Minggu, 04 Desember 2022
10 Jumadil Awwal 1444

Ini Strategi Mendag Zulhas Kerek Harga TBS Hingga di Atas Rp2.000/Kg

Kamis, 11 Agu 2022 - 19:47 WIB
Ini Strategi Mendag Zulhas Kerek Harga TBS Hingga di Atas Rp2.000/Kg
Mendag Zulhas saat memimpin kegiatan pengiriman minyak goreng kemasan sederhana ke wilayah timur Indonesia di Pelabuhan Tanjung Priok/ Foto: Agus Priatna-inilah.com

Menteri Perdagangan atau Mendag Zulkifli Hasan (Zulhas) mengatakan pihaknya akan melakukan upaya untuk menaikkan harga Tandan Buah Segar atau TBS ke harga Rp2.000 per Kilogram.

Hal ini sesuai dengan perintah dari Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang menginstruksikan kepada kemendag untuk mengambil langkah guna menaikkan harga TBS.

Zulhas menjelaskan pihaknya akan melakukan beberapa hal agar harga TBS tersebut terdongkrak naik. Salah satunya dengan menghilangkan pungutan ekspor sebesar US$ 200 perton.

“Maka karena pajak enggak dipungut otomatis akan naik Rp600 per kilogram,” kata Zulhas saat memimpin kegiatan pengiriman minyak goreng kemasan di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, Kamis (11/8/2022).

Zulhas menyebutkan jika selama ini pabrik membeli TBS ke petani kelapa sawit (PKS) dengan harga Rp1.250 per kilogram. Namun dengan kebijakan yang baru ini membuat harga naik Rp600 per kilogram, yang berarti menjadi Rp1.850 per kilogram.

Baca juga
Blusukan ke Pasar, Mendag Zulhas Serap Keluhan Pedagang Soal Lonjakan Harga Bahan Pokok

Selain itu, pihaknya juga mengubah basis penghitungan yang awalnya pada setiap bulan menjadi setiap dua pekan.

“Agar dia menjadi di atas Rp2.000 per kilogram, kita juga melakukan frekuensi perhitungannya. Basisnya dulu sebulanan sekarang dua mingguan,” katanya.

Zulhas Sebut Harga TBS Sudah Mulai Naik

Kemudian, strategi ketiga adalah menurunkan biaya keluar yang sebelum mencapai US$258 per ton, sekarang hanya dibayar US$52. Artinya, ada pajak yang tidak pungut US$236 yang akan membuat harga TBS kembali naik Rp640 per kilogram. “Maka, semestinya TBS itu sudah Rp2.490 per kilogram,” kata Zulhas.

Dia mengatakan harga TBS di sebagian besar daerah di Pulau Sumatra sudah berada di atas angka Rp2.000 per kilogram. Seperti di Jambi yang mencapai Rp2.034 per kilogram dan Riau sebesar Rp2.138 per kilogram.

Baca juga
Ketum PAN Tolak Isu Pembubaran MUI

Strategi terakhir yang akan pemerintah lakukan yakni dengan mempercepat kegiatan ekspor minyak sawit mentah yang penuh di banyak tangki pabrik kelapa sawit.

Zulhas menjelaskan tujuh persen minyak sawit mentah untuk dalam negeri yang mencapai 3,4 juta liter boleh dikirim ke luar negeri. Pemerintah saat ini telah menaikkan alokasi ekspor menjadi 13,5 kali yang targetnya bisa ekspor empat juta ton minyak sawit mentah.

“Jadi dengan itu kalau semua berjalan lancar mudah-mudahan 15 Agustus dan 31 Agustus, dua mingguan itu seluruh harga tadi sudah sesuai dengan apa yang kita harapkan,” pungkasnya.

Tinggalkan Komentar