https://dev-alb-jkt.lifepod.id/dmp?nw=SSP&clientId=imUQagXzHv

berita   23 August 2021 - 16:10 wib

Kantor Bakal Operasi 100 Persen, Sudah Siap?

Pemerintah mulai melonggarkan sektor ekonomi seiring perpanjangan PPKM Level 4 Jawa-Bali.

Menko Maritim dan Investasi, Luhut Binsar Panjaitan membuat kelonggaran pada sektor industri yang berorientasi pada ekspor dan domestik dapat bekerja dari kantor atau work from office (WFO) 100 persen.

Meski mengizinkan secara penuh, Luhut menegaskan tetap akan ada pembagian shift sebanyak dua gelombang yang dilakukan pada perusahaan. Selain itu, kepada para pegawai dan non-pegawai diwajibkan menggunakan aplikasi peduli lindungi saat jam operasional kerja.

Kementerian Perindustrian (Kemenperin) menargetkan selama dua pekan uji coba penerapan protokol kesehatan Covid-19 di seluruh industri esensial, sebelum diterapkannya WFO 100 persen.

Apabila dalam dua minggu pada uji coba ini berhasil diterapkan dengan baik, pemerintah akan membuka kesempatan bagi seluruh sektor industri esensial bisa bekerja kembali 100 persen.

"Saya ingin melaporkan bahwa sudah mulai tiga hari terakhir ini, pemerintah melakukan uji coba protokol kesehatan dalam operasional di perusahaan yang berdasarkan Izin Operasional dan Mobilitas Kegiatan Industri (IOMKI) masuk kategori sektor esensial," kata Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita dalam keterangan persnya, Senin (23/8/2021).

Komitmen untuk melaksanakan protokol kesehatan secara ketat ini sesuai arahan Surat Edaran Menteri Perindustrian Nomor 3 Tahun 2021 tentang IOMKI pada Masa Kedaruratan Kesehatan Masyarakat Covid-19.

Di dalam Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) Nomor 34 Tahun 2021 tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 4, Level 3 dan Level 2 di Wilayah Jawa dan Bali, yang berlaku pada 17-23 Agustus 2021, menyebutkan bahwa akan dilakukan uji coba protokol kesehatan pada perusahaan-perusahaan yang memiliki orientasi ekspor dan domestik untuk beroperasi dengan kapasitas 100 persen yang dibagi minimal dalam dua shift atau bergiliran.

Sudah Siapkah?


Salah satu perusahaan esensial di Karawang mempersiapkan peraturan tentang syarat WFO 100 persen.

Salah satunya dengan membentuk gugus tugas sejak satu tahun lalu. Manajemen juga mengeluarkan larangan untuk bepergian ke luar negeri, serta seluruh karyawan harus mematuhi protokol kesehatan, selain sudah di vaksin.

Sementara untuk tamu yang berkunjung, harus mengisi form dan wajib Swab Antigen H-1 serta harus mengakses barcode peduli lindungi. Untuk kantin perusahaan, petugas kantin harus memakai APD.

Sementara Sekjen Koalisi Masyarakat Profesi dan Asosiasi Kesehatan (KOMPAK), Dedi Supratman mengkritik rencana pemerintah menerapkan kebijakan WFO 100 persen.

Pemerintah sebaiknya melakukan pengenduran secara bertahap agar tidak terjadi lagi lonjakan kasus Covid-19 yang tinggi."Informasi mau WFO 100 persen. Wah itu gila. Tentu semua bertahap dan kita harus hati-hati agar kenaikan kasus yang beberapa bulan kemarin cukup tinggi itu bisa diantisipasi, jangan sampai terulang lagi," ucap Dedi dalam webinar beberapa hari lalu.

Meskipun kasus Covid-19 di Indonesia mengalami penurunan, namun persentase angka kematian masih tinggi mencapai 6 persen. Padahal, angka kematian di dunia berada di kisaran 2 persen."Itu artinya ada beberapa kekhawatiran yang harus diantisipasi," pungkas Dedi.

Komentar (0)

komentar terkini

Belum Ada Komentar

Berita Terkait

berita-headline

Kanal

Erick Thohir Tak Lagi WFH Atau WFO, Tapi WFE

Pulang dari kunjungan kerja di Cirebon, Menteri Badan Usaha Milik
berita-headline

Viral

PPKM Jawa-Bali Kembali Diperpanjang Hingga 6 September

Pemerintah memutuskan untuk kembali memperpanjang kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masy
berita-headline

Viral

Pemerintah Perpanjang Operasional Mal Hingga Pukul 21.00

Pemerintah melonggarkan aturan operasional pusat perbelanjaan atau mal yang sebelumnya buka hingg
berita-headline

IXU

Sudah Mulai Longgar, Kenapa Bukan PPKM Level 3 atau 2?

Pertanyaan: Kenapa masih level 4, padahal penyekatan sudah dibuka. Rumah sakit juga mulai longgar
berita-headline

Inersia

Mengakali Aplikasi PeduliLindungi

Aplikasi PeduliLindungi bisa dikatakan merupakan ujung tombak aktivitas masyarakat di tengah pand