https://dev-alb-jkt.lifepod.id/dmp?nw=SSP&clientId=imUQagXzHv

berita   29 September 2021 - 16:46 wib

Diorama Petinggi 'Hilang', Isu PKI Datang

Inersia
berita-headline

Diorama Soeharto, Sarwo Edhie dan Jenderal AH Nasution di Museum Dharma Bhakti, Markas Kostrad

Begitu berita tentang diorama Soeharto, Sarwo Edhie dan Jenderal AH Nasution 'hilang' dari Museum Dharma Bhakti, Markas Kostrad, nama Jenderal (purn) Gatot Nurmantyo 'muncul'.

Gatot mengaitkan hilangnya patung-patung bersejarah tersebut dengan lagu lama 'kebangkitan PKI'. Namun kali ini lebih jelas, kebangkitan komunisme di tubuh TNI.

Mantan KSAD itu menilai penghancuran diorama tersebut sebagai bentuk penyusupan PKI. Manuver Gatot soal narasi PKI bukan kali pertama. Gatot pernah menginstruksikan pemutaran film G30S/PKI. Intruksi Gatot itu sempat memunculkan polemik. Gatot beralasan ingin mengajak bangsa Indonesia untuk tidak melupakan sejarah kelam dan mencegah terulang kembali kekelaman tersebut.

"Tujuannya adalah bukan untuk mendiskreditkan, tetapi peristiwa tersebut agar diketahui generasi muda, agar kita tidak terprovokasi lagi, terpecah-pecah lagi. Kalau kita tidak ingatkan, dalam kondisi seperti ini, orang tidak tahu bahwa ada gerakan-gerakan yang mengadu domba," katanya kepada wartawan usai berziarah di makam Presiden Suharto di Astana Giribangun, Selasa (19/9/2017).

Setelah pensiun dari TNI, Gatot menuliskan tantangan agar ada nonton bareng film G30S/PKI. Tantangan itu sampaikan di akun pribadi twitter-nya @Nurmantyo_Gatot. "Kalau KSAD tdk berani memerintahkan nonton bareng film G-30S/PKI, bgaimana mau mimpin prajurit pemberani & jagoan2 spt Kostrad, Kopassus, & semua prajurit TNI AD. Kok KSAD-nya penakut... ya sudah pantas lepas pangkat. Ingat! Tdk ada hukuman mati utk perintah nonton bareng,...," kata dia.

Gatot sebut diganti dari Panglima TNI karena pemutaran film G30S/PKI Lewat kanal YouTube Hersubeno Point, Gatot menyatakan bahwa pergantian jabatannya sebagai orang nomor satu di TNI itu berkaitan dengan instruksinya untuk memutar film G30S/PKI.

"Saat saya menjadi Panglima TNI, saya melihat itu semuanya maka saya perintahkan jajaran saya untuk menonton G30S/PKI. Pada saat itu saya punya sahabat dari salah satu partai saya sebut saja PDI menyampaikan, 'Pak Gatot, hentikan itu. Kalau tidak, Pak Gatot akan diganti'," kata Gatot dalam sebuah tayangan YouTube, Rabu (23/9/2020) silam.

"Saya bilang, 'Terima kasih', tapi justru saya gas karena ini adalah benar-benar berbahaya, dan benar-benar saya diganti," kata Gatot.

Namun Tenaga Ahli Kantor Staf Presiden (KSP) Donny Gahral Adian membantah bahwa pergantian Gatot terkait pemutaran film G30S/PKI. "Kalau untuk itu kan karena memang sudah masa jabatan Pak Gatot sudah selesai dan memang sudah waktunya pergantian rutin pimpinan TNI. Jadi tidak ada hubungannya sama sekali dengan pemutaran G30S," kata Donny saat dihubungi, Rabu (23/9/2020).

Jawaban Pangkostrad
Panglima Komando Strategis Angkatan Darat (Pangkostrad), Letjen TNI Dudung Abdurachman menyatakan tudingan mantan Panglima TNI, Jenderal TNI (Purn) Gatot Nurmantyo yang menyebut TNI AD sudah disusupi paham-paham komunisme karena hilangnya diorama peristiwa G30S/PKI di Museum Darma Bhakti Kostrad merupakan tudingan yang keji.

