Senin, 08 Agustus 2022
10 Muharram 1444

Investor Asing Kembali Diizinkan Kuasai Industri Otomotif China

Selasa, 28 Des 2021 - 20:03 WIB
Penulis : Fadly Zikry
China Otomotif - inilah.com
ist

Pemerintah China mencabut batas kepemilikan modal asing di perusahaan pembuatan mobil penumpang.

Kebijakan tersebut merupakan bagian dari pemangkasan daftar negatif investasi asing di China yang mulai berlaku secara efektif per 1 Januari 2022.

Sebelumnya terdapat 33 daftar negatif investasi asing di China pada 2020. Salah satunya adalah pengapusan pembatasan modal asing di industri mobil penumpang.

Komisi Pembangunan dan Reformasi Nasional (NDRC) bersama dengan Kementerian Perdagangan (Mofcom) mengumumkan 31 daftar negatif investasi asing pada 2021.

Daftar negatif investasi asing di kawasan percontohan perdagangan bebas (FTZ) juga dikurangi dari 30 item pada 2020 menjadi 27 item pada 2021.

Baca juga
Pasokan Mulai Meningkat, All New Honda HR-V Catat Penjualan Tertinggi di Segmen Compact SUV

Semua sektor manufaktur di FTZ akan dibuka untuk investor asing. Akses investor asing untuk sektor jasa di FTZ juga akan diperluas.

Investor asing diizinkan memasuki industri survei sosial, namun kepemilikannya tidak boleh lebih dari 33 persen dan pemegang legal kantor perwakilan harus warga China.

Bagi industri yang tidak termasuk dalam daftar negatif, perusahaan penanaman modal asing harus mendapatkan perlakuan setara secara nasional, demikian NDRC dikutip media penyiaran resmi China, Selasa (28/12/2021).

China sebagai negara ekonomi terbesar kedua di dunia itu sudah lima tahun terakhir memberikan insentif berupa pemangkasan daftar negatif investasi asing.

China akan terus membuka diri dengan memperluas akses dan memfasilitasi asing sebagai upaya untuk meningkatkan iklim usaha dalam negeri.

Baca juga
Ini Capaian Daihatsu Selama 9 Hari Gelaran JAW 2022

Pada 2020, China telah berhasil menarik investasi asing sebesar 149,34 miliar dolar AS (Rp2,1 kuadriliun) sekaligus mempertahankan posisinya sebagai penerima investasi asing terbesar kedua di dunia.

Tinggalkan Komentar