Senin, 30 Januari 2023
08 Rajab 1444

Inilah Profil Orang Tua Erina, Gudono dan Sophie Calon Besan Presiden Jokowi

Senin, 05 Des 2022 - 06:10 WIB
Erina Sofia Gudono
Erina Sofia Gudono bersama Ibundanya Sophie. Erina akan melangsungkan pernikahan dengan putra Presiden Joko Widodo, Kaesang Pangarep di Yogyakarta pada Minggu (10/12/2022). (Foto: Medsos Erina Gudono)

Persiapan pernikahan anak Presiden Joko Widodo, Kaesang Pangarep dengan Erina Sofia Gudono terus dilakukan. Panitia sudah melakukan dekorasi sejak Sabtu (3/12/2022) di sekitar kediaman rumah Erina yang berada di Purwosari, Mlati, Sleman, Daerah Istimewa Yoyakarta.

Rencananya di rumah Erina ini digunakan untuk prosesi pernikahan pada Kamis (8/12/2022). Sehari kemudian akan dilaksanakan prosesi siraman. Selajutnya pada Minggu (10/12/2022) pukul 12.30 WIB akan digelar akad nikah yang dilangsungkan di Pendopo Agung Royal Ambarrukmo Hotel di Sleman Yogyakarta.

Persiapan pernikahan ini menjadi perhatian publik. Lantas siapa nama calon besan Presiden Jokowi atau orang tua dari Erina Gudono ini?

Bagi warga setempat, tidak sulit menemukan rumah Erina Gudono ini. Berada di perkampungan di Jalan Kaliurang, di mana banyak rumah-rumah milik dosen di sana. Rumah Erina bergaya klasik sehingga mudah dikenali.

“Banyak rumah dosen di sini, tapi bukan perumahan dosen. Rumah Erina yang magrong-magrong (besar) dibanding yang lainnya, ” kata Wiyono, warga setempat saat ditemui Inilah.com, Minggu (4/12/2022).

Baca juga
Inilah Alasan Anies Baswedan Temui Jenderal Andika Hingga Habieb Rizieq

Ayah Erina, Gudono adalah seorang dosen di UGM. Lebih lebih tepatnya seorang profesor atau Guru Besar Fakultas Ekonomika dan Bisnis di Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta.

Ayah Erina, Profesor Gudono
Ayah Erina, Profesor Gudono, wafat di Jakarta pada Jumat (22/7/2016). Gudono meninggal di usia 54 tahun. (Foto: Dok. Arsip)

Semasa bertugas di UGM, Gudono sudah banyak mengemban jabatan penting. Antara lain sebagai Wakil Rektor Bidang Administrasi dan Pengembangan SDM UGM periode 2002-2004, Pejabat Struktural Eselon IIIA di BPK RI periode 2006-2010, Ketua Pengelola Program Magister Akuntansi (MAKSI) FEB UGM periode 2013-2015, dan Ketua Program Sarjana Akuntansi FEB UGM periode 2016.

Sosok Gudono dikenal sangat gigih dalam mengenyam pendidikan. Gudono menempuh pendidikan sarjana di Fakultas Ekonomika dan Bisnis UGM. Setelah lulus, langsung melanjutkan pendidikan luar negeri, Amerika Serikat.

Gudono meraih gelar Master di Murray State University di Kentucky, Amerika. Kemudian memutuskan melanjutkan pendidikan di Temple University di Pensylvania untuk meraih gelar Doktoral.

Kegigihan di dunia pendidikan ini membuat Gudono meraih banyak penghargaan. Pada 1 Desember 2011 mendapatkan jabatan Guru Besar dari UGM. Pada 2013 meraih Satyalancana Karya Satya XX dari Presiden Susilo Bambang Yudhoyono waktu itu. Pada tahun yang sama dianugerahi Satyalancana Kesetiaan 25 tahun dari UGM.

Baca juga
LPSK Kawal Ketat Bharada E dari Rutan ke Rumah Dinas Ferdy Sambo

Meninggal 22 Juli 2016

Gudono wafat pada Jumat (22/7/2016) pukul 23.55 WIB di apartemen pribadi miliknya di kawasan Kelapa Gading, Jakarta Utara. Profesor Gudono meninggal di usia 54 tahun.

Jenazah dari Jakarta diterbangkan ke Yogyakarta untuk dimakamkan. Sebelum dimakamkan, jenazah terlebih dahulu disemayamkan di Balairung UGM. Selanjutnya, pada Sabtu (23/7/ 2016) jenazah Gudono dimakamkan di pemakaman Ngablak, Purwosari, Sleman, Yogyakarta bersebelahan dengan makam ibunda almarhum.

Gudono meninggalkan seorang istri dan empat anak, salah satunya Erina. Bagaimana dengan sosok Sophie, Ibunda Erina?

Sejumlah warga setempat menyebutkan, Sophie merupakan sosok yang sederhana. Dalam kehidupan sehari-hari, Sophie memiliki beberapa bisnis butik di Yogyakarta.

Erina menyebut sosok ibunya merupakan perempuan yang ulet. Hal itu terungkap saat Erina mengunggah potret momen wisuda bersama ibunya di Instagram pada 2018.

Baca juga
Wall Street Ditutup Naik Moderat setelah Inflasi AS Berada di Level Tertinggi dalam Beberapa Dekade

Erina menulis di postingannya, “Alhamdulillah, terimakasih mama yg membesarkan aku walaupun harus berdiri sendiri, untuk papa yg sepanjang hidupnya menginspirasi dan doanya selalu menyertai, dan untuk semua keluarga yang cintanya selalu membersamai.”

Wisuda ini bukan pencapaian tapi gerbang untuk dunia yg lebih besar.”

Yg aku tau setelah ini masih harus terus bergerak, hingga kelelahan itu lelah mengikuti dan masih harus terus belajar hingga keletihan belajar itu letih mengejar. InshaaAllah,” tulis Erina Sofia Gudono di akun Instagramnya. (Ridwan Anshori/ Yogyakarta)

Tinggalkan Komentar