Minggu, 29 Mei 2022
28 Syawal 1443

Intip Menu Berbuka Puasa Makan Konate di Afrika

konate
Gelandang Persija Jakarta, Makan Konate

Bulan Ramadan kali ini tampaknya disambut dengan sukacita oleh gelandang Persija Jakarta, Makan Konate. Pasalnya, pemain asal Mali, Afrika itu akhirnya kembali merasakan nikmatnya santapan berbuka di kampung halaman.

Bagi Konate, menjalankan ibadah puasa bersama keluarga di Mali merupakan suatu kesempatan berharga. Apalagi dirinya dapat mencicipi makanan favoritnya saat berbuka.

“Saat puasa di Mali biasanya ada sayur dan sup ayam atau daging. Terus ada bubur dan buah. Kalau buka puasa ada makanan spesial juga seperti ikan goreng atau bakar, spageti, barbeque, dan bubur. Sebenarnya tidak berbeda jauh dari Indonesia makanannya. Tapi kalau di Mali memang spesialnya pakai sup,” tutur Konate dikutip dari laman Persija, Jumat (15/4/2022).

Baca juga
Foto: Umat Muslim Ibadah Tadarus Alquran di Masjid Istiqlal

Sebelum berangkat ke Mali, ia sempat mengatakan sangat rindu dengan suasana puasa di kampung halamannya.

“Yang saya rindukan adalah kami sahur dan buka puasa bersama keluarga. Kalau saat berbuka terkadang ajak teman-teman. Susana seperti itu yang membuat kangen,” ujar gelandang berusia 30 tahun tersebut.

Setelah lebih dari lima tahun berpuasa di negeri orang, impian Konate untuk menghabiskan waktu ramadan bersama keluarga akhirnya terwujud. Dirinya mengaku sangat bersyukur pada kesempatan ramadan tahun ini.

“Alhamdulilah saya diberi rezeki bertemu puasa tahun ini. Saya selalu berdoa bisa lancar sampai selesai dan terus diberi kesehatan,” pungkasnya.

Baca juga
Foto: Penjualan Busana Muslim di Pasar Tanah Abang Meningkat saat Ramadan

Konate juga sempat bercerita soal perbedaan waktu berpuasa di Mali dengan Indonesia. Menurutnya, berpuasa di Tanah Air terasa lebih cepat dibandingkan Mali.

“Saya sudah berapa lama puasa di sini (Indonesia). Tak ada masalah. Di sini waktunya lebih cepat. Tantangan puasa di Mali itu cuma cuaca. Sering saat memasuki cuaca panas suhu bisa mencapai 39-41 derajat,” lanjut Konate.

Untuk diketahui, Konate terlahir di lingkungan yang mayoritas penduduknya merupakan Muslim yang taat. Maka tak heran, sosok Konate dikenal sebagai pemain yang taat beribadah dan enggan meninggalkan kewajibannya sebagai seorang Muslim. [AHA]

Tinggalkan Komentar