Senin, 23 Mei 2022
22 Syawal 1443

Ingin Lepas dari Utang Gede, Waskita Lego Tol, Apertemen Hingga Tanah

Ingin Lepas dari Utang Gede, Waskita Lego Tol, Apertemen Hingga Tanah

Terlilit utang gede, PT Waskita Karya (Persero) Tbk ancang-ancang jual aset. Mulai jalan tol, apartemen hingga tanah. Mudah-mudahan harganya bagus.

Saat ini, utang dari emiten konstruksi pelat merah bersandi WSKT ini, ditaksir mencapai Rp90 triliun. Mau tak mau, BUMN karya ini harus jual aset. Masalahnya memang utang Waskita Karya terlanjur gede. “Properti yang ditawarkan terdiri dari apartemen, commercial area dan lahan kosong (landbank) berada di Tangerang Selatan, Surabaya dan Bali dengan lokasi yang strategis serta memiliki konsep produk unggulan,” kata SVP Corporate Secretary Waskita, Ratna Ningrum, Jakarta, dikutip Jumat (21/1/2022).

Baca juga
Harga Migor Naik 22,5 Persen, KPPU Curiga tak Wajar

Menurut dia Waskita menyertakan lima persediaan properti milik amak usahanya, yakni Waskita Karya Realty. Rencananya bakal dilepas secara bulk, baik dalam bentuk klaster maupun sebagian berdiri sendiri (standalone).

Penjualan aset akan dilakukan minggu pertama Februari 2022 yang akan diumumkan pada media cetak dan digital serta laman resmi Danareksa www.danareksa.co.id.

Kerja sama dengan Danareksa memberikan peluang bagi para investor untuk mengakuisisi persediaan properti yang dimiliki, dikendalikan, dan dikelola oleh BUMN Konstruksi melalui mekanisme penjualan persediaan properti (monetisasi aset). “Bagi nvestor yang berminat dapat melakukan registrasi, dilanjutkan dengan mengikuti sesi investor gathering pada minggu kedua Februari 2022,” kata Ratna.

Baca juga
195.453 Kendaraan Sudah Mulai Kembali ke Jabodetabek pada H+1

Dia mengatakan, hasil dari program ini nantinya akan digunakan untuk pendanaan investasi lainnya di 2022. Lewat Waskita Karya Realty, memiliki sejumlah portofolio investasi yang masih berjalan, dan yang akan dikembangkan. Perseroan sangat optimis akan kinerja 2022. Berkaca pada laba bersih perusahaan BUMN semester I-2021 yang mencapai Rp26 triliun. Meroket ketimbang semester I-2020, laba bersih hanya Rp6 triliun.

 

Tinggalkan Komentar