Rabu, 25 Mei 2022
24 Syawal 1443

Inilah Saham-saham Pilihan Rabu, 23 Februari 2022

Inilah Saham-saham Pilihan Rabu, 23 Februari 2022- inilah.com
Foto: Inilah.com/Didik Setiawan

Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan Rabu (23/2/2022) berpeluang melemah dalam kisaran resistance 6.905 dan support 6.807. Menurut analis, indeks sedang berada dalam tren bearish secara teknikal. Inilah saham-saham pilihannya.

Hendry Andrean, analis riset OCBC Sekuritas mengatakan, bursa saham Australia jatuh pada perdagangan Rabu (23/2/2022) pagi. “Sebab, krisis di sekitar Ukraina meningkat. Sementara pasar di Jepang tutup pada hari Rabu ini untuk liburan,” katanya dalam riset yang rilis di Jakarta, Rabu (23/2/2022) pagi.

Sementara itu, Presiden AS Joe Biden mengatakan pada Selasa bahwa Rusia telah memulai ‘invasi’ ke Ukraina. AS juga mengumumkan sanksi terhadap bank-bank Rusia dan utang negara.

“Pengumuman Biden muncul menyusul persetujuan parlemen Rusia atas permintaan Presiden Vladimir Putin pada hari Selasa untuk menggunakan kekuatan militer di luar perbatasan negara,” ungkap dia.

Semalam di Wall Street, indeks S&P 500 turun 1,01% menjadi 4.304,76. Angka ini lebih dari 10% di bawah rekor dari penutupan 3 Januari 2022 sehingga membuat indeks ini berada di wilayah koreksi.

Baca juga
Dua Wakil Indonesia Siap Bertarung di Final BAC 2022

Begitu juga dengan Dow Jones Industrial Average yang tergelincir 482,57 poin, atau 1,42%, menjadi 33.596,61 dan Nasdaq Composite turun 1,23% menjadi 13.381,52.

Sedangkan sentimen dari dalam negeri dari sektor energi di mana menteri perindustrian akan mempercepat hilirisasi mineral.

Sementara dari ekonomi, BI dan Australian Central Bank meneruskan kerja sama bilateral swap currency.

Arah IHSG Selanjutnya

Menurut Hendry, IHSG berada dalam tren bearish. Hal ini terlihat dari black candle dengan posisi yang lebih rendah dari penutupan. Begitu juga dengan momentum dalam histogramnya yang terlihat melemah.

Secara teknikal, IHSG berpeluang melemah dalam kisaran resistance 6.905 dan support 6.807.

Saham-saham dalam Pantauan

  1. Saham PT Prasidha Aneka Niaga Tbk (PSDN) seiring pemegang saham yang menyetujui rencana divestasi aset perseroan.
  2. PT Bank CIMB Niaga Tbk (BNGA) seiring perseroan yang mengantongi dana pihak ketiga sebesar Rp241,34 triliun.
  3. PT Energi Mega Persada Tbk (ENRG) seiring perseroan yang mengambil alih 49% Blok Sengkang.
Baca juga
Airlangga: Potensi Pendapatan Karbon Rp8 Ribu Triliun dari Hutan, Mangrove dan Gambut

Saham-saham Pilihan

Di atas semua itu, Hendry menyodorkan beberapa saham pilihan sebagai bahan pertimbangan para pemodal. Saham-saham tersebut adalah:

  1. PT Elang Mahkota Teknologi Tbk (EMTK)

Rekomendasi hold. Secara teknikal, white candle dengan volume rendah sementara tren naiknya berpeluang berlanjut apabila harga mampu bertahan di atas 2.030. Resistance berada di 2.230 dan support di 2.030. Masuk di kisaran 1.915-1.925.

  1. PT Bank Jago Tbk (ARTO)

Saham ARTO, reskomendasi speculative buy. Secara teknikal, white candle dengan kenaikan volume transaksi dan membentuk pola golden cross dalam Moving average convergence divergence (MACD)-nya. Resistance berada di 17.300 dan support 15.675. Masuk di kisaran 16.175-16.225.

  1. PT Bank Neo Commerce Tbk (BBYB)
Baca juga
HET Minyak Goreng Dicabut, Polri Kalah Lawan Mafia

Rekomendasi hold. Secara teknikal, black candle dengan pola uptrend MACD. Sementara harga berada dalam tren naik akan terus belanjut apabila mampu bertahan di atas 2.250. Resistance berada di 2.800 dan support di 2.250. Masuk di kisaran 2.250-2.260.

  1. PT Vale Indonesia Tbk (INCO).

Rekomendasi trading buy. Secara teknikal white candle dengan kenaikan volume transaksi dan peningkatan momentum dalam histogramnya. Resistance berada di 5.100 dan support 4.890. Masuk di kisaran 4.950-4.970.

  1. PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk (CPIN) )

Saham CPIN rekomendasi speculative buy. Secara teknikal, white candle dengan peningkatan volume transaksi dan ada potensi membentuk pola golden cross dalam histogramnya. Resistance 6.175 dan support di 5.850. Masuk di kisaran 5.950-6.050.

Disclaimer: Pelajari dengan teliti sebelum membeli atau menjual saham. Inilah.com tidak bertanggung jawab atas keuntungan atau kerugian yang timbul. Keputusan investasi ada di tangan investor.

Tinggalkan Komentar