https://dev-alb-jkt.lifepod.id/dmp?nw=SSP&clientId=imUQagXzHv

berita   28 September 2021 - 15:02 wib

PPKM Dilonggarkan, Tetap Perhatikan Prokes dan Hal-hal Berikut Ini

berita-profile

Aris Danu

0

0

Pemerintah sudah mencabut PPKM darurat di sejumlah daerah dan wilayah dan kini berlaku pelonggaran. Namun jangan terlalu senang dengan adanya pelonggaran PPKM. Sebab, hal ini justru menjadi tantangan bagi masyarakat Indonesia ketika menjalani aktivitas untuk tetap menjaga prokes.

Tak bisa dipungkiri, ketatnya larangan keluar rumah kadang menjadi hal yang membosankan untuk keluarga yang biasanya mengisi weekend dengan menghabiskan waktu bepergian keluar rumah.

PPKM yang saat ini sudah diperlonggar menjadi momen yang menyenangkan bagi masyarakat, antusiasme yang berlebihan terkadang membuat mereka lalai untuk menerapkan prokes kembali.

Untuk itu, ibu memegang peran penting dalam hal ini. Nah, agar para ibu dapat tetap menjadi pelindung kesehatan keluarga yuk perhatikan hal-hal di bawah ini:

1. Selalu periksa perlengkapan protokol kesehatan seluruh anggota keluarga sebelum keluar rumah. Di antaranya double masker, hand sanitizer dan disinfektan spray, serta tidak lupa selalu cuci tangan.

2. Sanitasi area rumah. Setelah bepergian keluar rumah, tanpa sadar bisa saja membawa kuman dan virus dari luar. Hal ini wajib diperhatikan karena saat ini kuman dan virus dapat dengan mudah menempel pada permukaan benda, karena itu diperlukan sanitasi berkala.

Salah satunya menggunakan Origita Disinfectant Spray untuk sanitasi berkala. Disinfektan spray ini merupakan pilihan tepat untuk melindungi keluarga dari kuman dan bakteri yang berbahaya untuk kesehatan.

Dengan alkohol 70 persen dan benzalkonium chorilde, yang efektif membunuh kuman dan bakteri dalam 30 detik, disinfektan spray ini sudah teruji laboratorium terakreditasi. Selain itu wangi lemonnya sekaligus mampu menyegarkan ruangan.

3. Pel lantai rumah secara berkala. Tak hanya permukaan benda saja yang harus diperhatikan, sanitasi, lantai rumah yang kita injak sehabis keluar rumah juga dapat terkontaminasi bakteri dan virus.

Mengepel dengan cairan pel biasa saja sekarang tidak cukup untuk memastikan lantai bebas dari kuman dan diperlukan pencampuran larutan antiseptiK.

Oleh karena itu dengan mencampurkan larutan Origita Antiseptic Liquid pada saat mengepel salah satu langkah tepat untuk membunuh kuman secara maksimal di lantai rumah. Sehingga lantai bersih dan keluarga dapat melakukan aktivitas di rumah dengan aman dan nyaman.

4. Membantu dan saling memberikan bantuan kepada sesama. PPKM merupakan hal yang cukup berat bagi sebagian masyarakat khususnya bagi pelaku wirausaha. Karenanya, pelonggaran PPKM menjadi angin segar bagi mereka.

Tidak ada salahnya kita juga sedikit berpartisipasi dalam meringankan beban mereka untuk pemulihan dari PPKM ketat dengan memberikan sedikit bantuan. Bantuan tak melulu soal uang ataupun makanan, tetap dapat juga dengan memberikan perlindungan untuk sanitasi area lingkungan rumah/ tempat tinggal.

Seperti yang dilakukan oleh Origita dalam memberikan bantuan kepada Asrama Haji Embarkasi berupa Origita Antiseptic Liquid yang multifungsi, dapat digunakan untuk mengepel, mencuci baju, mandi, dll.
Komentar (0)

komentar terkini

Belum Ada Komentar

Berita Terkait

berita-headline

Viral

Jateng Sumbang Tambahan Terbesar Kasus Covid-19

Kasus penularan Covid-19 di Indonesia bertambah 1.390 orang, pada
berita-headline

Inersia

Tren Menikah Pandemi, Sajian Makanan Dibawa Pulang

Selain penyesuaian dalam jumlah tamu undangan, perubahan cara penyajian makanan dalam wadah tertu
berita-headline

Viral

Tren Kasus Positif Menurun, Masyarakat jangan Lengah

Tren kasus terkonfirmasi positif belakangan menunjukkan angka penurunan. Meski begitu, Pemerintah
berita-headline

Viral

DKI Siapkan Beasiswa untuk 28 Anak-Anak Nakes yang Meninggal

Para tenaga kesehatan (nakes) di DKI Jakarta banyak yang berguguran saat bertugas melayani pasien
berita-headline

Viral

32 Wilayah PPKM Jawa-Bali Statusnya Memburuk

Sejak dilakukan perpanjangan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) hingga 18 Oktober