Rabu, 08 Februari 2023
17 Rajab 1444

Ini Dampak Jangka Panjang Jika Mengabaikan Mobil yang Sempat Terkena Banjir

Minggu, 23 Okt 2022 - 07:58 WIB
Dampak Mobil Banjir
(ist)

Pemilik kendaraan disarankan segera memeriksa kondisi mobil yang sempat terkena banjir meski kondisinya tidak rusak, atau tidak sampai terendam ke bagian mesin.

Apabila Anda mengabaikan pemeriksaan mobil tersebut, maka terdapat sejumlah dampak jangka panjang yang mengganggu bahkan merusak mobil.

Berikut ulasannya menurut siaran pers Auto2000 yang dikutip Inilah.com, Minggu (23/10/2022):

– Aroma tidak sedap di dalam kabin

Air banjir bisa masuk ke dalam kabin melalui lubang di bawah dek atau melalui celah pintu yang karetnya mulai getas. Jangan lupa, tekanan air banjir sangat kuat sehingga dapat masuk lewat celah sangat kecil.

Masalahnya, air bekas banjir pasti kotor dan bau. Akibatnya aroma tidak sedap akibat banjir tersebut menetap di dalam mobil dan membuat perjalanan terasa tidak nyaman.

– Merusak sistem kelistrikan

Bagian kelistrikan sangat rentan saat mobil terendam banjir, apalagi dalam waktu yang lama dan tidak terdeteksi. Ketika mobil terendam atau melewati jalan banjir, sistem kelistrikan masih berfungsi dengan baik.

Baca juga
BMKG: Hari Ini, Potensi Hujan Ringan dari Aceh sampai Papua

Namun seiring waktu, air bisa masuk ke dalam celah sambungan kabel atau konektor kelistrikan dan membuatnya rusak. Sangat berbahaya jika air kotor berhasil menjangkau area sensitif seperti ECU (Electronic Control Unit) atau sekering.

– Karat pada bodi mobil

Salah satu alasan Anda disarankan untuk mencuci mobil setelah terkena hujan atau banjir adalah untuk membersihkan bodi mobil dari kotoran yang dapat memicu karat.

Khususnya yang patut diwaspadai adalah kolong mobil dan area spatbor. Termasuk celah antar panel bodi mobil sebagai tempat bersembunyinya air kotor yang dapat membuat bodi mobil berkarat.

“Tekanan air saat mobil melewati genangan air yang tinggi dan membawa endapan kotoran tidak bisa dianggap remeh karena sanggup merusak komponen mobil dalam jangka waktu panjang kalau diabaikan. Selain membuat penumpang tidak nyaman, ada potensi masalah besar seperti rem blong atau mobil diserang karat,” papar Aftersales Business Division Head Auto2000 Nur Imansyah Tara.

Baca juga
Piaggio Indonesia Perkuat Jaringan Diler Premium Motoplex 4 Brand

– Masalah pada rem

Komponen rem mobil sangat rentan rusak akibat banjir karena bersentuhan langsung dengan air yang mengandung endapan lumpur. Karat yang menyerang komponen mekanikal rem seperti cakram atau teromol rem bisa membuat rem mobil berderit bahkan mengalami gagal bekerja kalau semakin parah.

Air yang menyelinap ke dalam reservoir minyak rem juga mampu merusak kinerja rem mobil. Berbahaya andai rem mobil tiba-tiba blong akibat dirusak oleh air bekas banjir.

– Oli tercampur air

Meski mesin mobil tetap dapat beroperasi normal setelah terkena banjir, bukan berarti tidak ada potensi masalah. Air tetap sanggup masuk ke dalam ruang mesin dan bercampur dengan oli mesin. Prosesnya bisa berlangsung cepat atau lama, tergantung volume air yang berhasil masuk.

Baca juga
Banjir Terjang Afrika Selatan, 443 Orang Tewas

Periksa kondisi oli mesin lewat dipstick setelah mobil terendam banjir, esok harinya, dan satu minggu setelahnya. Segera kuras oli mesin ketika warnanya berubah menjadi cokelat susu.

Tinggalkan Komentar