Jumat, 27 Mei 2022
26 Syawal 1443

Ini Identitas 13 Korban Tewas Kecelakaan Bus di Bukit Bego

Kecelakaan bus Bukit Bego
Kecelakaan bus di Bukit Bego, 13 penumpang tewas

Polisi telah mengantongi identitas 13 penumpang bus pariwisata yang mengalami kecelakaan di Bukit Bego, Pedukuhan Kedungbuweng, Desa Wukirsari, Kecamatan Imogiri, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta.

Kapolres Bantul AKBP Ihsan mengatakan bus bernopol AD 1507 EH itu mengangkut wisatawan asal Sukoharjo, Jawa Tengah. Dari 47 penumpang, 34 orang selamat namun mengalami luka-luka dan 13 penumpang lainnya meninggal dunia.

“Para korban meninggal dunia akan diantarkan ke rumahnya di Sukoharjo,” katanya, Minggu (6/2/2022).

Saat ini jenazah 13 penumpang itu masih berada di tiga rumah sakit yakni,
Di RS PKU Muhammadiyah Bantul sebanyak lima jenazah:
1. Ferianto (38) alamat Kadipiro, Solo
2. Sella (20) alamat Mulyadi Kedungrejo, Sukoharjo
3. Puji (45) alamat Mulyadi Kedungrejo, Sukoharjo
4. Rifan (10) alamat Mulyadi Kedungrejo, Sukoharjo
5. Larmin (45) alamat Mulyadi Kedungrejo, Sukoharjo

Baca juga
Sosiolog: Politisi Eksploitasi Kemiskinan Lewat Bansos saat Ramadan

Di RS Panembahan Senopati Bantul sebanyak tujuh jenazah:
1. Sri wahyudi (55) alamat Mranggen, Polokoerto Sukoharjo
2. Iswanti alamat Mranggen, Polokoerto Sukoharjo
3. Ny sumitro alamat Mranggen, Polokoerto Sukoharjo
4. Sumarno alamat Mranggen, Polokoerto Sukoharjo
5. Afiyana (13) alamat Mranggen, Polokoerto Sukoharjo
6. Sarsini alamat Mranggen, Polokoerto Sukoharjo
7. Sugiyono alamat Mranggen, Polokoerto Sukoharjo

Dan satu jenazah di RS Nur Hidayah yakni Paryono alias Kasinem warga Kedungrejo, Mranggeng, Sukoharjo.

Sebelumnya, bus pariwisata mengalami kecelakaan di ruas Jl Imogiri-Dlingo tepatnya di Bukit Bego. Bus ‘Gandos Abadi’ itu hendak mengantarkan wisatawan ke Tebing Breksi Sleman, Hutan Pinus Bantul dan terakhir Pantai Parangtritis Bantul.

Baca juga
Viral Bupati Jember Nyanyi di Hajatan Ponakan, Satgas Covid Turun Tangan

Setelah dari Tebing Breksi, bus menuju Hutan Pinus, dan saat menanjak Bukit Bego, bus sempat tidak kuat sehingga penumpang sebagian turun.

Selanjutnya kendaraan bisa menanjak perlahan dan kemudian penumpang kembali naik ke dalam bus. Namun saat jalanan menurun, tiba-tiba bus mengalami oleng hingga akhirnya menabrak tebing di sisi kanan.

Berdasarkan keterangan saksi atau penumpang yang selamat, melihat sopir bus panik sambil memainkan persneling gigi kendaraan, sehingga ada indikasi pengereman tidak berfungsi saat jalanan menurun.

Akibatnya kecelakaan tak bisa terhindarkan, bagian depan dan samping kanan bus mengalami ringsek hingga akhirnya 13 penumpang meninggal dunia.

Tinggalkan Komentar