https://dev-alb-jkt.lifepod.id/dmp?nw=SSP&clientId=imUQagXzHv

berita   19 August 2021 - 23:07 wib

Vaksin Covid-19 untuk Ibu Hamil Mulai Digelar 

Dr. Ari Kusuma Januarto, SpOG(K), ketua umum POGI mengatakan bahwa ibu hamil sangat mudah terpapar atau memaparkan COVID-19 kepada orang lain.   


Ia mencatat bahwa 20 persen dari kematian ibu hamil disebabkan oleh ibu hamil yang terpapar covid-19, dan 52 persen ibu hamil yang terkena covid-19 adalah Orang Tanpa Gejala (OTG).


Para ibu hamil mulai mendapatkan vaksin saat sentra vaksinasi digelar. Ini adalah bentuk kolaborasi Kalbe, Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN), Perkumpulan Obstetri dan Ginekologi Indonesia (POGI) dan Ikatan Bidan Indonesia (IBI) menyelenggarakan pembukaan Sentra Vaksinasi covid-19 kepada masyarakat khususnya menyasar ibu Hamil.   


Rencananya sentra vaksinasi covid-19 yang bertema Bangkit untuk Merdeka dari covid-19 juga akan diselenggarakan di beberapa kota lainnya di Indonesia, antara lain Kabupaten Bandung, Kabupaten Bantul, Kabupaten Gresik, dan kota Pekanbaru.


“Kalbe memiliki komitmen untuk mendukung pemerintah dalam mengatasi pandemi covid-19 termasuk membantu percepatan program vaksinasi covid-19 kepada semua masyarakat.  Kami menyadari bahwa hal ini tidak bisa berjalan sendiri, membutuhkan kolaborasi dengan berbagai pihak," kata Presiden Direktur PT Kalbe Farma Tbk  Vidjongtius, Jakarta, baru-baru ini. 


Pelaksanaan vaksinasi di BKKN Jakarta ini merupakan permulaan dari rangkaian program vaksinasi yang juga akan dilaksanakan di beberapa kota di Indonesia yang angka positif covid-19 cukup tinggi dan pencapaian vaksinasinya masih butuh percepatan lagi, seperti Pekanbaru, Gresik, Kabupaten Bandung dan Bantul.


Vidjongtius menambahkan Kalbe terpanggil untuk menjalankan misinya meningkatkan kesehatan untuk kehidupan yang lebih baik, untuk Indonesia yang lebih sehat dan maju.  


Program vaksinasi ini merupakan salah satu upaya bersama-sama untuk mengatasi pandemi covid-19.  Kalbe saat ini sedang melakukan uji klinik vaksin covid-19,  mengembangkan obat covid-19, vitamin  dan juga uji klinik terapi stem cell untuk covid-19.   


Ia menegaskan bahwa pada hari kemerdekaan Republik Indonesia ini menjadi momentum bagi semua untuk bisa bangkit dan merdeka dari covid-19.


“Pemberian vaksin untuk ibu hamil memang sangat diperlukan, begitu juga untuk anak-anak.  Ibu hamil memiliki probabilitas terkena covid-19 sama dengan yang lain, tapi probabilitas untuk meninggal jauh lebih tinggi dari yang lain, sehingga ibu hamil menjadi kelompok yang sangat berisiko ketika terkena covid-19, “ kata Kepala BKKBN Dr. (HC), dr. Hasto Wardoyo, Sp.OG (K)


Hasto juga menambahkan mengenai angka stunting di Indonesia saat ini 27.67 persen, dan angka ini bisa naik menjadi 32.5 persen karena pandemi COVID-19.   


Itu sebabnya BKKN terus berkolaborasi dengan berbagai pihaka termasuk meluncurkan program 1000 mitra yang bertujuan menurunkan angka stunting di Indonesia ke 14 persen di tahun 2024.  


“Mudah-mudahan vaksinasi pada hari ini menandai pelayanan yang baik untuk ibu hamil dan mencetak generasi yang unggul untuk Indonesia Maju,” tutupnya.


Komentar (0)

komentar terkini

Belum Ada Komentar

Berita Terkait

berita-headline

Empati

Minyak Bekas Bantu Warga Terdampak Covid-19

Pandemi Covid-19 menyusahkan berbagai sektor. Banyak yang merasa s
berita-headline

IXU

Akhir Tahun Bakal jadi Gelombang 3 Covid-19 di Indonesia?

Ramalan gelombang ketiga akan datang di akhir tahun bisa terjadi. Namun, hal itu juga bisa ditang
berita-headline

Viral

Hasil Riset IDAI: 37.706 Anak Terkena Covid-19 Gelombang Pertama

Kelompok anak-anak jadi salah satu yang rentan terpapar covid-19. Sepanjang pandemi covid-19 yang
berita-headline

Viral

Kata Pakar Kesehatan Soal Tren Kasus Menurun, Maksimalkan Vaksinasi

Tren kasus terkonfirmasi positif covid-19 belakangan menurun. Menurut Ketua Bidang Data dan Tekno
berita-headline

Viral

Gandeng Kader Muda Demokrat, KNPI Salurkan Bantuan Beras untuk Masyarakat

Dewan Pengurus Pusat Komite Nasional Pemuda Indonesia (DPP KNPI) memberikan bantuan beras kepada