https://dev-alb-jkt.lifepod.id/dmp?nw=SSP&clientId=imUQagXzHv

berita   12 October 2021 - 16:13 wib

7 Kunci Jaga Kesehatan Mental dan Imun Saat Pandemi

Inersia
berita-headline

istimewa

Pentingnya kesadaran menjaga kesehatan mental agar tetap sehat sama pentingnya dengan menjaga kesehatan fisik. Keduanya sangat penting di masa pandemi saat ini.

Masih dalam rangka memperingati Hari Kesehatan Mental Sedunia (World Mental Health Day) pada bulan Oktober, Iman Hanggautomo Pendiri Aplikasi KALBU (platform online untuk kesehatan mental masyarakat) menjelaskan kesehatan mental bisa menyebabkan masalah kesehatan baru.

“Kalau kesehatan mental terganggu bisa menyebabkan masalah pada hipertensi atau jantung. Begitu juga sebaliknya. Maka dua hal ini harus berjalan beriringan,” kata Iman seperti yang dikutip dari laman covid19.go.id, Jakarta, Selasa, (12/10/2021).

Selain itu, ia mengungkapkan, masalah pencernaan seperti maag dan gangguan asam lambung lainnya juga berpotensi terganggu jika tidak ada keseimbangan antara mental dan fisik.

“Kaitan antara kesehatan mental dengan imun itu sangat kuat. Kesehatan mental itu tentang kesejahteraan emosional dan nyaman pada diri kita sendiri. Maka apabila ini baik maka otomatis imun tubuh juga akan baik,” ungkap Iman.

Sebagai pemerhati kesehatan mental, Iman menyebut ada beberapa kiat yang dapat dilakukan untuk menjaga kesehatan mental dan imun yakni:

1. Olahraga teratur

Dengan melakukan olahraga teratur akan memberikan dampak yang baik bagi tubuh dan pikiran.

2. Memiliki orang yang dapat dipercaya

Bisa bercerita atau mengeluarkan keluh kesah. Jika tidak memiliki orang yang dianggap dapat dipercaya untuk mencurahkan isi hati dapat menggunakan bantuan profesional seperti psikolog.

3. Bersyukur

Harus disadari mau tidak mau, saat ini kita memang dalam kondisi pandemi COVID-19. Jangan mengeluh, namun tetaplah bersyukur karena kita masih diberikan kesempatan untuk menjalani kehidupan.

“Semakin banyak mengeluh maka akan semakin depresi,” kata Iman.

4. Komunikasi yang baik

Bagi yang telah berumah tangga, komunikasi adalah kunci untuk keberlangsungan pernikahan. Baik suami maupun istri harus saling terbuka menyampaikan keinginannya.

Menurut Iman, dengan adanya sistem kerja Work From Home (WFH), maka 24 jam penuh kegiatan dilakukan di rumah sehingga kemungkinan ribut lebih banyak karena komunikasi yang tidak sesuai.

“Misal si suami maunya dilayani, sedangkan istri maunya dipuji, mau suaminya bangun pagi. Tapi kalau hal ini tidak saling dikomunikasikan sama-sama tidak tahu, maka jadi sering bertengkar,” ucapnya.

Oleh sebab itu, komunikasi merupakan hal yang sangat penting bagi keharmonisan rumah tangga, termasuk juga dengan anggota keluarga yang lain seperti anak.

“Anak juga diajak diskusi maunya apa. Diajak ngobrol sehingga semua dapat berjalan dengan baik,” imbuh Iman.

5. Meluangkan waktu istirahat

Dengan adanya sistem kerja WFH tidak dapat dipungkiri jam kerja menjadi tidak teratur. Banyak yang harus bekerja hingga malam.

Iman mengatakan harus dibuat jadwal yang tepat agar waktu istirahat teratur dan tetap dapat melakukan kegiatan lainnya bersama keluarga.

“Buat jadwal, misal bangun pagi olahraga lalu masak dan sarapan bersama istri. Lalu kerja hingga sore. Setelah itu, malam main sama anak, kemudian tidur yang cukup,” kata Iman.

6. Pola makan yang baik

Untuk menjaga imun agar tetap sehat di masa pandemi juga harus memperhatikan pola makan yang baik dan benar. Konsumsi buah dan sayur serta hindari makanan cepat saji.

7. Vitamin

Terakhir, masih menurut Iman,  untuk melengkapi asupan dan gizi dengan mengonsumsi vitamin sesuai kebutuhan masing-masing individu.

Komentar (0)

komentar terkini

Belum Ada Komentar

Berita Terkait

berita-headline

Inersia

Sembilan Cara Cegah Bunuh Diri

Ketua Umum Ikatan Psikolog Klinis (IPK) Indonesia, Dr. Indria Laksmi Gamayanti, M.Si.,Psikolog, m
berita-headline

Inersia

Inilah Dampak Memaksakan Revenge Travel saat Pandemi

Revenge travel adalah fenomena balas dendam rekreasi akibat jenuhnya pembatasan sosial, ya
berita-headline

Inersia

Tren Menikah Pandemi, Sajian Makanan Dibawa Pulang

Selain penyesuaian dalam jumlah tamu undangan, perubahan cara penyajian makanan dalam wadah tertu
berita-headline

IXU

Mengenal Fenomena Balas Dendam Revenge Travel

Apa itu revenge travel yang kini kerap terjadi di tengah pandemi?Jawaban:
berita-headline

Inersia

Hasil Riset, 54 Persen Calon Pengantin Putuskan Nikah pada 2022

Pandemi covid-19 berlangsung lebih dari satu tahun belakangan ini. Perubahan banyak terjadi. Damp