https://dev-alb-jkt.lifepod.id/dmp?nw=SSP&clientId=imUQagXzHv

berita   29 September 2021 - 13:36 wib

Apakah Uang Bisa Membeli Kebahagiaan?

Inersia
berita-headline

istimewa

Uang menjadi salah satu sumber kebahagiaan. Mungkin iya, bisa juga tidak.

Apakah hal ini benar adanya? Menurut psikolog Daniel Kahneman dan ekonom Angus Deaton, uang bisa membeli kebahagiaan.

Namun, hal itu hanya terjadi hingga pendapatan kita mencapai 75000 dollar setahun per 2010. Setelah itu, efeknya enggak terlalu berpengaruh. Jika disesuaikan dengan tahun 2021, nilainya berubah menjadi sekitar 90000 dollar atau sekitar Rp 107.045.625 per bulan, seperti yang dikutip dari akun instagram bigalphaid, Rabu, (29/09/2021).

Selain itu, Matthew Killingsworth juga melakukan riset dalam mengukur kebahagiaan. Bedanya, dia menggunakan aplikasi bernama track your happiness.

Selain dikembangkan, aplikasi ini juga turut meriset hubungan antara pendapatan dan kebahagiaan. Lantas, bagaimana hasilnya?

1. Pikiran yang mengembara tidak membawa kebahagiaan.

2. pendapatan tinggi membawa kepuasan, tetapi bukan kebahagiaan.

3. Pedapatan rendah mengurangi kepuasan hidup.

Komentar (0)

komentar terkini

Belum Ada Komentar

Berita Terkait

berita-headline

Inersia

Kamu Harus Tahu Pinjol yang Legal dan Ilegal

Dengan berbagai macam kecanggihan teknologi, saat ini milenial sudah sangat dimudahkan mendapatka
berita-headline

Viral

Hindari Pinjol Ilegal, OJK: Itu Kejahatan

Di masa pandemi ini tak sedikit masyarakat mengalami kesulitan keuangan. Ini terjadi karena beber
berita-headline

Inersia

Gaya Generasi Milenial dan Z dalam Mengatur Keuangan

Generasi milenial dan z memiliki gaya pengelolaan keuangan yang berbeda dengan generasi sebelumny
berita-headline

Inersia

Penting, Literasi Keuangan untuk Para Perempuan

Pandemi COVID-19 telah membawa dampak negatif, termasuk bagi para perempuan dan pelaku UMKM perem
berita-headline

Inersia

Cemas Soal Keuangan? Anda Butuh Terapis

Kerap mengalami kecemasan dan stres dengan masalah keuangan, sudah saatnya anda membutuhan terapis.