https://dev-alb-jkt.lifepod.id/dmp?nw=SSP&clientId=imUQagXzHv

berita   06 October 2021 - 17:07 wib

Cerita Pegawai Terakhir 'Korban' TWK Kemasi Barang di KPK

Inersia
berita-headline

Lakso Anidito, Pegawai Terakhir Yang Ikut Dipecat Lewat TWK Saat Mengemasi Barang-Barang di KPK

Lakso Anindito menyambangi Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Selasa (5/10/2021) siang. Lakso menjadi pegawai KPK terakhir yang dipecat lewat jalur Tes Wawasan Kebangsaan (TWK).

Siang itu dia datang ke KPK untuk mengemasi barang-barangnya."Ya jadi ternyata saya pas akan masuk ke dalam, itu sudah diputus aksesnya. Jadi kartu pegawai saya tidak lagi bisa digunakan. Jadi harus pakai ID tamu dan dijemput," kata Lakso di gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan.

Lakso merupakan pegawai terakhir yang diberhentikan KPK karena mengikuti TWK susulan. Lakso saat itu ikut TWK susulan karena baru pulang pendidikan dari luar negeri."Saya sempat ketemu dengan teman-teman pegawai, ya kita tahu bersama sebetulnya dari hati terdalam kawan-kawan pegawai KPK ini melihat ada ketidakadilan dalam proses tes wawasan kebangsaan ini," katanya.

Lakso mengikuti TWK susulan karena sebelumnya tengah menempuh pendidikan S2 di Lund University, Swedia. Lakso tidak sendiri saat melakukan TWK susulan. Ia diketahui ikut tes bersama dua pegawai lain.

TWK untuk Lakso dilakukan pada tanggal 20 dan 22 September 2021. Tak butuh waktu lama, tanggal 29 September atau satu hari sebelum pemecatan terhadap 56 pegawai KPK, nama Lakso ditambahkan. Dia jadi pegawai ke-57 yang dipecat pertanggal 30 September 2021.

Lakso diminta menghadap Direktur Penyidikan dan diberi surat pemberhentian. Lakso bahkan tak diberitahu hasil TWK yang dijalaninya.

Lakso membeberkan pertanyaan-pertanyaan yang dianggapnya tak sesuai dengan kompetensi. Dia pun sempat mengirimkan surat ke pimpinan yang menanyakan soal metodologi apa yang akan diaplikasikan pada TWK. Hal itu dilakukannya karena Komnas HAM kala itu sudah menyatakan ada pelanggaran pada pelaksanaan TWK.

Lebih lanjut, Lakso menganggap pemberhentian bagai kilat ini sebagai penegasan bahwa TWK hanya digunakan sebagai legitimasi untuk penyingkiran pegawai tertentu. Dia menyebut pegawai-pegawai yang tergabung dalam wadah pegawai yang menjadi target penyingkiran itu.

Lakso telah mengabdi selama 6 tahun lamanya sebagai penyidik KPK. Dia sempat menangani kasus dana alokasi khusus (DAK) yang menjerat Taufik Kurniawan, selaku Wakil Ketua DPR RI 2014-2019.

Diketahui, 57 orang pegawai KPK yang tak lolos tes wawasan kebangsaan (TWK) untuk alih status menjadi ASN resmi diberhentikan. Pemberhentian dilakukan meski pelaksanaan TWK menuai kontroversi.

Pengumuman pemberhentian dengan hormat terhadap para pegawai KPK yang tak lolos TWK itu telah disampaikan oleh Wakil Ketua KPK Alexander Marwata pada Rabu (15/9/2021).

Komentar (0)

komentar terkini

Belum Ada Komentar

Berita Terkait

berita-headline

Viral

Tak Sampaikan Hasil Pemeriksaan Ajudan Lili, KPK Dituding Munafik

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) belum juga menyampaikan hasil pemeriksaan ajudan Wakil Ketua K
berita-headline

Viral

Mantan Bupati Kutai Kartanegara Rajin Kasih Uang ke Robin, Ini Alasannya

Mantan Bupati Kutai Kartanegara Rita Widyasari punya alasan sendiri terkait pemberian uang kepada
berita-headline

Viral

KPK Perpanjang Penahanan Azis Syamsuddin

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memperpanjang masa penahanan tersangka mantan Wakil Ketua DPR
berita-headline

Viral

KPK Janji Pelajari Vonis eks Kadis Lampung Selatan

Plt Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Ali Fikri mengatakan pihaknya akan mempelajari
berita-headline

Viral

Pelajari Fakta Sidang, KPK Dalami Peran PT GMP Sampai Panin

Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Firli Bahuri memastikan pihaknya terus mencermati fakta-