Minggu, 29 Januari 2023
07 Rajab 1444

Intelijen Inggris Sebut Seluruh Mata-mata Rusia Sudah Habis di Eropa

Kamis, 17 Nov 2022 - 22:46 WIB
Penulis : Ajat M Fajar
Intelijen Inggris Sebut Seluruh Mata-mata Rusia Sudah Habis di Eropa
Bendera Inggris/Ist

Badan Keamanan Inggris MI5 mengatakan, saat ini Rusia sudah kehilangan banyak mata-matanya karena diusir dari negara-negara Eropa. Hal ini menjadi pukulan keras bagi Rusia yang tak bisa lagi melakukan aksi spionase di beberapa negara di Benua Biru.

Direktur Jenderal MI5, Ken McCallum mengatakan sepanjang tahun ini negara-negara Eropa telah mengusir 600 pejabat/diploma Rusia. Dari jumlah tersebut, 400 pejabat di antaranya adalah mata-mata. Pengusiran ini buntut dari keputusan Rusia yang berperang dengan Ukraina.

“Kami terus bekerja secara intensif untuk menjadikan Inggris lingkungan operasi yang paling sulit untuk aksi rahasia Rusia,” kata McCallum dikutip CNN International, Kamis (17/11/2022).

Baca juga
Kematian Brigadir J, Mahfud Kantongi Info dari Intelijen hingga BNPT

Dia mengatakan, Pemerintah Inggris sudah mengusir 23 mata-mata Rusia. Mereka kebanyakan menyamar sebagai diplomat yang masuk ke beberapa negara termasuk Inggris.

“Dalam kasus Inggris, sejak pemecatan kami terhadap 23 mata-mata Rusia yang menyamar sebagai diplomat, kami telah menolak atas dasar keamanan nasional lebih dari 100 aplikasi visa diplomatik … poin seriusnya adalah bahwa Inggris harus siap untuk agresi Rusia di tahun-tahun mendatang.”

McCallum menilai dengan pengusiran ini menjadi pukulan keras bagi Rusia khususnya posisi intelijen Moskow di Eropa. Sebab dengan pengusiran serempak di Eropa membuat agen Rusia kesulitan untuk menyebrangi perbatasan untuk melakukan aksi spionase.

Baca juga
Analisa Intelijen, Kasus Ferdy Sambo Belum 'Mengalir Sampai Jauh'

“Saya berharap apa yang akan terus menjadi kenyataan adalah bahwa sejumlah besar bakat intelijen Rusia yang terlatih dan berpengalaman, jika saya dapat menggunakan istilah itu, akan menjadi jauh lebih sedikit kegunaannya dan sebagian besar belahan dunia lainnya selama bertahun-tahun yang akan datang,” ungkapnya.

Dia juga mengungkapkan soal ancaman dari Iran yang akan membunuh setiap orang yang bertentangan dengan rezim Teheran yang berada di Inggris.

“Iran siap untuk mengambil tindakan sembrono, dan mencirikan mereka sebagai musuh yang canggih. Mereka kadang-kadang beroperasi menggunakan operasi mereka sendiri melakukan sesuatu dengan tangan mereka sendiri. Dan pada kesempatan lain, mereka telah mengkooptasi orang lain untuk bekerja atas nama mereka,” tambahnya.

Tinggalkan Komentar