Sabtu, 13 Agustus 2022
15 Muharram 1444

Ingin Fokus di PBNU, KH Miftachul Akhyar Resmi Mengundurkan Diri dari Ketum MUI

Rabu, 09 Mar 2022 - 16:50 WIB
Penulis : Ibnu Naufal
Rais Aam PBNU KH Miftachul Akhyar (Foto Jurnal Islam)- inilah.com
Rais Aam PBNU KH Miftachul Akhyar (Foto Jurnal Islam)

Rais Aam Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Miftachul Akhyar menyatakan telah mundur dari jabatan Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) pada hari ini, Rabu (09/03).

Kiai Miftah begitu panggilan akrab beliau menyatakan telah mengirimkan surat pengunduran diri dari jabatan Ketua Umum MUI.

Beliau dikabarkan ingin fokus menjadi Rais Aam Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU).

Hal itu disampaikan oleh Kiai Miftah saat memberikan pengarahan dalam Rapat Gabungan Syuriyah-Tanfidziyah PBNU di Kampus Unusia Parung, Bogor, Jawa Barat Rabu (9/3/2022) sore.

“Di saat ahlul halli wal aqdi (Ahwa) Muktamar ke-34 NU menyetujui penetapan saya sebagai Rais Aam, ada usulan agar saya tidak merangkap jabatan. Saya langsung menjawab sami’na wa atha’na (kami dengarkan dan kami patuhi). Jawaban itu bukan karena ada usulan tersebut, apalagi tekanan,” ujar KH Miftachul Akhyar dikutip dari situs resmi NU Online, Rabu (9/3/2022).

Baca juga
Ferdy Sambo Disebut Masih Jabat Kasatgassus, Polri Belum Mau Bersikap

Wakil Rais Aam PBNU 2015-2020 itu lalu menceritakan proses pemilihan dirinya menjadi Ketua Umum MUI pada akhir November 2020 lalu.

Hampir dua tahun sebelumnya, kata Kiai Miftah, dirinya diyakinkan untuk bersedia jadi Ketua Umum MUI.

“Semula saya keberatan, tapi kemudian saya takut menjadi orang pertama yang berbuat ‘bid’ah’ di dalam NU. Karena selama ini Rais Aam PBNU selalu menjabat Ketua Umum MUI,” ujarnya.

Saat ini, Kiai Miftah menambahkan, dirinya merasa ‘bid’ah’ itu sudah tidak ada lagi. Bid’ah karena ia menjabat dua jabatan, yakni Ketum MUI dan Rais Aam PBNU.

Jadi dirinya berkomitmen untuk merealisasikan janji di hadapan Majelis ahlul halli wal aqdi dengan mengajukan pengunduran diri dari jabatan Ketua Umum MUI.

Tinggalkan Komentar