https://dev-alb-jkt.lifepod.id/dmp?nw=SSP&clientId=imUQagXzHv

berita   24 September 2021 - 16:39 wib

Wahai Kaum Adam....Hati-hati Kanker Payudara Mengintaimu

Saat ini, penyakit kanker menjadi salah satu mesin pembunuh tertinggi di Indonesia, tak terkecuali kanker payudara.  Kanker payudara timbul akibat adanya keadaan abnormal pada sel-sel jaringan payudara, kini, tak lagi hanya menyerang perempuan berusia lanjut. Namun, remaja laki-laki punya kerentanan. Sekali lagi, kaum milenial pria berpeluang terkena kanker payudara. Waduh...

Wielly Wahyudin, penyintas kanker payudara sekaligus pembicara yang turut hadir dalam acara tersebut menceritakan pengalaman ketika terdiagnosa kanker payudara pada 2013 yang sudah masuk stadium lanjut. "Gejalanya tidak terasa," kata Wielly.

Setelah tahu terpapar kanker payudara, Wielly segera melakukan pengobatan medis secara intensif selama 2 tahun. Dia melakukan tahap kemoterapi dan operasi vasektomi kanker payudara sebelah kanan.

"Perkembangan sel kanker payudara pada pria itu, lebih cepat ketimbang perempuan. Hal ini disebabkan, kasus (kanker) payudara pada pria jarang terjadi, sehingga lebih ganas,” papar Wielly dalam webinar Agrovaria Lovepink Kanker Payudara pada Usia Muda dan Laki-laki, Kamis (23/9/2021).

Wielly mengungkapkan, potensi kanker payudara bisa dicegah dengan mengontrol faktor risiko. Semisal, menerapkan pola hidup sehat, istirahat yang cukup, mengendalikan berat badan dan aktif bergerak, serta mengelola stres.

"Menghindari merokok, konsumsi alkohol, dan produk dengan kandungan pemanis buatan, pengawet, perasa, dan pewarna (4P) juga merupakan tindakan pencegahan potensi kanker," lanjutnya.

Sementara, dr Findy Prasetyawati, dokter spesialis Penyakit Dalam Konsultan Hematologi Ongkologi Medik RS Cipto Mangunkusumo bilang, kanker payudara bukan penyakit keturunan. Hanya sebagai peningat resiko terpapar saja. "Kalau ada riwayat kanker payudara di keluarga, meningkatkan risiko terkena (kanker payudara),” terang dr Findy.

Dalam acara yang diinisiasi perusahaan perkebunan kelapa sawit, PT Astra Agro Lestari Tbk bersama Lovepink itu, dr Findy menyampaikan bahwa kanker payudara pada kerabat dekat, memiliki risiko terkena dua kali lipat dan meningkat 3 kali lipat sebelum menopause.

Dia menuturkan, kanker payudara tidak diturunkan, namun jika dalam keluarga terdapat riwayat terdiagnosa kanker, akan meningkatkan risiko. Sehingga perlu waspada dan dilakukan pemeriksaan medis lebih awal.

Terkait ancaman kanker payudara terhadap kaum adam ini, data Global Burden of Cancer (GLOBOCAN) 2020 menyebutkan, pertumbuhan penderita kanker payudara pada pria mencapai 0,5 persen atau sekitar 329 kasus baru dalam setahun.

Artinya, baik perempuan maupun pria, saat ini, sama-sama beresiko terkna kanker payudara. Untuk itu perlu rajin memeriksakan diri. Ada cara yang mudah dan murah yakni Periksa Payudara Sendiri (SADARI) dan Periksa Payudara secara Klinis (SADANIS) pada pria juga penting dilakukan.

Mario CS Gultom, Direktur PT Astra Agro Lestari Tbk, mengungkapkan, acara webinar ini merupakan bentuk kepedulian Astra Agro terhadap pemenuhan hak karyawan dan keluarga karyawan, stakeholders, dan masyarakat di sekitar perkebunan.

“Sebanyak 4.000 rangers (penyuluh) yang berasal dari seluruh area operasional kebun Astra Agro telah mengikuti penyuluhan kanker payudara yang sudah berjalan sejak Juni-September 2021. Selain itu, penyuluhan secara khusus juga dilakukan kepada siswa-siswi di sekitar kebun.

Melalui program Agrovaria Lovepink, Mario berharap kegiatan SADARI massal dengan membekali para kader posyandu, menjadi binaan Astra Agro di seluruh area Sumatra, Kalimantan, dan Sulawesi dapat memberikan manfaat besar.

"Terutama untuk kesehatan dan keselamatan diri kita, keluarga, dan kerabat sekitar dalam mengenali dan mendeteksi dini gejala kanker payudara," pungkasnya.

Komentar (0)

komentar terkini

Belum Ada Komentar

Berita Terkait

berita-headline

Viral

Tren Kasus Positif Menurun, Masyarakat jangan Lengah

Tren kasus terkonfirmasi positif belakangan menunjukkan angka penurunan. Meski begitu, Pemerintah
berita-headline

Empati

Gerak Cepat, Bantu Naufan Fadhil Sembuh dari Osteosarkoma

Naufan Fadhil adalah salah seorang santri dari Pondok Pesantren Darul Arqam Muhammadiyah Garut ya
berita-headline

IXU

Empat Cara Mencegah Badai Sitokin

Bagaimana cara mencegah badai sitokin? Jawaban: Mengutip kata RA Adaningga
berita-headline

Viral

Angka Kematian Covid-19 Hilang Kemana?

Guru Besar Fakultas Kedokteran UI Prof Tjandra Yoga Aditama mengungkapkan beberapa tanggapan terk
berita-headline

IXU

Jaga Kesehatan Kulit Anak Agar Tidak Terjadi Ruam Popok

Memiliki bayi adalah sebuah momen paling menyenangkan juga menegangkan bagi setiap ora