Minggu, 03 Juli 2022
04 Dzul Hijjah 1443

Ini Cara Bea Cukai Pastikan Barang Ilegal Hasil Penindakan Tidak Disalahgunakan

Kamis, 16 Jun 2022 - 18:28 WIB
Penulis : inilah
Editor : editorial inilah
Ini Cara Bea Cukai Pastikan Barang Ilegal Hasil Penindakan Tidak Disalahgunakan
Ini Cara Bea Cukai Pastikan Barang Ilegal Hasil Penindakan Tidak Disalahgunakan

Salah satu cara untuk memastikan barang hasil penindakan yang ditegah oleh Bea Cukai tidak disalahgunakan adalah dengan memusnahkannya.

Hal ini juga dilakukan sebagai bentuk akuntabilitas pelaksanaan tugas Bea Cukai selaku community protector dalam hal menghilangkan nilai guna barang ilegal yang berpotensi membahayakan masyarakat.

Pemusnahan atas barang ilegal kali ini dilakukan oleh Bea Cukai Tual dan Bea Cukai Banjarmasin. Di wilayah Maluku, Bea Cukai Tual memusnahkan barang hasil penindakan periode 2018-2021 yaitu 205.800 batang sigaret kretek mesin, 58.132 batang sigaret kretek tangan, 9.294 gram tembakau iris, dan 1.980 mL hasil pengolahan tembakau lainnya.

Baca juga
Bea Cukai Beri Asistensi Pelaku Usaha Lewat Program CVC

Sementara itu di Kalimantan Selatan, Bea Cukai Bajarmasin melakukan pemusnahan terhadap 942.448 rokok ilegal, 1.603 liter minuman keras, dan 351 paket barang kiriman pos yang tidak memenuhi ketentuan lartas dan tidak diurus oleh penerimanya.

Kepala Subdirektorat Hubungan Masyarakat dan Penyuluhan Bea Cukai, Hatta Wardhana menyatakan, untuk memastikan barang-barang tersebut tidak dapat lagi digunakan, Bea Cukai melakukan pemusnahan lewat beberapa metode, “antara lain dengan dibakar, dirusak dengan mesin pemotong, digilas dengan menggunakan kendaraan berat, dan ditimbun di dalam tanah,” ujar Hatta.

Lewat pemusnahan yang dilakukan secara rutin oleh unit-unit vertikal Bea Cukai menjadi bukti bahwa Bea Cukai akan terus melakukan pengawasan terhadap barang larangan dan batasan yang beredar dan masuk ke wilayah Indonesia. Bea Cukai terus berkomitmen untuk melakukan pengawasan terhadap masuknya barang-barang yang membahayakan keamanan negara, merusak kesehatan dan meresahkan masyarakat, serta barang yang tidak memenuhi standar.

Tinggalkan Komentar