"Jadi, tidak benar tudingan bahwa karena patung diorama itu sudah tidak ada, diindikasikan bahwa AD telah disusupi oleh PKI. Itu tudingan yang keji terhadap kami. Seharusnya Jenderal TNI (Purn) Gatot Nurmantyo selaku senior kami di TNI, terlebih dahulu melakukan klarifikasi dan bisa menanyakan langsung kepada kami, selaku Panglima Kostrad. Dalam Islam disebut tabayyun agar tidak menimbulkan prasangka buruk yang membuat fitnah, dan menimbulkan kegaduhan terhadap umat dan bangsa," kata Dudung dalam keterangan yang dikutip dari akun Instagram Jubir Presiden, Fadjroel Rachman, Selasa (28/9/2021).

Berikut penjelasan lengkap Dudung terkait tudingan Gatot tersebut.

1. Patung tiga tokoh di Museum Darma Bhakti Kostrad, yakni Jenderal TNI AH Nasution (Menko KSAB), Mayjen TNI Soeharto (Panglima Kostrad), dan Kolonel Inf Sarwo Edhie Wibowo (Komandan RPKAD) memang sebelumnya ada di dalam museum tersebut. Patung tersebut dibuat pada masa Panglima Kostrad Letjen TNI AY Nasution (2011-2012).

2. Kini patung tersebut, diambil oleh penggagasnya, Letjen TNI (Purn) AY Nasution yang meminta izin kepada saya selaku Panglima Kostrad saat ini. Saya hargai alasan pribadi Letjen TNI (Purn) AY Nasution, yang merasa berdosa membuat patung-patung tersebut menurut keyakinan agamanya. Jadi, saya tidak bisa menolak permintaan yang bersangkutan.

3. Jika penarikan tiga patung itu kemudian disimpulkan bahwa kami melupakan peristiwa sejarah pemberontakan G30S/PKI tahun 1965, itu sama sekali tidak benar. Saya dan Letjen TNI (Purn) AY Nasution mempunyai komitmen yang sama tidak akan melupakan peristiwa terbunuhnya para jenderal senior TNI AD dan perwira pertama Kapten Piere Tendean dalam peristiwa itu.

4. Jadi, tidak benar tudingan bahwa karena patung diorama itu sudah tidak ada, diindikasikan bahwa AD telah disusupi oleh PKI. Itu tudingan yang keji terhadap kami. Seharusnya Jenderal TNI (Purn) Gatot Nurmantyo selaku senior kami di TNI, terlebih dahulu melakukan klarifikasi dan bisa menanyakan langsung kepada kami, selaku Panglima Kostrad. Dalam Islam disebut tabayun agar tidak menimbulkan prasangka buruk yang membuat fitnah, dan menimbulkan kegaduhan terhadap umat dan bangsa.

5. Foto-foto peristiwa serta barang-barang milik Panglima Kostrad Mayjen TNi Soeharto saat peristiwa 1965 itu, masih tersimpan dengan baik di museum tersebut. Hal ini sebagai pembelajaran agar bangsa ini tidak melupakan peristiwa pemberontakan PKI dan terbunuhnya pimpinan TNI AD serta Kapten Piere Tendean.

6. Demikian penjelasan kami agar bisa dipahami dan tidak menimbulkan prasangka buruk terhadap kami sebagai pribadi, institusi Kostrad, maupun institusi TNI AD.

Terima kasih,

Jakarta, 27 September 2021

Panglima Kostrad,


Komentar (0)

komentar terkini

Belum Ada Komentar

Berita Terkait

berita-headline

Viral

Kapal Perang Inggris HMS Richmond Masuki Wilayah Indonesia

Kapal perang Inggris HMS Richmond memasuki wilayah Indonesia. Masuk secara legal, kapal perang mi
berita-headline

Viral

Pemilihan Calon Panglima TNI Terkesan Berjalan Alot

Wacana pergantian Panglima TNI kali terasa alot bahkan mengarah ke perang narasi. Situasi ini jel
berita-headline

Viral

Beda Ketika Anies-Jokowi Memaknai HUT TNI ke-76

Presiden Republik Indonesia Joko Widodo  dan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan sama-sama memakn
berita-headline

Kanal

HUT TNI ke-76, Kapolda Metro: Bersatu, Berjuang, Kita Pasti Menang

Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol Fadil Imran turut memberikan ucapan selamat HUT Tentara Nasional In
berita-headline

Viral

Jelang World Superbike, Polda NTB Percepat Sebaran Vaksinasi di Kawasan Wisata

Sekitar 5.000 masyarakat tercatat sebagai sasaran kegiatan Serbuan Vaksin Nusantara Nawahasta Aka