https://dev-alb-jkt.lifepod.id/dmp?nw=SSP&clientId=imUQagXzHv

berita   06 October 2021 - 10:07 wib

Afghanistan Terancam Kembali ke 'Zaman Kegelapan'

Inersia
berita-headline

Kegelapan Mengancam Afghanistan Akibat Gagal Bayar Tagihan Listrik/Ilustrasi

Ibu kota Afghanistan terancam kembali ke 'Abad kegelapan'. Musababnya, pemerintah Taliban belum membayar tunggakan tagihan listrik kepada perusahaan asing.

Sekitar 70% pasokan listrik Afghanistan berasal dari luar negeri. Uzbekistan, Tajikistan dan Turkmenistan menyumbang setengah dari konsumsi listrik Afghanistan.

Mantan kepala eksekutif perusahaan listrik Afghanistan Daud Noorzai mengungkapkan jika dampak pemadaman listrik tersebut akan meluas, terutama di Kota Kabul.

Noorzai mengundurkan diri hampir dua minggu setelah Taliban mengambil alih Afghanistan pada pertengahan Agustus."Akan ada pemadaman listrik dan itu akan membawa Afghanistan kembali ke Abad Kegelapan dalam hal kekuasaan dan telekomunikasi," kata Noorzai kepada Walls Street Jurnal.

Ketika Taliban kembali menguasai Afghanistan pada bulan Agustus, mereka juga ikut mengambil alih DABS dan mewarisi hutangnya.

Produksi listrik dalam negeri yang dihasilkan dari pembangkit listrik tenaga air, mengalami hambatan karena Afghanistan dilanda kekeringan tahun ini.

Afghanistan tidak memiliki jaringan listrik nasional, dan Kota Kabul hampir sepenuhnya bergantung pada pasokan listrik dari negara-negara Asia Tengah.

Meski sekarang belum ada pemadaman, ada ketakutan jika tiba-tiba pemasok listrik dari Asia Tengah, memutuskan listrik karena DABS belum membayarnya. Diketahui Tajikistan juga memiliki hubungan buruk dengan Taliban.

Tajikistan telah memberikan perlindungan kepada para pemimpin perlawanan anti-Taliban, seperti mantan wakil presiden Amrullah Saleh. Mereka baru-baru juga ini mengerahkan pasukan tambahan ke perbatasannya dengan Afghanistan untuk berjaga-jaga.

Komentar (0)

komentar terkini

Belum Ada Komentar

Berita Terkait

berita-headline

Hangout

BMW Siap Mulai Produksi Mobil Listrik i4

BMW mengumumkan bakal memulai produksi mobil listrik BMW i4, sekaligus akan menghentikan produksi
berita-headline

Viral

Bersama Suami Pejabat Wanita ini Hanya Pasrah Tunggu Dibunuh Taliban

Wali kota perempuan pertama di Afghanistan Zarifa Ghafari pasrah menunggu Taliban datang membunuh
berita-headline

Viral

HTI 'Muncul' Lagi di KPK Setelah G30STWK

Foto bendera Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) di meja salah satu pegawai Komisi Pemberantasan Korups
berita-headline

Viral

Isu Bendera Mirip HTI Sengaja Dipolitisir untuk Fitnah 57 Pegawai KPK

Juru Bicara 57 mantan pegawai Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Hotman Tambunan telah membant
berita-headline

Viral

Media Barat Skeptis dengan Janji Taliban

Dun