Selasa, 29 November 2022
05 Jumadil Awwal 1444

Inilah Saham-saham Pilihan Senin, 26 September 2022

Senin, 26 Sep 2022 - 07:50 WIB
Penulis : Ahmad Munjin
Inilah Saham-saham Pilihan Senin, 26 September 2022 - inilah.com
(Foto: Inilah.com/Didik Setiawan)

Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Senin (26/9/2022) berpeluang melemah seiring terjungkalnya bursa Wall Street, harga beberapa komoditas, nilai tukar rupiah, dan naiknya imbal hasil obligasi AS. Inilah saham-saham pilihannya.

“Dow Jones dan harga komoditas turun berjamaah, sinyal apakah ini?” tanya Kepala riset MNC Sekuritas Edwin Sebayang dalam ulasan yang rilis di Jakarta, Jumat (26/9/2022).

Menurut dia, investor hawatir AS akan masuk ke dalam lembah resesi akibat agresivitas The Fed menaikkan suku bunga. “The Fed diperkirakan akan kembali menaikkan suku bunga FFR sekitar 125 bps atau 1,25% di dua pertemuan The Fed hingga akhir tahun 2022 dan berlanjut menaikkan FFR hingga 4,6% di tahun 2023,” ujarnya.

Sentimen tersebut, sambung Edwin, mengakibatkan tekanan jual di Wall Street tetap berlanjut di hari keempat. “Padahal, setelah pengumuman kenaikan FFR dan Wall Street terjadi beberapa hari sebelumnya, Indeks DJIA kembali terjungkal di hari Jumat sebesar 1,62%,” ungkap dia.

Baca juga
Bahas Pemilu 2024, DPR Tunggu Anggota KPU dan Bawaslu Dilantik

Terjungkalnya Indeks DJIA, lanjut dia, dikombinasikan dengan kembali turunnya harga beberapa komoditas. Harga batu bara turun 2,48%, emas 1,75%, minyak 4,86%, nikel 4,06%, crude palm oil (CPO) 2,31%.

Akhir pekan lalu, perusahaan pemeringkat atau Credit Rating Moody’s Investors Service mengubah outlook mereka untuk Industri metal dan mining dari stable menjadi negative. “Ini seiring berlanjutnya perlambatan ekonomi global akan menurunjan permintaan,” ungkap Edwin.

Belum lagi dengan kembali naiknya yield obligasi AS tenor 2 tahun yang sudah berada di level 4.203%. Pada saat yang sama, pelemahan rupiah terjadi menuju level 15.100.

Semua itu berpotensi menjadi sentimen negatif pendorong IHSG berlanjut turun dalam perdagangan awal pekan di Senin ini. “IHSG berpeluang melemah dalam kisaran support 7.113 dan resistance 7.207,” imbuhnya.

Saham-saham Pilihan

Di atas semua itu, ia menyodorkan beberapa saham pilihan sebagai bahan pertimbangan para pemodal. Saham-saham tersebut adalah:

  1. PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BRIS) dalam kisaran support 1.500 dan resistance 1.655. Indikator teknikal menunjukkan sinyal strong buy. Rekomendasi beli di 1.575 dengan target harga di 1.655 dan stop-loss di 1.500.
  2. PT Tower Bersama Infrastructure Tbk (TBIG) dalam kisaran support 2.710 dan resistance 2.990. Indikator teknikal menunjukkan sinyal neutral. Rekomendasi beli di 2.850 dengan target harga di 2.990 dan stop-loss di 2.710.
  3. PT Aneka Gas Industri Tbk (AGII) dalam kisaran support 2.400 dan resistance 2.650. Indikator teknikal menunjukkan sinyal strong buy. Rekomendasi beli di 2.520 dengan target harga di 2.650 dan stop-loss di 2.400.
  4. PT Indosat Ooredoo Hutchison Tbk (ISAT) dalam kisaran support 7.000 dan resistance 7.700. Indikator teknikal menunjukkan sinyal strong buy. Rekomendasi beli di 7.350 dengan target harga di 7.700 dan stop-loss di 7.000.
  5. PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SMGR) dalam kisaran support 7.050 dan resistance 7.800. Indikator teknikal menunjukkan sinyal strong buy. Rekomendasi beli di 7.425 dengan target harga 7.800 dan stop-loss di 7.050.
  6. Rekomendasi beli juga berlaku untuk saham PT Cisarua Mountain Dairy Tbk (CMRY), PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP), PT Mitra Keluarga Karyasehat Tbk (MIKA), PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (INTP), dan PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk (CPIN).
Baca juga
Macet Horor di Merak, 37 Ribu Kendaraan Menyeberang ke Sumatera

Disclaimer: Pelajari dengan teliti sebelum membeli atau menjual saham. Inilah.com tidak bertanggung jawab atas keuntungan atau kerugian yang timbul. Keputusan investasi ada di tangan investor.

Tinggalkan Komentar