Minggu, 14 Agustus 2022
16 Muharram 1444

Istana Didemo Buruh, Presiden Jokowi Resmikan Bandara dan Tanam Pohon di Kalbar

Rabu, 08 Des 2021 - 10:40 WIB
ilustrasi aksi demo buruh/ Antara - inilah.com
ilustrasi aksi demo buruh/ Antara

Ribuan buruh yang merencanakan aksi demo di Istana Negara, Rabu (8/12/2021), Jakarta, siap-siap kecewa. Lantaran Presiden Jokowi terbang ke Kalimantan Barat (Kalbar) untuk meresmikan bandara dan menanam pohon.

Dari laman setkab.go.id, Rabu (8/12/2021), Presiden Jokowi bertolak ke Sintang, Kalbar untuk kunjungan kerja (kunker). Sekitar pukul 07.00 WIB, Presiden dan rombongan terbatas, lepas landas dari Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta menggunakan Pesawat Kepresidenan Indonesia-1.

Setibanya di Bandara Internasional Supadio, Kabupaten Kubu Raya, Presiden dan rombongan melanjutkan penerbangan menggunakan pesawat ATR Garuda dan pesawat CN 295 TNI AU, menuju Kabupaten Sintang.

Baca juga
Eks Menteri BUMN Bandingkan Putrajaya dengan IKN Nusantara

Di Sintang, Presiden Jokowi meresmikan Bandar Udara Tebelian, beserta fasilitasnya. Selanjutnya, Presiden meninjau pembangunan tanggul pengendali banjir di Kelurahan Ladang. Menyerahkan bansos kepada warga terdampak banjir Sintang.

Mengakhiri kunker, Presiden Jokowi direncanakan melakukan penanaman pohon bersama masyarakat di kawasan Daerah Aliran Sungai (DAS), Kelurahan Kedabang. Dalam kunker ini, Presiden Jokowi didampingi Menteri Sekretaris Negara Pratikno dan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono.

Pada hari yang sama, ribuan buruh siap mendemo Istana Negara, menuntut adanya diskresi dari Presiden Jokowi berupa Keputusan Presiden (Kepres) yang membatalkan SK Gubernur tentang upah 2020.

Baca juga
Presiden Jokowi Ungkap Penyebab Banjir Sintang

Buruh berharap, Presiden Jokowi menaikkan upah hingga 10%. “Kenaikan 10 persen di DKI Jakarta, serta di provinisi lainnya seperti, Jateng dan Jatim, yang upahnya masih kecil, harus didongkrak hingga 15 persen,” kata Ilhamsyah, Ketua Umum Konfederasi Persatuan Buruh Indonesia (KPBI).

Tinggalkan Komentar