Senin, 23 Mei 2022
22 Syawal 1443

Ini Makanan yang Pantang Dikonsumsi saat Sahur dan Berbuka Puasa

Berbuka Puasa (Foto iStock)- inilah.com
Berbuka Puasa (Foto iStock)

Terkadang saat menjalani ibadah puasa kala kita kurang memperhatikan menu berbuka puasa dan sahur. Padahal tidak semua jenis makanan atau minuman baik dikonsumsi saat berbuka puasa. Karena itu, dalam kondisi perut kosong setelah berpuasa seharian, orang-orang dianjurkan untuk tidak makan secara sembarangan ketika berbuka.

Makanan gorengan termasuk salah satu santapan yang perlu Anda hindari selama berbuka puasa dan sahur selama Ramadan demi kenyamanan lambung Anda, menurut Pakar Gizi Klinik dari Rumah Sakit Ciptomangunkusumo Dr. dr Fiastuti Witjaksono MSc, MS, Sp.GK.

“Gorengan sebaiknya tidak dikonsumsi supaya lambung tidak merasa kurang nyaman. Lambungnya tidak enak, pengosongan lambung jadi lebih lambat,” kata dia yang tergabung dalam Perhimpunan Dokter Spesialis Gizi Klinik Indonesia itu dalam sebuah webinar kesehatan, dikutip Senin (04/04/2022).

Baca juga
Memaknai Keberkahan Ramadan (- 01)

Selain gorengan, makanan berlemak tinggi juga perlu Anda hindari karena dapat mengganggu lambung, lalu makanan yang dapat merangsang asam lambung atau merusak lambung seperti makanan pedas, asam sebaiknya dikurangi terutama diawal-awal puasa.

“Kalau sudah beberapa hari, biasanya saluran cerna sudah beradaptasi, bisa kembali menerima makanan biasa,” kata Fiastuti.

Sarankan Minuman Bersoda

Fia juga menyarankan Anda menghindari makanan-makanan yang menghasilkan gas seperti makanan berlemak, minuman bersoda, sayuran tertentu semisal kol dan sawi karena menghasilkan gas di lambung sehingga menimbulkan rasa tidak nyaman, kemudian buah-buah tertentu seperti nangka dan pisang ambon.

Anda pun sebaiknya menghindari makanan atau minuman yang merangsang keluarnya asam lambung seperti kopi, minuman beralkohol dan jeruk yang sangat asam.

Baca juga
DMI Resmi Pecat Arief Rosyid

“(Hal ini dilakukan) supaya puasa menghasilkan luaran yang lebih sehat tanpa dibebani beberapa kondisi yang ganggu lambung,” tutur Fiastuti.

Kemudian, demi meningkatkan daya tahah tubuh selama pandemi, hindari sahur semata teh manis.

Perlu  juga asupan makanan lengkap semisal mencakup protein seperti ikan, ayam, daging, tahu, tempe, susu serta sayur dan buah.

Untuk menjaga rasa kenyang lebih lama sehingga tidak mudah lapar saat berpuasa.

Hindari Lemuk Jenuh

Bagi pengidap diabetes misalnya, sebaiknya berbuka puasalah dengan makanan manis cukup sekali supaya kadar gula darah optimal saja.

Setelah itu jangan makan manis lagi.

Baca juga
Kominfo Terbitkan Buku Saku Digital Penyelenggaraan Mudik

Apabila Anda memiliki penyakit hipertensi, kurangi makanan yang terlalu asin.

Kemudian bila kadar kolesterol Anda tinggi maka hindari kulit ayam dan gorengan.

Terakhir, selama berpuasa untuk mencegah dehidrasi, Anda harus cukup minum yakni sekitar 6-8 gelas per hari.

“Cairan bisa air putih, bisa kombinasi dengan susu,” demikian pesan Fiastuti.

Tinggalkan Komentar