https://dev-alb-jkt.lifepod.id/dmp?nw=SSP&clientId=imUQagXzHv

berita   08 October 2021 - 04:39 wib

Newcastle United Resmi Diakuisisi Konsorsium Milik Putra Mahkota Arab Saudi

Inersia
berita-headline

(nufc.co.uk)

Klub Premier League, Newcastle United, resmi diakuisisi oleh Konsorsium Arab Saudi pada Kamis (7/10/2021) malam WIB. Konsorsium itu melibatkan Public Investment Fund (PIF), PCP Capital Partners, dan RB Sports & Media.

Mengutip Sky Sports, PIF mengambil alih mayoritas saham klub, yakni sebanyak 80 persen. Sementara, PCP Capital dan RB masing-masing 10 persen. Konsorsium tersebut mengakhiri kepemilikan Newcastle United yang selama 14 tahun terakhir dipegang oleh pengusaha asal Inggris, Mike Ashley.

Total biaya yang dikeluarkan untuk mengakuisisi Newcastle United mencapai 300 juta poundsterling atau sekitar Rp5,89 triliun.

PIF adalah perusahaan investasi milik Putra Mahkota Kerajaan Arab Saudi, Muhammad bin Salman Al-Saud. Perusahaan ini sebenarnya hampir saja membeli Newcastle pada tahun lalu. Namun, proses akuisisi klub mendapat penolakan dari berbagai pihak karena Arab Saudi disebut terlibat kasus pelanggaran HAM.

Terlebih lagi, salah satu pemegang hak siar Liga Premier Inggris yang berawal dari Qatar, BeIN Sport, turut melakukan penolakan keras. BeIN Sport enggan menyetujui akusisi tersebut lantaran Arab Saudi melarang layanan BeIN di negara mereka dan membiarkan tayangan ilegal Premier League merajalela.

Akan tetapi, hubungan kedua belah pihak telah membaik dan perselisihan empat setengah tahun Arab Saudi dengan BeIN Sport tersebut usai setelah larangan penyiaran diangkat.

Pihak Liga Premier Inggris juga menyetujui akuisisi Newcastle usai menerima jaminan mengikat secara hukum bahwa perwakilan negara Arab Saudi tidak akan menjadi salah satu direktur yang mengendalikan klub. Pengambilalihan dinilai terpisah dari negara Arab Saudi sehingga dapat diresmikan.

"Liga Premier Inggris, Newcastle United, dan St James Holdings Limited hari ini telah menyelesaikan sengketa pengambilalihan klub oleh konsorsium PIF, PCP Capital Partners, dan RB Sports & Media," kata pernyataan Liga Premier Inggris.

"Sengketa hukum tersebut terkait entitas mana yang akan memiliki dan/atau memiliki kemampuan untuk mengendalikan klub setelah pengambilalihan."

"Liga Premier sekarang telah menerima jaminan yang mengikat secara hukum bahwa Kerajaan Arab Saudi tidak akan mengendalikan klub sepak bola Newcastle United."

"Semua pihak senang telah menyelesaikan proses ini yang memberikan kepastian dan kejelasan kepada Newcastle United dan para penggemar mereka," lanjut pernyataan tersebut.

Akuisisi ini pun disambut meriah oleh suporter The Magipes, julukan Newcastle, yang berkumpul di luar Stadion St James Park.

Para suporter menyakini Newcastle akan menjadi klub bertabur bintang menyusul peralihan kepemilikan klub dan bisa bersaing ketat di Liga Premier Inggris.

Komentar (0)

komentar terkini

Belum Ada Komentar

Berita Terkait

berita-headline

Viral

Arab Saudi Resmi Buka Umrah untuk Jemaah Indonesia

Pemerintah Arab Saudi, melalui nota diplomatik Kedutaan Besar di Jakarta pada 8 Oktober, menyatak
berita-headline

Viral

Dua Gol Lukaku Antar Chelsea Taklukkan Villa

The Blues Chelsea sukses mengamankan 3 poin saat menjamu Aston Villa dalam lanjutan Liga Inggris
berita-headline

Viral

Meriam London Beruntung Saat Lawan Norwich, Aubameyang Jadi Pahlawan

Akhirnya, Meriam London, julukan untuk Arsenal memetik kemenangan perdana di Liga Premier Inggris
berita-headline

Inersia

Lampard, Gerrard, Conte Masuk Daftar Calon Pelatih Baru Newcastle United

Tiga nama beken, yakni Frank Lampard, Steven Gerrard, dan Antonio Conte, masuk ke dalam daftar ka
berita-headline

Inersia

Punya Pemilik Baru, Newcastle United Siap Berburu!!

Klub Liga Inggris, Newcastle United mendadak kaya raya setelah diakuisisi oleh Public Investment