Minggu, 26 Juni 2022
26 Dzul Qa'dah 1443

Inilah Saham-saham Pilihan Jumat, 17 Juni 2022

Jumat, 17 Jun 2022 - 07:43 WIB
Penulis : Ahmad Munjin
Inilah Saham-saham Pilihan Jumat, 17 Juni 2022 - inilah.com
Foto: Inilah.com/Didik Setiawan

Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Busa Efek Indonesia (BEI) Jumat (17/6/2022) berpeluang melemah seiring kejatuhan Wall Street, beberapa harga komoditas, dan nilai tukar rupiah. Inilah saham-saham pilihannya.

Kepala riset MNC Sekuritas Edwin Sebayang mengatakan, baru sehari bernafas, Indeks Dow Jones Industrial Average kembali dihajar turun sebesar 2,42%. “Saat ini, Dow Jones sudah berada di bawah level psikologis 30.000 yang notabene adalah level terendah sejak Maret 2020,” katanya dalam ulasan yang rilis di Jakarta, Jumat (17/6/2022) pagi.

Pelemahan itu, menurut dia, seiring mengecewakannya data sektor perumahan AS, yakni data building permits and housing starts. “Angkanya turun ke level terendah sejak Oktober 2021 dan tingginya inflasi di tengah The Fed secara agresif menaikkan suku bunga acuan FFR,” tuturnya.

Lebih jauh ia menjelaskan, akibat tingginya inflasi, saat ini pelaku pasar di Wall mulai memperkirakan The Fed akan menaikkan FFR hingga 4,5% bahkan 5%, lebih tinggi dari proyeksi The Fed saat ini di level 3,5% hingga 4%.

Baca juga
Jumat Berkah: Inilah.com Berbagi 100 Porsi Makan Siang di Masjid An-Nur Cipete

Jika jatuhnya DJIA tersebut dikombinasikan dengan turunnya iShares MSCI Indonesia ETF (EIDO) sebesar 0,09% berpotensi menjadi sentimen negatif bagi  perdagangan di Bursa Indonesia Jumat ini. “Padahal, kemarin IHSG naik 0,62%,” timpal Edwin.

Begitu juga dengan turunnya harga beberapa komoditas, seperti crude palm oil (CPO) yang melemah 1,61% dan nikel sebesar 1,94% di tengah semakin melemahnya nilai tukar rupiah.

“IHSG berpeluang melemah dalam kisaran support 6.959 dan resistance 7.073,” imbuhnya.

Saham-saham Pilihan

Di atas semua itu, ia menyodorkan beberapa saham pilihan sebagai bahan pertimbangan para pemodal. Saham-saham tersebut adalah:

  1. PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) dalam kisaran support 7.200 dan resistance 7.950. Indikator teknikal menunjukkan sinyal buy. Rekomendasi beli di 7.575 dengan target harga di 7.950 dan stop-loss di 7.200.
  2. PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS) dalam kisaran support 1.730 dan resistance 1.910. Indikator teknikal menunjukkan sinyal buy. Rekomendasi beli di 1.820 dengan target harga di 1.910 dan stop-loss di 1.730.
  3. PT Astra International Tbk (ASII) dalam kisaran support 6.500 dan resistance 7.200. Indikator teknikal menunjukkan sinyal strong buy. Rekomendasi beli di 6.850 dengan target harga di 7.200 dan stop-loss di 6.500.
  4. PT Mitra Adiperkasa Tbk (MAPI) dalam kisaran support 860 dan resistance 960. Indikator teknikal menunjukkan sinyal buy. Rekomendasi beli di 910 dengan target harga di 960 dan stop-loss di 860.
  5. PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG) dalam kisaran support 30.975 dan resistance 34.250. Indikator teknikal menunjukkan sinyal netral. Rekomendasi beli di 32.600 dengan target harga di 34.250 dan stop-loss di 30.975.
  6. Rekomendasi beli juga berlaku untuk saham PT Indosat Ooredoo Hutchison Tbk (ISAT), PT Bukit Asam Tbk (PTBA), PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk (CPIN), PT Sarana Menara Nusantara Tbk (TOWR), PT Adaro Minerals Indonesia Tbk (ADMR), dan PT Tower Bersama Infrastructure Tbk (TBIG).
Baca juga
Inggris Umumkan COVID-19 bukan Lagi Pandemi

Disclaimer: Pelajari dengan teliti sebelum membeli atau menjual saham. Inilah.com tidak bertanggung jawab atas keuntungan atau kerugian yang timbul. Keputusan investasi ada di tangan investor.

Tinggalkan Komentar