https://dev-alb-jkt.lifepod.id/dmp?nw=SSP&clientId=imUQagXzHv

berita   29 August 2021 - 19:37 wib

Cerita Praveen Jordan Berkutat Dengan Covid Selama Olimpiade Tokyo 2020

Pebulu tangkis ganda campuran Indonesia, Praveen Jordan akhirnya buka suara mengenai pengalamannya sepanjang bertanding di Olimpiade Tokyo 2020.

Dalam video yang diunggah di kanal YouTube-nya, Praveen menceritakan bagaimana dia berkali-kali terpapar Covid-19.

Praveen pertama kali positif Covid-19 saat persiapan terakhir timnas bulu tangkis Indonesia menuju Olimpiade Tokyo 2020. Praveen merasakan gejala demam pada awal pekan ketiga pemusatan latihan. Praveen berinisiatif meminta tes PCR di mana dia dinyatakan positif Covid-19.

Kekhawatiran Praveen bertambah semenjak Melati mendapat hasil positif dalam tes antigen."Di situ gue nge-down lagi," kata pemain kelahiran Bontang itu was-was tak bisa ikut ke olimpiade. Untungnya Praveen sembuh sebelum jadwal keberangkatan tim ke Kumamoto, Jepang, meski dia sempat absen dari latihan selama 17 hari.

Namun, tantangan yang dihadapi Praveen tak berhenti sampai di situ. Tepat setelah timnas bulu tangkis mendarat di Jepang, Praveen menjadi satu-satunya anggota rombongan tim yang mendapatkan hasil positif dalam tes.

Praveen kembali kehilangan waktu untuk berlatih. Dia mendapat instruksi menunggu tiga hari. Apes, hasil tes Praveen masih positif setelah masa tunggu. Praveen harus menjalani pemeriksaan lanjutan di rumah sakit setempat."Jadi kayak gue dapat semacam dokumen kalo (penyakit Covid-19) gue mungkin tinggal sisaannya doang, kasarnya gitulah," kata Praveen.

Praveen baru bisa mengikuti latihan di hari ke-4 setelah mendarat di Jepang."Kalian bayangin tuh, gue hadapin Covid kayak gimana. Ibaratnya ini kan impian gue. Ya mungkin ini jalannya," ungkapnya.

Persiapan yang kurang mempengaruhi permainan Praveen. Tentunya berdampak juga ke Melati yang jadi pasangannya. Praveen/Melati kesulitan menghadapi pasangan non-unggulan dari Australia pada partai pertama. Mereka memerlukan tiga gim untuk mengunci kemenangan.

Di pertandingan selanjutnya, dengan lawan yang lebih berat, Praveen/Melati semakin kesulitan hingga akhirnya langkah mereka harus terhenti tanpa medali. Padahal, Praveen/Melati menjadi tumpuan Indonesia meraih medali dari ganda campuran.

Cobaan Praveen tidak berhenti di lapangan. Menjelang kepulangan dia mendapat hasil positif dalam tes PCR harian di kampung atlet. Praveen pun harus menunda kepulangannya ke tanah air. Dia sempat diisolasi semalam di hotel khusus penderita Covid-19 di Olimpiade Tokyo 2020.

Diliputi kekhawatiran, Praveen untungnya mendapatkan hasil negatif pada tes berikutnya. Dia pun pulang bersama rombongan terakhir kontingen Indonesia pada 4 Agustus.

Berbicara soal pencapaiannya di Olimpiade Tokyo 2020, Praveen merasa campur aduk antara puas dan kecewa."Kenapa kecewa, karena gak sesuai dengan apa yang gue mau. Dan kenapa puas, karena gue bisa mengeluarkan apa yang gue punya di saat recovery Covid," kata Praveen.

Praveen percaya ini bukan akhir dari kariernya dan Melati. Masih ada kesempatan lain untuk meraih prestasi lebih baik ke depannya. Praveen lantas mengucapkan terima kasih kepada mereka yang telah mendukungnya dan Melati pada saat sulit. Dia juga memberi pesan agar selalu menjaga kesehatan."Memang kadang hidup tidak sesuai yang kita rencanakan, tetapi kita tidak boleh tidak menerima apa yang sudah menjadi jalannya Tuhan," kata Praveen.

Komentar (0)

komentar terkini

Belum Ada Komentar

Berita Terkait

berita-headline

Viral

Capaian Prestasi Atlet Disabilitas Warnai Haornas 2021

Pesta olahraga multievent dunia Olimpiade dan Paralimpiade Tokyo 2020 telah usai digelar tahun in
berita-headline

Viral

Fredy Setiawan Bawa Medali Perunggu Dari Paralympics Tokyo 2020

Atlet Para Badminton Indonesia Fredy Setiawan sukses menambah pundi medali kontingen Merah Putih di
berita-headline

Viral

Leani/Khalimatus Raih Emas Perdana Paralimpiade untuk Indonesia

Lagu Indonesia Raya berkumandang di Yoyogi National Stadium untuk pertama kalinnya setelah Leani/
berita-headline

Viral

Sukses Emas Setelah 41 Tahun, Jokowi: Saya Tunggu di Istana

Sukses meraih medali emas yang kedua untuk Indonesia di hari terakhir gelaran Paralimpiade Tokyo
berita-headline

Inersia

Greysia dan Apriyani Terus Dihujani Apresiasi

Dukungan dan apresiasi untuk pasangan ganda putri Indonesia Greysia Polii dan Apriyani Rahayu ter