Perkotaan

Efek pandemi telah menghantam banyak pihak, tetapi golongan miskin yang paling banyak mendapat be
berita-headline

Viral

Taliban Beri Izin Perempuan Sekolah Tinggi dengan Syarat Ini

Penguasa baru Afghanistan, Taliban, telah menebar janji tidak akan kembali pada pemerintahan mere