https://dev-alb-jkt.lifepod.id/dmp?nw=SSP&clientId=imUQagXzHv

berita   14 October 2021 - 03:51 wib

Kenali Gangguan Alergi Saluran Cerna pada Anak

Inersia
berita-headline

istimewa

Orang tua memiliki peran penting dalam memahami dan mengenali gejala alergi pada si Kecil agar mendapat penanganan yang tepat sehingga asupan nutrisi anak tetap terpenuhi dan tidak menghambat tumbuh kembang anak.

Dokter Spesialis Anak Konsultan Gastro Hepatologi dr. Frieda Handayani Sp.A (K) menjelaskan bahwa saluran cerna pada anak masih rentan, antara lain karena organ saluran cerna belum berfungsi sempurna, oleh karenanya saluran cerna seringkali mengalami gangguan seperti konstipasi.  

Selain itu, gangguan saluran cerna pada anak juga dapat merupakan manifestasi alergi, seperti alergi susu sapi. 

“Pada umumnya, orang tua sulit membedakan apakah gangguan saluran cerna yang dialami anak disebabkan karena gangguan fungsional atau merupakan manifestasi alergi. Padahal, penting sekali untuk dapat mengenali penyebab gangguan saluran cerna tersebut karena membutuhkan penanganan yang berbeda”, papar Dokter Spesialis Anak Konsultan Gastro Hepatologi dr. Frieda Handayani Sp.A (K), saat temu media virtual Danone Specialized Nutrition Indonesia Gejala Alergi Saluran Cerna VS Gangguan Saluran Cerna Fungsional: Cara Membedakannya, Jakarta, Rabu (13/10/2021).

Gangguan saluran cerna yang disebabkan karena alergi, pada umumnya juga disertai dengan gejala alergi lainnya yang terjadi pada kulit ataupun saluran pernapasan. 

Selanjutnya dr. Frieda menambahkan, gangguan saluran cerna dapat menyebabkan terganggunya asupan nutrisi pada anak sehingga bila tidak ditangani dengan tepat dapat menyebabkan terhambatnya tumbuh kembang si Kecil. 

“Sedangkan penyakit alergi dapat memberikan dampak negatif jangka panjang sehingga mengganggu kualitas hidup dan tumbuh kembang si Kecil. Oleh karena itu, tindakan promotif dan preventif sejak dini menjadi hal sangat penting untuk mengatasi penyakit alergi,” tambahnya. 

Angka kejadian alergi makanan pada anak di Indonesia khususnya alergi susu sapi (ASS) terus meningkat. 

Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) mencatat angka kejadian ASS 2-7,5 persen dengan kasus tertinggi terjadi pada usia awal kehidupan si Kecil. 

Gejala alergi umumnya bermanifestasi pada saluran pernapasan, kulit, serta saluran cerna. 

Gangguan di saluran cerna menjadi gejala alergi paling tinggi terjadi dengan persentase sebanyak 50-60 persen misalnya berupa konstipasi. 

Komentar (0)

komentar terkini

Belum Ada Komentar

Berita Terkait

berita-headline

Viral

Anggota Brimob Gugur, Pentolan KKB Meninggal

Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) kembali berulah. Baku tembak dengan anggota TNI-Polri tak tere
berita-headline

Inersia

Sedih Tak Dianggap Pahlawan, Nakes Malah Jadi Korban Serangan KKB

Ratusan tenaga kesehatan (nakes) menggelar aksi long march dan bakar seribu lilin di sepanjang Ja
berita-headline

Viral

Gangguan Jiwa, 390 Warga Jateng Dipasung

Sebanyak 390 orang di Jawa Tengah terpaksa dipasung lantaran mengalami gangguan kejiwaan. Angka t
berita-headline

Inersia

Inilah Sebab Anak jadi Pilih-Pilih Makanan

Masalah anak yang kerap pilih-pilih makanan atau biasa disebut dengan picky eater
berita-headline

Viral

KKB Makin Beringas Tetapi Jauh dari Klaster PON XX Papua

Kegalakan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) semakin menjadi. Aksi brutal tak hanya menyasar masy