https://dev-alb-jkt.lifepod.id/dmp?nw=SSP&clientId=imUQagXzHv

berita   09 October 2021 - 07:29 wib

Inilah Sebab Anak jadi Pilih-Pilih Makanan

Inersia
berita-headline

istimewa

Masalah anak yang kerap pilih-pilih makanan atau biasa disebut dengan picky eater menjadi salah satu hal yang sering dihadapi para orang tua, khususnya ketika anak masih berusia 1-2 tahun.

Hal ini membuat pusing ibu, karena di satu sisi ibu sadar bahwa si Kecil masih membutuhkan nutrisi yang cukup untuk tumbuh kembangnya. Bagaimana menghadapi anak yang tidak sekadar susah makan namun selalu pilih-pilih makanan?

Dokter spesialis anak dr. Herbowo Agung F. Soetomenggolo, Sp.A (K) dalam Instagram Live @teman_parenting pada 7 Oktober 2021, menjelaskan, pilih-pilih makanan sebenarnya hal yang normal, dan terjadi juga pada orang dewasa.

Namun, pada anak-anak yang baru mulai belajar makan, hal ini tidak boleh dibiarkan berlarut-larut. 

“Ada banyak penyebab anak sulit makan. Pertama karakter anak memang keras, jadi hanya mau makan itu-itu saja. Kedua,  pola pemberian makan dari orang tua yang tidak bervariasi. Ketiga, ada gangguan atau penyakit pada anak seperti alergi, dan yang lebih jarang adalah karena kondisi yang disebut sensory processing disorder, yakni gangguan input sensorik, misalnya anak terlalu jijik dengan makanan lembek, bahkan ada anak yang ketakutan dengan nasi,jelas dr. Herbowo. 

Ditambahkan dr. Herbowo, pola makan saat hamil ikut memengaruhi kebiasaan makan anak. Misalnya ibu hamil hanya mengonsumsi jenis makanan tertentu, maka si janin menjadi terbiasa hanya mengenali jenis makanan yang terbatas. 

Cara menghadapi anak picky eaters menurut dr Herbowo adalah dengan sabar dan tidak lelah mengenalkan berbagai pilihan makanan baru, sejak anak MPASI (makanan pendamping ASI). 

“Jangan menyerah mengenalkan jenis makanan baru meskipun ditolak oleh anak, karana penelitian menunjukkan, dibutuhkan setidaknya 15 kali usaha sampai anak mau makan makanan baru tersebut,” jelas dr. Herbowo. 

Satu hal yang sangat penting dalam menghadapi anak yang piih-pilih makanan adalah, tidak membuat anak semakin stres. Makan adalah bagian dari proses belajar, sehingga menurut dr. Herbowo, harus dilakukan dengan suasana menyenangkan.

“Biarkan meja makan berantakan saat si kecil makan, karena ia sedang belajar. Selain itu buat jadwal makan. Meskipun anak tidak menyentuh makanannya, usahakan ia mau duduk di meja makan saat jam makan. Kuncinya adalah sabar, dan selama diawasi dengan baik, lama-lama anak akan mau makan apapun yang kita hidangkan,” pungkasnya.

Komentar (0)

komentar terkini

Belum Ada Komentar

Berita Terkait

berita-headline

Inersia

Kenali Gangguan Alergi Saluran Cerna pada Anak

Orang tua memiliki peran penting dalam memahami dan mengenali gejala alergi pada si Ke
berita-headline

Empati

1.000 Paket Sembako TIKI bagi Warga Terimbas Pandemi

Perusahaan jasa pengiriman PT Citra Van Titipan Kilat (TIKI) kembali menggelar program CSR (Corpo
berita-headline

Viral

Produk Makanan-Minuman Indonesia Unjuk Gigi di Nigeria

Produk buatan Indonesia mengikuti pameran makanan dan minuman terbesar di Afrika Barat yang difas
berita-headline

Inersia

Tips untuk Orangtua Siapkan Kesehatan Fisik dan Mental untuk Anak

Pada masa uji coba PTM (Pertemuan Tatap Muka), anak-anak tidak hanya dipersiapkan untuk pendidika
berita-headline

Viral

Hasil Riset: Imunisasi Anak Rendah Selama Pandemi

Hasil penelitian cepat yang dilakukan Kementerian Kesehatan dan UNICEF pada April 2020 menunjukka