Senin, 08 Agustus 2022
10 Muharram 1444

Inilah Perkembangan Pasar Keuangan yang Perlu Dicermati Investor

Jumat, 14 Jan 2022 - 08:06 WIB
Penulis : Ahmad Munjin
Whatsapp Image 2021 12 24 At 13.34.34 - inilah.com
Whatsapp Image 2021 12 24 At 13.34.34

Sebagai bahan pertimbangan dalam mengambil keputusan investasi dan bisnis, para pelaku pasar dan investor di pasar keuangan perlu mengetahui berbagai perkembangan terkini berbagai data keuangan.

Perkembagan dimaksud berasal dari bursa saham, nilai tukar mata uang, harga berbagai komoditas, berita-berita dalam dan luar negeri. Sebab, semua itu tentu dapat memengaruhi positif-negatifnya sentimen pasar.

Dikutip dari berbagai sumber berikut perkembangan dimaksud:

lHSG +11.29 +0.17%6658.36

LQ45 +6.66 +0.70%950.59

DJIA -176.70 -0.49% 36114

NASDAQ -381.5 -2.51% 14807

GOLD -4.7 -0.26% 1822.10 (IDR813,940)

OIL -1.13 -1.36% 81.62

COAL (Feb’22/Newcastle) +16.55 +9.56% 189.70

NICKEL +132.50 +0.60% 22196.50

TIN +953 +2.36% 41402

CPO (Feb’22) +52 +0.99% 5292

EIDO -0.07 -0.30% 23.45

US 10yr -0.019 -1.11% 1.706%

US 2yr -0.0100 -1.10% 0.8970%

INDO 10yr +0.0010 +0.015% 6.6461%

VIX +2.69 +1.527% 20.31

IDR (Spot) 14,294.50

Data per 13 Januari 2022 kecuali dinyatakan sebaliknya.

Baca juga
Kenaikan Harga Minyak Buat Wall Street Jatuh

Berita-berita dalam Negeri

  1. Pemerintah akan melelang Surat Utang Negara (SUN) dalam rupiah. Targetnya Rp25 triliun-Rp37,5 triliun untuk memenuhi target APBN 2022. Berdasarkan keterangan resmi Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko Kementerian Keuangan (DJPPR Kemenkeu) di Jakarta, Kamis (13/1/2022), lelang SUN tersebut akan dilakukan pada Selasa, 18 Januari 2022, yang dibuka pukul 09.00 WIB dan ditutup pukul 11.00 WIB, sementara setelmen dilakukan pada Kamis (20/1/2022).
  2. Deputi Bidang Pertambangan dan Investasi Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman, Septian Hario Seto membenarkan bahwa saat ini pemerintah sedang mengkaji pungutan pajak ekspor untuk sejumlah produk nikel yakni nikel pig iron dan feronikel. Namun, pihaknya belum bisa menjelaskan lebih rinci bagaimana gambaran pungutan ekspor ini nantinya.

Berita-berita Global

  1. Sejumlah pejabat Federal Reserve membicarakan tentang kemungkinan inflasi dan kenaikan suku bunga. Indeks utama Wall Street pun pada perdagangan Kamis atau Jumat (14/1/2022) pagi WIB ditutup lebih rendah. Pelaku pasar melakukan aksi ambil untung pada saham-saham sektor teknologi. Indeks Dow Jones Industrial Average turun 176,7 poin, atau 0,49 persen, menjadi 36.113,62, S&P 500 (.SPX) merosot 67,32 poin, atau 1,42 persen, menjadi 4.659,03 dan Nasdaq Composite (.IXIC) turun 381,58 poin menjadi 14.806,81 poin.
  2. Harga minyak mentah di pasar New York Mercantile Éxchange ditutup turun tipis pada hari Kamis (Jumat pagi, WIB) karena investor mengambil keuntungan setelah dua hari naik di tengah kekhawatiran kenaikan suku bunga AS yang agresif. Harga minyak mentah berjangka West Texas Intermediate (WTI) AS turun 52 sen, atau 0,6 persen, pada 82,12 dolar AS per barel, setelah sempat naik 5,6 persen selama dua hari sebelumnya. Sementara harga minyak mentah berjangka Brent turun 20 sen, atau 0,2 persen, menjadi 84,47 dolar AS per barel setelah pada perdagangan Selasa dan Rabu naik 4,7 persen.
Baca juga
Waduh! Rupiah Keok dan Tembus Level Psikologis Rp15 Ribu per Dolar AS

Opini Pasar

Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan Jumat (14/1/2022) diperkirakan melaju dalam ksiaran support 6.610 dan resistance 6.705. Sementara itu, nilai tukar rupiah diprediksi berada dalam kisasran 14.240-14.380 per dolar AS.

Jadwal Rilis Data Ekonomi

14 Jan : Survey Kegiatan Usaha & PMI-BI

14 Jan : GDP GB (MoM)

14 Jan : Penjualan Retail AS (MoM) (Dec)

 

 

Tinggalkan Komentar