https://dev-alb-jkt.lifepod.id/dmp?nw=SSP&clientId=imUQagXzHv

berita   15 September 2021 - 14:41 wib

Pandemi, Tingkat Kematian Ibu dan Bayi Lebih Tinggi

Inersia
berita-headline

istimewa

Pandemi membuat para ibu hamil menjadi sungkan ke rumah sakit. Hal itu karena rumah sakit dianggap menjadi tempat penyebaran covid-19. Tidak jarang para calon ibu ragu dan tidak rutin memeriksakan kandungannya pada petugas medis.

"Memang ada kecenderungan bahwa di masa pandemi ini terjadi peningkatan angka kematian ibu dan bayi," kata Prof. dr. Abdul Kadir, Ph.D, Sp.THT-KL(K),MARS, selaku Direktur Jenderal Pelayanan Kesehatan Kemenkes, saat temu media virtual World Patient Safety Day, Jakarta, baru-baru ini.

Dia menambahkan, banyak kegiatan yang tidak bisa dilakukan saat pandemi. Masih menurutnya, kenaikan kematian tidaklah terlalu signifikan. Dia melihat masih dalam batas yang wajar.

"Tanggung jawab kita semua di masa pandemi ini, diharapkan bahwa pelayanan esensial tetap bisa dilakukan," tambahnya.

Dia mengimbau kepada para calon ibu untuk tidak perlu khawatir dan ragu ketika berkunjung ke rumah sakit demi mengetahui perkembangan buah hatinya di dalam kandungan.

Karena, di rumah sakit sudah menjalankan peraturan dan panduan yang ada untuk memisahkan pelayanan pasien esensial atau pasien non covid-19 saat pandemi.

"Jadi memang di rumah sakit itu kita diwajibkan untuk melakukan pemisahan," ujarnya.

Abdul Kadir menjelaskan, di rumah sakit terdapat pemisahan zona, yaitu zona merah, zona hijau, dan abu-abu.

"Pasien begitu masuk rumah sakit itu sudah kita berikan satu kuesioner. Kita lakukan pemeriksaan suhu, dan seterusnya. Untuk mereka yang akan dirawat atau dilakukan operasi, itu mereka harus melakukan pemeriksaan PCR,” kata dr. Bambang Tutuko, Sp. An, KIC, Ketua Komite Nasional Keselamatan Pasien.

Komentar (0)

komentar terkini

Belum Ada Komentar

Berita Terkait

berita-headline

Inersia

Semangat Vanesha Prescilla Dukung Remaja Vaksin Covid-19

berita-headline

Empati

Yuk, Dukung Gerakan Solidaritas Pekerja Industri Hiburan Terdampak Pandemi

berita-headline

Empati

Pasien Covid Tak Harus Meninggal, Cukup Terapi Multivitamin

Dokter Estetika Amira Farahnaz, sudah 18 bulan berkutat dalam menangani pasien Covid-19. Tingkat
berita-headline

Viral

Dua Hari Berturut-turut, Kasus Positif COVID-19 Bertambah 10.000

Selama dua hari berturut-turut, kasus positif COVID-19 mengalami k
berita-headline

Viral

Kemenkes Lakukan Audit Vaksinasi COVID-19 Untuk Cegah Penyimpangan

Kementerian Kesehatan menggandeng BPKP dan berbagai pihak untuk melakukan audit secara berkala un