https://dev-alb-jkt.lifepod.id/dmp?nw=SSP&clientId=imUQagXzHv

berita   15 August 2021 - 04:33 wib

Tiga Solusi Panduan Hidrasi Saat Berolahraga

Konsumsi air sangat baik bagi fungsi sel dan sistem kekebalan tubuh manusia. Manfaat air bagi tubuh dapat membantu mengatur suhu tubuh, melancarkan sendi, organ, dan juga jaringan tubuh.

Masyarakat kini banyak yang lebih meluangkan waktunya untuk olahraga. Pada masa pandemi ini, kesehatan menjadi sebuah hal yang sangat diperhatikan. Aktif olahraga tidak hanya membutuhkan air mineral saja untuk memberikan kinerja yang optimal di dalam tubuh.

Director, Sport Performance and Education, Herbalife Nutrition Dana Ryan mengatakan saat melakukan olahraga tubuh membutuhkan lebih banyak asupan cairan.

“Minuman suplemen energi menyediakan bahan bakar yang sangat baik untuk energi, tetapi tidak semua sama. Mengetahui jenis minuman apa yang harus dipilih dan kapan meminumnya merupakan pertimbangan penting,” kata Dana Ryan, seperti yang dikutip dari siaran pers, Jakarta, Sabtu, (14/08/2021).

Dehidrasi Sangat Pengaruhi Olahraga

Saat olahraga, tanpa minuum cukup cairan, mungkin Anda akan mengalami beberapa gejala dehidrasi. Misalnya, sakit kepala, mulut kering, tubuh lemas, dan kelelahan pada otok hingga menjadi kram.

Dehindrasi juga sangat mempengaruhi mental dan fisik setiap orang. Sehingga, membatasi aktivitas fisik bisa Anda lakukan.

Rekomendasi asupan air mineral per hari adalah delapan gelas. Hal ini tentu harus mempertimbangkan usia, ukuran, jenis kelamin, dan tingkat aktifitas fisik yang tengah kalian lakukan.

Ini sangat menentukan seberapa banyak air mineral yang Anda butuhkan.

Misalnya, seorang atlet saat melakukan latihan membutuhkan lebih banyak air daripada orang yang menjalani gaya hidup yang tidak banyak bergerak.

Meskipun konsumsi air menjadi prioritas utama, ada kalanya tubuh membutuhkan tambahan gula dan elektrolit untuk mempertahankan tingkat energi dan status hidrasi selama berolahraga.

Lantas, Kapan Sebaiknya Pilih Minuman Suplemen Energi Daripada Air?

Air adalah bahan bakar yang lebih disarankan untuk hidrasi jika Anda sedang beristirahat atau berolahraga ringan. Biasanya, latihan di bawah 60 menit tidak memerlukan minuman suplemen energi.

Di sisi lain, jika Anda memiliki hari yang sangat aktif atau berolahraga selama lebih dari 60 menit, tubuh akan membutuhkan elektrolit dari minuman suplemen energi untuk mengisi kembali cairan yang hilang melalui keringat.

Keringat terdiri dari air, tetapi juga mengandung sejumlah besar elektrolit, natrium, dan klorida. Semakin intens berolahraga, semakin banyak Anda berkeringat. Dan semakin banyak Anda berkeringat, semakin Anda membutuhkan hidrasi yang tepat melalui minuman suplemen energi berkualitas tinggi.

Demikian pula, otak dan otot yang dimiliki manusia sangat bergantung pada glukosa (gula) untuk energi setelah olahraga yang berkepanjangan, dan dehidrasi dapat berdampak negatif pada kinerja dan menyebabkan kelelahan dini.

Konsumsi makanan sehat sebelum dan sesudah olaharaga adalah cara yang bagus untuk mengisi bahan bakar dan mengisi kembali energi. Perlu diperhatikan hal yang penting diperhatikan adalah makan saat berolahraga tidak sarankan.

Minuman suplemen energi adalah cara paling nyaman untuk menghidrasi dan mengonsumsi nutrisi penting selama melakukan olahraga yang intensif.

Minuman karbohidrat-elektrolit meningkatkan kinerja atletik dengan meningkatkan gula darah dan mempertahankan tingkat oksidasi karbohidrat yang tinggi, yang pada akhirnya mencegah kelelahan dan kekurangan tenaga yang dirasakan.

Apa yang Harus Diperhatikan dalam Minum Suplemen Energi?

Tidak semua minuman suplemen energi itu sama. Dengan banyaknya produk air yang diperkaya yang tersedia di pasaran, banyak orang bingung apa yang benar-benar baik dan sehat untuk tubuh mereka.

Sebagai ahli diet dan olahraga, Dana Ryan selalu menyarankan Anda memeriksa label nutrisi untuk bahan yang tepat.

Berikut rekomendasi untuk minuman suplemen energi:

1. 8-16 gram gula (dari glukosa dan sukrosa, dalam larutan karbohidrat 3-6 persen)

2. 80-160 miligram natrium

Elektrolit dan vitamin tambahan lainnya adalah tambahan yang bagus, tetapi keduanya harus menjadi prioritas utama.

Ini akan memastikan meminum apa yang sebenarnya dibutuhkan tubuh Anda dan tidak mengutamakan rasa pada minuman tersebut.

“Gula tidak buruk dalam minuman suplemen energi jika dikonsumsi dengan benar untuk penggunaan fungsionalnya. Ingat, jika Anda tidak berolahraga cukup keras untuk menguras nutrisi dan air, minuman suplemen energi dapat menambah kalori berlebih ke dalam tubuh Anda,” tutup Dana Ryan.

Komentar (0)

komentar terkini

Belum Ada Komentar

Berita Terkait

berita-headline

Viral

Kematian Akibat Serangan Jantung saat Covid-19 Meningkat

Sejak berlangsungnya covid-19 di awal 2020, sudah dilaporkan baik di luar negeri maupun Indonesia
berita-headline

Empati

Dukungan Auto Sultan untuk Kesembuhan Naufan dari Osteosarkoma

Komunitas Auto Sultan mengungkapkan dukungannya untuk kesembuhan Naufan Fadhil. Seperti y
berita-headline

IXU

Kapan Status Endemi Covid-19 Bisa Dicapai di Indonesia?

Kapan Indonesia keluar dari situasi pandemi menjadi endemi covid-19?Jawaban:
berita-headline

Rileks

Antisipasi Agar Tidak Terjangkit Penyakit

INILAHCOM,Jakarta - Beberapa hal yang harus diantisipasi agar tidak terjangkit penyakit pas
berita-headline

Viral

Halodoc Masuk Daftar 100 Layanan Kesehatan Digital Top Dunia

Perusahaan telemedisin Indonesia, Halodoc, dinobatkan sebagai salah satu dari 100 perusahaan laya