Selasa, 05 Juli 2022
06 Dzul Hijjah 1443

Inilah Saham-saham Pilihan Senin, 13 Juni 2022

Senin, 13 Jun 2022 - 06:52 WIB
Penulis : Ahmad Munjin
Inilah Saham-saham Pilihan Senin, 13 Juni 2022 - inilah.com
Foto: Inilah.com/Didik Setiawan

Gerak Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Senin (6/6/2022) berpeluang melanjutkan pelemahan seiring kejatuhan di Wall Street dan pelemahan beberapa harga komoditas serta kenaikan imbal hasil obligasi AS. Inilah saham-saham pilihannya.

“Kencangkan sabuk pengaman, IHSG akan melanjutkan pelemahan,” kata Kepala riset MNC Sekuritas Edwin Sebayang dalam ulasan yang rilis Senin (13/6/2022).

Ia menejaskan, selama sepekan lalu, IHSG turun sebesar 1,34% tetapi disertai net buy investor asing sebesar Rp1,31 triliun. “Di awal minggu ini, Senin, nampaknya tekanan jual masih akan betah bercokol di Bursa Indonesia,” ujarnya.

Edwin memperkirakan, IHSG berpotensi turun kembali seiring cukup tajamnya kejatuhan Indeks di Wall Street. Dow Jones Industrial Average (DJIA) turun sebesar 2,73% dan Nasdaq turun lebih tajam sebesar 3,52%.

Potensi tersebut, kata dia, lantaran di luar dugaan inflasi AS bulan Mei justru naik menjadi 8,6%. Ini merupakan level inflasi tertinggi selama 41 tahun terakhir. “Padahal, harapannya inflasi minimal tetap di 8,3% atau turun di bawah level tersebut,” tuturnya.

Baca juga
Menag Yaqut Usulkan Biaya Haji Tahun 2022 Naik Menjadi Rp45 Juta

Hal itu membuat pasar memperkirakan The Fed akan agresif menaikan suku bunga acuan (FFR) sebesar 75 bps dalam FOMC Meeting tanggal 14-15 Juni 2022.

Lebih jauh Edwin menjelaskan, potensi kejatuhan IHSG Senin ini juga berasal dari kembali turunnya iShares MSCI Indonesia ETF (EIDO) sebesar 2,19%. Begitu juga dengan kembali turunnya harga beberapa komoditas.

Harga minyak turun di hari ketiga sebesar 0,85%, batu bara turun lebih tajam di hari ketiga sebesar 4,43%, crude palm oil (CPO) turun lebih tajam di hari ketiga sebesar 4,32%. Nikel kembali turun di hari ketiga sebesar 2,32% serta timah turun sebesar 0,97%.

“Apalagi dengan berlanjutnya kenaikan yield Obligasi AS dan Indonesia tenor 10 tahun,” ucapnya tandas.

Yang perlu jadi perhatian pasar juga adalah pengumuman terkait tarif listrik pagi ini oleh Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral. “IHSG berpeluang melemah dalam kisaran support 6.930 dan resistance 7.099.” papar dia.

Baca juga
Presiden Jokowi Tiba di Abu Dhabi untuk Bertemu Presiden UEA

Saham-saham Pilihan

Di atas semua itu, ia menyodorkan beberapa saham pilihan sebagai bahan pertimbangan para pemodal. Saham-saham tersebut adalah:

  1. PT Indosat Ooredoo Hutchison Tbk (ISAT) dalam kisaran support 6.300 dan resistance 7.000. Indikator teknikal menunjukkan sinyal strong buy. Rekomendasi beli di 6.625 dengan target harga di 7.000 dan stop-loss di 6.300.
  2. PT AKR Corporindo Tbk (AKRA) dalam kisaran support 1.135 dan resistance 1.255. Indikator teknikal menunjukkan sinyal strong buy. Rekomendasi beli di 1.195 dengan target harga di 1.255 dan stop-loss di 1.135.
  3. PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk (CPIN) dalam kisaran support 4.775 dan resistance 5.275. Indikator teknikal menunjukkan sinyal neutral. Rekomendasi beli di 5.025 dengan target harga di 5.275 dan stop-loss di 4.775.
  4. PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF) dalam kisaran support 6.525 hingga resistance 7.200. Indikator teknikal menunjukkan sinyal strong buy. Rekomendasi beli di 6.875 dengan target harga di 7.200 dan stop-loss di 6.525.
  5. PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS) dalam kisaran support 1.600 dan resistance 1.760. Indikator teknikal menunjukkan sinyal buy. Rekomendasi beli di 1.680 dengan target harga di 1.760 dan stop-loss di 1.600.
  6. Rekomendasi beli juga berlaku untuk saham PT Tower Bersama Infrastructure Tbk (TBIG) dan PT Mitra Keluarga Karyasehat Tbk (MIKA).
Baca juga
Ucapan Terima Kasih Ridwan Kamil ke Jokowi-Ma'ruf dan Para Menteri di Pemakaman Eril

Disclaimer: Pelajari dengan teliti sebelum membeli atau menjual saham. Inilah.com tidak bertanggung jawab atas keuntungan atau kerugian yang timbul. Keputusan investasi ada di tangan investor.

Tinggalkan Komentar