Jumat, 07 Oktober 2022
11 Rabi'ul Awwal 1444

Irwasum Polri Diharap Berani Lacak Sumber Kekayaan Ferdy Sambo

Minggu, 07 Agu 2022 - 23:59 WIB
ferdy sambo mako brimob inilah.com
Irjen Ferdy Sambo (Foto: Dok. Istimewa)

Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI) meminta Inspektorat Pengawasan Umum (Irwasum) Polri segera melacak dan menelusuri sumber kekayaan mantan Kadiv Propam Polri, Irjen Pol Ferdy Sambo.

Sebab, Sambo mengemban jabatan tinggi di institusi Polri seperti Kadiv Propam dan Kassatgasus yang berkaitan dengan sejumlah kasus bernilai ekonomis tinggi.

“Mestinya Irwasum Mabes Polri melakukan pemeriksaan menyeluruh, termasuk memeriksa harta kekayaannya, karena apapun ternyata punya rumah pribadi di jalan Saguling, juga punya rumah di Magelang ini yang harus dilacak sumber keuangannya. Walaupun kita tak boleh menuduh, tapi (Irwasum) harus ditanyakan itu sekalian untuk itu sisi itu yang bisa dilakukan sekarang ini,” kata Koordinator MAKI, Boyamin Saiman kepada Inilah.com, Minggu (7/8/2022).

Dia menyebut, sebagai pejabat tinggi Polri, semestinya Ferdy Sambo dapat mempertanggungjawabkan keuangan yang diperoleh, terutama menepis kecurigaan publik karena tak memenuhi kewajiban Laporan Harta dan Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN).

Baca juga
Kapolri Mutasi Ferdy Sambo Jadi Pati Yanma Polri

Sehingga, lanjut dia, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo harus lebih memberi penetrasi kepada anak buahnya agar tertib melaporkan LHKPN.

“Maka setelah kejadian ini semua, Kapolri harus menginstruksikan kepada jajarannya untuk taat melaporkan harta kekayaan, apapun isinya. Soal nanti kurang atau lebih atau ada yang disembunyikan, setidaknya laporan lah. Sehingga bisa dilacak dan dipantau oleh publik bahwa dia digaji oleh negara dan melakukan pekerjaan benar dan uangnya yang diperolehnya dengan bener juga,” tambahnya.

Kemudian, Boyamin menjelaskan, tren pelaporan LHKPN di kalangan perwira tinggi Polri relatif tidak tertib. Bahkan, sebagian Pati Polri masih nihil melaporkan LHKPN.

Untuk itu, para perwira tinggi Polri tak memberikan contoh baik dalam kepatuhan dalam melaporkan harta kekayaannya.

Baca juga
Jangan Ragukan Gubernur Anies dan Komitmen Anti Korupsinya

“Nampak memang kepatuhan untuk melaporkan harta kekayaan kepada LHKPN perwira tinggi Polri banyak yang belum patuh. Beberapa sebagian belum patuh dengan tidak melaporkan. Termasuk Ferdy Sambo itu yang kita sangat prihatin dan kecewa karena bagaimana mungkin kepala divisi propam yang harus mencontohkan hal yang baik patuh terhadap undang-undang, aturan lainnya, termasuk aturan melaporkan harta kekayaan, malah tidak melaporkan,” sebutnya.

Pun demikian, masyarakat mestinya dapat memantau dan mengontrol laju dana yang keluar maupun masuk ke kantong Ferdy Sambo.

“Dan ini bisa dikontrol oleh masyarakat. Nah ini yang harus dilakukan untuk ke depan. Sisi lain bisa aja sekarang, urusannya Ferdy Sambo itu diduga melanggar kode etik sekalian,” pungkasnya.

KPK Aktif Lacak Harta Sambo

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI juga diminta untuk terjun aktif dalam melacak dan menelusuri sumber keuangan mantan Kadiv Propam Polri, Irjen Pol Ferdy Sambo. Sebab, KPK masih menunggu Sambo untuk melengkapi sejumlah item LHKPN yang sempat diajukan Sambo.

Baca juga
Terseret Kasus Brigadir J, AKBP Raindra Kena Demosi 4 Tahun dan Pembinaan Mental

“Mestinya KPK juga sebagai pihak yang bertanggungjawab terhadap LHKPN untuk rajin-rajin melaporkan kepada atasan (institusi) untuk orang yang tidak mau melaporkan harta kekayaan. Beberapa hal juga kalau perlu melacak harta kekayaan orang yang diduga tidak melaporkan LHKPN, jadi boleh KPK aktif melakukan pelacakan harta kekayaan pejabat-pejabat publik,” pungkasnya.

Tinggalkan Komentar