https://dev-alb-jkt.lifepod.id/dmp?nw=SSP&clientId=imUQagXzHv

berita   06 October 2021 - 16:17 wib

Kronologi Tumbangnya Layanan Facebook, WhatsApp, dan Instagram

Layanan Facebook, WhatsApp, dan Instagram sudah kembali normal setelah sempat tumbang selama berjam-jam pada Selasa (5/10/2021) lalu.

Meski layanan sudah normal, padamnya WhatsApp, sebagai aplikasi pesan instan yang paling populer di Indonesia, menyisakan keingintahuan apa yang menyebabkan perusahaan sebesar Facebook bisa mengalami gangguan seperti kemarin.

Wakil direktur infrastruktur di Facebook, Santosh Janardhan, membagikan masalah apa yang membuat produk Facebook mati total kemarin.

"Pemadaman ini dipicu sistem yang mengatur kapasitas jaringan tulang punggung global kami," kata Janardhan, melalui tulisan di blog resmi Facebook, seperti dikutip Rabu.

Tulang punggung yang dimaksud adalah jaringan yang dibangun Facebook untuk menghubungkan semua fasilitas komputasi. Jaringan tulang punggung ini berupa kabel serat optik sepanjang puluhan ribu mil yang menghubungkan semua pusat data (data center) milik Facebook.

Lalu lintas data antarfasilitas komputasi ini diatur oleh router.

Secara berkala, Facebook mengadakan perawatan infrastruktur, seperti memperbaiki kabel yang rusak dan memperbarui perangkat lunak di router.

Saat perawatan infrastruktur kemarin, Facebook bermaksud memasukkan perintah (command) untuk memeriksa ketersediaan kapasitas tulang punggung. Tapi, perintah tersebut justru memutus pusat data mereka.

"Sistem kami dirancang untuk audit perintah seperti ini untuk mencegah kesalahan seperti ini, namun, sebuah bug di perangkat audit mencegah sistem mematikan perintah tersebut," kata Janardhan.

Perubahan konfigurasi ini menyebabkan koneksi server dari pusat data ke internet putus. Masalah ini bertambah karena server DNS tidak bisa berkomunikasi dengan border gateway protocol (BGP) jika DNS tidak bisa berkomunikasi dengan pusat data.

"Hasil akhirnya, server DNS kami tidak terjangkau meski pun mereka masih beroperasi. Akibatnya, mustahil internet menemukan server kami," kata Janardhan.

Facebook akhirnya mengirim insinyur datang langsung ke lapangan untuk menyetel ulang sistem. Fasilitas fisik perusahaan teknologi biasanya menerapkan perlindungan keamanan yang sangat tinggi agar tidak bisa diakses sembarangan.

Perangkat keras dan router Facebook dirancang supaya sulit dimodifikasi meski pun diakses secara fisik. Tim di lapangan pun membutuhkan banyak waktu untuk mengakses perangkat keras.

Begitu jaringan tulang punggung bisa diperbaiki, Facebook menghadapi masalah baru, mereka tidak bisa serta-merta mengembalikan layanan secara penuh karena sistem bisa jebol akibat lalu lintas melonjak.

"Pada akhirnya, layanan kami kembali relatif cepat tanpa kegagalan sistem lebih jauh," kata Janardhan.

Di Indonesia, masalah pada produk-produk Facebook ini terjadi sekitar dini hari sampai pagi. Facebook, Instagram, dan WhatsApp diperkirakan padam selama enam jam.

Komentar (0)

komentar terkini

Belum Ada Komentar

Berita Terkait

berita-headline

Inersia

Tuai Kritik, Facebook Tunda Pengerjaan Instagram Kids

Facebook menunda pengerjaan Instagram Kids, aplikasi baru khusus anak-anak setelah menuai banyak
berita-headline

Inersia

Facebook Siapkan Langkah Baru untuk Jauhkan Remaja dari Konten Berbahaya

Wakil Presiden Global Affair Facebook Inc, Nick Clegg, mengatakan bahwa Facebook akan memperkenal
berita-headline

Inersia

Salut, Blackburn Rovers Ajak Fans Muslim Salat Magrib

Klub Divisi Championship (kasta kedua Liga Inggris), Blackburn Rovers mendapat sambutan 'hangat'
berita-headline

Inersia

Aturan Baru Instagram untuk Keamanan Pengguna di Bawah Umur

Instagram menerapkan kebijakan baru dimana para pengguna akan diwajibkan untuk mengonfirmasi tang
berita-headline

Inersia

Perubahan Konfigurasi Router Jadi Penyebab Layanan WhatsApp Tumbang

Facebook memaparkan penyebab gangguan layanan, termasuk WhatsApp dan Instagram, yang berdampak ke