https://dev-alb-jkt.lifepod.id/dmp?nw=SSP&clientId=imUQagXzHv

berita   04 September 2021 - 11:38 wib

Tren Menikah Pandemi, Sajian Makanan Dibawa Pulang

Inersia
berita-headline

istimewa

Selain penyesuaian dalam jumlah tamu undangan, perubahan cara penyajian makanan dalam wadah tertutup untuk dibawa pulang juga menjadi salah satu tren yang banyak dipakai oleh para calon pengantin.

Sedangkan untuk lokasi, beberapa responden dalam survei Populix, melakukan riset untuk melihat tren pernikahan di masa pandemi, mengaku akan merubah venue acara dari indoor menjadi outdoor. Hal ini dilakukan untuk meminimalkan risiko penyebaran covid-19 yang lebih rendah di ruang terbuka.

Pesatnya perkembangan teknologi di masa pandemi turut berperan dalam menghadirkan berbagai aspek baru dalam pernikahan menjadi digital.

Seperti munculnya undangan digital e-invitation, pemberian angpao melalui QR Code, bahkan mengubah konsep pernikahan menjadi virtual wedding.

Tren pernikahan ini menjadi salah satu alternatif bagi para calon pengantin untuk menyelenggarakan akad bahkan resepsi pernikahan.

"Hal ini dibuktikan berdasarkan hasil survei Populix yang menyebutkan bahwa 42 persen dari total responden mengaku pernah menghadiri pernikahan teman atau keluarga secara virtual selama pandemi, ” tutur Eileen Kamtawijoyo, Chief Operating Officer (COO) Populix, Jakarta, Sabtu, (04/09/2021).

Namun, meski sedang berada di tengah kondisi yang tidak menentu dan membuat khawatir pada bagi sebagian banyak orang, ternyata keinginan masyarakat untuk menghadiri acara pernikahan secara langsung masih tinggi.

Hal ini diperlihatkan dari hasil survei, yaitu mayoritas responden sekitar 73 persen pernah menghadiri pernikahan teman atau keluarga secara tatap muka selama pandemi dengan tetap mematuhi protokol kesehatan yang berlaku, seperti penggunaan masker.

Eileen mengatakan bahwa secara umum masyarakat Indonesia telah menciptakan tren baru dalam penyelenggaraan pernikahan di masa pandemi.

“Mereka yang akan melangsungkan pesta pernikahan di tengah pandemi dengan melakukan beberapa perubahan konsep yang disesuaikan dengan situasi terkini inilah yang melahirkan tren baru dalam penyelenggaraan pesta pernikahan,” tambahnya.

Komentar (0)

komentar terkini

Belum Ada Komentar

Berita Terkait

berita-headline

IXU

Kualitas Hidup Penderita Alzheimer di Masa Pandemi

September adalah bulannya alzheimer. Setiap tanggal 21 September diperingati sebagai Hari Alzheim
berita-headline

Viral

Sekolah Tatap Muka, antara Keraguan dan Kewajiban

Setelah hampir dua tahun lamanya menerapkan pembelajaran secara daring atau online, kini pemerint
berita-headline

Viral

Positif Rate Masih Tinggi di Enam Daerah Luar Jawa

Ada enam daerah di luar Jawa yang masih tinggi positif ratenya di atas 5 persen. Dimana saja daer
berita-headline

Viral

Jawa Tengah Jadi Provinsi dengan Kenaikan Tertinggi Kasus Covid-19 Harian

Jawa Tengah menjadi provinsi dengan kenaikan tertinggi kasus positif harian dengan penambahan 964
berita-headline

Viral

Aturan Baru Penerbangan, Ada Pemain Kuat Bisnis Tes PCR?

Pengamat penerbangan Gerry Soejatman menilai kewajiban tes polymerase chain reaction (PCR)