Rabu, 18 Mei 2022
17 Syawal 1443

Inilah Perkembangan Pasar Keuangan yang Jadi Perhatian Investor

Pasar Keuangan - inilah.com
Foto: Istockphoto.com

Sebagai bahan pertimbangan dalam mengambil keputusan investasi dan bisnis, para pelaku pasar dan investor di pasar keuangan perlu mengetahui berbagai perkembangan terkini berbagai data keuangan.

Perkembagan dimaksud berasal dari bursa saham, nilai tukar mata uang, harga berbagai komoditas, berita-berita dalam dan luar negeri. Sebab, semua itu tentu dapat memengaruhi positif-negatifnya sentimen pasar.

Dikutip dari berbagai sumber berikut perkembangan dimaksud:

DJIA -313.26 -0.89% 34715

NASDAQ -186.2 -1.30% 14340

GOLD -1.8 -0.1% 1839.2 (IDR824,220)

OIL -0.18 -0.21% 86.29

COAL (Feb’22/Newcastle) -8.15 -3.80% 206.10

NICKEL +87.50 +3.79% 24030.50

TIN +604.60 +1.43% 42890

CPO (Feb’22) +48 +0.90% 5401

EIDO +0.16 +0.69% 23.24

US 10yr -0.011 -0.57% 1.816%

US 2yr +0.0140 +1.39% 1.0392%

INDO 10yr +0.087 +1.35% 6.509%

VIX +1.74 +7.30% 25.59

IDR (Spot) 14,340.50

Baca juga
BI: Hilirisasi Sumber Daya Mineral Perkuat Struktur Ekonomi

Data per 20 Januari 2022 kecuali dinyatakan sebaliknya.

Opini Pasar

Hendry Andrean, analis riset OCBC Sekuritas mengatakan, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) secara teknikal menunjukkan tren bearish di mana white candle menunjukkan volume yang rendah sementara indikator William %R masih terlihat netral. Resistance IHSG berada di 6.648 dan support di 6.580.

Berita-berita Dalam Negeri

  1. Indonesia mencatat sebanyak 2.116 kasus baru COVID-19, Kamis (20/1/2022). Total kasus aktif kini sebanyak 12.328. DKI menyumbang jumlah kasus terbanyak dengan total 1.155. Disusul oleh Jawa Barat dengan total 401 kasus, kemudian Banten dengan total 276 kasus.
  2. Pemerintah mengincar dana masyarakat golongan menengah ke atas melalui kebijakan insentif Pajak Pertambahan Nilai (PPn) di sektor properti dan otomotif. Tujuannya untuk mendorong multiplier effect bagi pemulihan ekonomi. Demikian disampaikan Kepala Badan Kebijakan Fiskal Kementerian Keuangan Febrio Kacaribu. “Logika dari kebijakan yang dikeluarkan pemerintah tersebut memang sangat baik,” ungkap Febrio dalam keterangannya di Jakarta, Kamis (20/1/2022).
  3. Umumkan rencana tapering, bank Indonesia bakal tarik likuiditas dari perbankan Rp200 triliun tahun ini denga melakukan normalisasi kebijakan moneter. Normalisasi tersebut dengan menaikkan giro wajib minimum (GWM) mulai Maret 2022, kenaikan GWM akan dilakukan secara bertahap hingga kuartal III/2022. BI memperkirakan dengan kebijakan normalisasi GWM, rasio AL/DPK perbankan akan mengalami penurunan hingga menjadi sekitar 30%, dibandingkan posisi Desember 2021 dilevel 35,12%.
Baca juga
Wall Street Street Semringah dengan Kejatuhan Harga Minyak

Berita-berita Luar Negeri

  1. Wall Street kembali melemah tajam pada akhir perdagangan Kamis atau Jumat (21/1/2022) pagi WIB. Pasar melakukan aksi jual berlanjut di akhir sesi setelah investor mempertimbangkan apakah ekuitas sudah relatif murah dengan kinerja keuangan yang sudah dirilis di sektor teknologi. Indeks Nasdaq pun jatuh ke wilayah koreksi. Indeks Dow Jones Industrial Average terpuruk 313,26 poin atau 0,89 persen, menjadi menetap di 34.715,39 poin.
  2. Menteri Keuangan Amerika Serikat Janet Yellen mengatakan pada Kamis (20/1/2022) bahwa dia yakin Federal Reserve dan pemerintahan Biden akan mengambil langkah-langkah yang diperlukan untuk menurunkan inflasi selama tahun ini, asalkan pandemi COVID-19 dikendalikan. “Inflasi naik lebih besar dari yang diperkirakan sebagian besar ekonom, termasuk saya, dan tentu saja tanggung jawab kami dengan The Fed untuk mengatasi itu. Dan kami akan melakukannya,” kata Yellen kepada CNBC dalam wawancara langsung.
Baca juga
MR Realty Apresiasi Torehan Para Pemasar Properti

Data Ekonomi yang akan Dirilis

21 Jan : Retail Sales (MoM) (Dec) 🇬🇧

Tinggalkan Komentar