https://dev-alb-jkt.lifepod.id/dmp?nw=SSP&clientId=imUQagXzHv

berita   06 October 2021 - 14:05 wib

Cegah Penularan Hepatitis B dengan Vaksin

Inersia
berita-headline

Promkes.kemkes.go.id

Penyakit Hepatitis B disebabkan oleh virus HBV (Hepatitis B Virus) yang menginfeksi organ hati atau liver. Secara umum gejala terinfeksinya organ hati akibat virus HBV ini menyebabkan mata dan kulit menguning, sakit perut, air urine keruh bahkan gatal, hingga membengkak atau mengecilnya organ hati.

Penyakit Hepatitis B dapat disembuhkan melalui perawatan medis khusus dan dapat dicegah dengan mendapatkan vaksin Hepatitis B.

"Vaksin Hepatitis B diberikan 3 kali dosis selama perawatan berlangsung. Pemberian vaksin merupakan cara yang terbaik untuk mencegah pemaparan virus ke organ lainnya," kata dokter Krisma Kurnia yang sehari-hari bertugas di Siloam Hospitals Yogyakarta, baru-baru ini.

Menurutnya, pemberian vaksin Hepatitis B memiliki efektitas 98-100 persen mencegah dan membantu imun tubuh terhadap virus HBV.

"Adapun di masa pandemi corona ini, hendaknya bagi yang ingin divaksin lengkap Hepatitis B, dapat mendapatkannya setelah jangka waktu sebulan setelah menerima vaksin lengkap COVID-19 dan mungkin dapat dibalik dengan memperhatikan skala prioritas dan hal hal tentang cara penyebaran HBV ini," tutur Krisma.

Hepatitis B menyebabkan Infeksi yang dapat dibagi menjadi infeksi akut dan infeksi kronis.

Dikatakan Krisma, Infeksi HBV pada kondisi akut dapat diartikan terjadi dalam kurun waktu selama enam bulan.

Penanganan pada kondisi akut ini dapat dilakukan dengan segera mendatangi layanan kesehatan guna mendapatkan pengobatan secara tepat. Sistem kekebalan tubuh dapat dibantu dengan vaksin Hepatitis yang memberikan antibodi atau kekebalan tubuh terhadap virus Hepatitis B.

"Hanya saja jika pasien masih merasakan keluhan akibat infeksi ini bahkan secara kontinyu, itu artinya infeksi HBV telah mencapai tahap kronis, yang dapat diartikan karena sistem imun tubuh tidak dapat melawan infeksi," ungkap Krisma

Dia menjelaskan, infeksi pada tahap kronis dapat menyebabkan komplikasi penyakit, yaitu kanker hati dan sirosis atau rusaknya organ hati akibat penyakit liver. Hal ini terjadi pada rentang waktu yang cukup lama, yaitu antara 10 hingga 15 tahun.

Penyakit Hepatitis B dapat menyerang segala umur dari anak hingga dewasa. “Pada dasarnya virus menyebar melalui cairan tubuh penderita atau yang terinfeksi. Antara lain melalui jarum suntik yang tidak steril, darah yang tidak disaring, hubungan seksual tanpa alat pengaman, dan sering dari ibu penderita ke bayi dalam kehamilan, persalinan dan atau menyusui,” tandasnya.

Komentar (0)

komentar terkini

Belum Ada Komentar

Berita Terkait

berita-headline

Viral

40 Juta Warga Indonesia Sudah Vaksin ke-2

Hingga saat ini pemerintah telah memberikan vaksinasi Covid-19 terhadap 40.362.820 warga Indonesi
berita-headline

Viral

Pemerintah Genjot Vaksinasi Pekerja

Pemerintah terus menggenjot percepatan penanganan dan pengendalian pandemi Covid-19 di tanah air
berita-headline

Viral

32 Wilayah PPKM Jawa-Bali Statusnya Memburuk

Sejak dilakukan perpanjangan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) hingga 18 Oktober
berita-headline

Viral

Resmi Dinyatakan Halal oleh MUI, Indonesia Siap Datangkan 50 Juta Dosis Vaksin Zifivax

Vaksin Zifivax tela
berita-headline

Viral

Vaksinasi di Bekasi Capai 36 Persen

Program vaksinasi yang digencarkan pemerintah turut didukung oleh