Sabtu, 02 Juli 2022
03 Dzul Hijjah 1443

Inilah Saham-saham Pilihan Senin, 20 Juni 2022

Senin, 20 Jun 2022 - 07:30 WIB
Inilah Saham-saham Pilihan Senin, 20 Juni 2022 - inilah.com
Foto: Inilah.com/Didik Setiawan

Gerak Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Busa Efek Indonesia (BEI) pada perdagangan Senin (20/6/2022) berpeluang melemah. Ada seabrek sentimen negatif terutama dari eksternal yang jadi katalis negatif. Inilah saham-saham pilihannya.

Kepala riset MNC Sekuritas Edwin Sebayang mengatakan, selama sepekan lalu IHSG turun sebesar 2,11% disertai net sell Investor Asing sebesar Rp 1,35 triliun. “Sehingga, secara year to date atau YTD IHSG menyisakan penguatan sebesar 5,40% dan berpotensi akan terus turun ke depannya,” katanya dalam ulasan yang rilis di Jakarta, Senin (20/6/2022) pagi.

Pada perdagangan awal pekan ini, Senin, ia memperkirakan, IHSG masih sulit untuk rebound dalam jumlah besar. Ini menyusul kembali jatuhnya Indeks Dow Jones Industrial Average (DJIA) sebesar 0,13% sehingga membuat indeks tersebut selama sepekan lalu turun sebesar 2,06%.

“Bahkan, dari awal tahun 2022 hingga Jumat minggu lalu, Dow Jones sudah turun sebesar 18,3%,” ujarnya.

Data dan Indikator Ekonomi AS Memburuk

Indeks DJIA berpotensi terus turun di pekan-pekan ke depannya menyusul terjadi pemburukan beberapa data dan indikator ekonomi, seperti Housing Market yang terlihat mulai cooling down. Begitu juga dengan data Housing Starts dan Pengajuan KPR (Mortgage Application) yang sudah turun.

Baca juga
Foto: Ibadah Misa Malam Natal 2021 di Gereja Katedral Jakarta

Pada saat yang sama, lanjut Edwin, Consumer Sentiment juga sudah turun ke level terendah, Jobless Claims mulai menunjukkan trend kenaikan serta harga minyak mentah belum ada tanda-tanda turun di bawah level US$100 per barelnya.

Semua itu terjadi di tengah The Fed yang akan melanjutkan agresivitasnya menaikkan suku bunga acuan FFR untuk memerangi inflasi. “Kondisi ekonomi Amerika selangkah lagi masuk ke jurang resesi,” ungkap Edwin tandas.

Beratnya pendakian IHSG Senin ini, menurut Edwin, juga seiring turunnya iShares MSCI Indonesia ETF (EIDO) sebesar 1,22% serta turunnya harga beberapa komoditas. Kejatuhan tertajam dialami harga minyak mentah yang turun sebesar 6,05%, emas dan crude palm oil (CPO) yang masing-masing turun tipis di tengah nikai tukar rupiah yang kembali melemah menuju level Rp15.000 per dolar AS.

Baca juga
Kontroversi Piala AFF 2020: Elkan Baggot Dipaksa Karantina, Padahal Sudah Bermain Lawan Laos

“IHSG berpeluang melemah dalam kisaran support 6.880 dan resistance di 6.996,” ungkap Edwin.

Saham-saham Pilihan

Di atas semua itu, ia menyodorkan beberapa saham pilihan sebagai bahan pertimbangan para pemodal. Saham-saham tersebut adalah:

  1. PT Prodia Widyahusada Tbk (PRDA) dalam kisaran support 6.000 dan resistance 6.600. Indikator teknikal menunjukkan sinyal netral. Rekomendasi beli di 6.300 dengan target harga di 6.600 dan stop-loss di 6.000.
  2. PT Elang Mahkota Teknologi Tbk (EMTK) dalam kisaran support 1.670 dan resistance 1.850. Indikator teknikal menunjukkan sinyal netral. Rekomendasi beli di 1.760 dengan target harga di 1.850 dan stop-loss di 1.670.
  3. PT Astra International Tbk (ASII) dalam kisaran support 6.600 dan resistance di 7.300. Indikator teknikal menunjukkan sinyal strong buy. Rekomendasi beli di 6.950 dengan target harga di 7.300 dan stop-loss di 6.600.
  4. PT Mitra Keluarga Karyasehat Tbk (MIKA) dalam kisaran support 2.560 dan resistance 2.840. Indikator teknikal menunjukkan sinyal strong buy. Rekomendasi beli di 2.700 dengan target harga di 2.840 dan stop-loss di 2.560.
  5. PT Cisarua Mountain Dairy Tbk (CMRY) dalam kisaran support 3.650 dan resistance 4.030. Indikator teknikal menunjukkan sinyal netral. Rekomendasi beli di 3.840 dengan target harga di 4.030 dan stop-loss di 3.650.
  6. Rekomendasi beli juga berlaku untuk saham PT Pembangunan Perumahan (Persero) Tbk (PTPP), PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (INTP), PT Pakuwon Jati Tbk (PWON), dan PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM).
Baca juga
Anies: Masa Depan Peradaban Manusia Ada di Perkotaan

Disclaimer: Pelajari dengan teliti sebelum membeli atau menjual saham. Inilah.com tidak bertanggung jawab atas keuntungan atau kerugian yang timbul. Keputusan investasi ada di tangan investor.

Tinggalkan Komentar