https://dev-alb-jkt.lifepod.id/dmp?nw=SSP&clientId=imUQagXzHv

berita   09 September 2021 - 11:48 wib

Intip Hujan Artileri Latihan Garuda Shield 2021

Inersia
berita-headline

TNI AD dan US Army Gelar Latihan Bersama Bertajuk Garuda Shield (Youtbe/@tni_angkatan-darat)

Tentara Angkatan Darat Indonesia (TNI AD) dan Amerika Serikat atau US Army akan melakukan latihan perang bersama Garuda Shield 2021 di Pusat Latihan Tempur Baturaja, Amborawang, dan Makalisung.

Ini merupakan latihan terbesar sepanjang sejarah kerja sama militer Indonesia dan AS karena melibatkan 2.161 prajurit TNI AD dan 1.547 US Army. Garuda Shield ke-15 diselenggarakan mulai tanggal 1 hingga 14 Agustus 2021.

Sedangkan materi yang dilatihkan meliputi Staff Exercise, Field Training Exercise (FTX), Live Fire Exercise (LFX), Aviation dan Medical Exercise (Medex). Kemudian terdapat dua program latihan yang akan digabungkan, yaitu Joint Combined Exchange Training (JCET), dan Garuda Airborne.

Garuda Shield 2021 bertujuan meningkatkan kemampuan interoperabilitas gabungan melalui pelatihan dan pertukaran budaya. Kegiatan itu pun disebut dapat memberikan peluang untuk pertukaran profesional dan budaya yang memperkuat kemitraan kedua negara melalui pembelajaran dan pelatihan bersama.

Pelatihan dimulai dengan pertukaran akademik ahli dan pelatihan pengembangan profesional yang fokus pada pelatihan pada tingkat korps dan di bawahnya, memerangi ancaman konvensional, nonkonvensional, dan gabungan, serta bantuan kemanusiaan dan bantuan bencana.

Adapun Latihan Pos Komando (CPX) akan fokus pada tugas staf operasi penjaga perdamaian Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dalam konteks militer gabungan.

Gladi Lapangan (FTX) akan melibatkan gabungan elemen-elemen yang menjadi kekuatan masing-masing unit militer, keterampilan fundamental perang untuk meningkatkan interoperabilitas, serta kapasitas operasional gabungan. Kedua latihan akan berjalan secara bersamaan.

Dalam video yang diunggah TNI AD, 'hujan' artileri dari dua kekuatan militer menghiasi langit. TNI AD juga menunjukkan kebolehan sistem persenjataan Astros, salah satu senjata andalan Armed.

Roket Astros memiliki jarak capai ± 80 Km (jarak 300 Km dalam tahap pengembangan) dan dengan daya hancur ± 52 hektar serta mobilitas yang tinggi, satuan Armed Roket Astros dapat memberikan tembakan hanya dengan satu pucuk saja, dengan catatan jarak capai dan sistem komunikasi yang dimiliki masih dapat terjangkau oleh Pengendali Tembakan.

Selain ASTROS, ada juga meriam 105 milimeter yang disandingkan dengan milik US Army yang mempunyai kemampuan serupa.

Disela-sela latihan militer bersama, personel TNI AD dan US Army juga saling mengakrabkan satu sama lain dengan olahraga seperti voli, sepak bola, sampai American Footbal. Ada juga momen saling bertukar makanan masing-masing kesatuan.



Komentar (0)

komentar terkini

Belum Ada Komentar

Berita Terkait

berita-headline

Viral

Mensesneg Sambangi KSAD Andika, Kode Keras Panglima TNI?

Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) RI Pratikno menyambangi Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) J