Minggu, 29 Mei 2022
28 Syawal 1443

ITB Gelar Wisuda Setahun Tiga Kali

ITB
Istimewa

Setiap tahunnya, Institut Teknologi Bandung (ITB) melaksanakan kegiatan wisuda sebanyak tiga kali, yaitu pada bulan April, Juli, dan Oktober. Setiap periode wisuda akan diiringi dengan perayaan wisuda yang bertujuan untuk memberikan apresiasi kepada para wisudawan.

Pada Perayaan Wisuda April ITB 2022 kali ini, terdapat serangkaian acara yang diadakan dalam rentang bulan Maret hingga bulan April tahun 2022. Salah satu mata acara dari Perayaan Wisuda April ITB 2022 adalah Persiapan Pra-Kerja bagi para wisudawan. Kegiatan tersebut dilakukan secara daring pada tanggal 8 dan 10 April 2022.

1. Upskill Your Career Preparation : Wawancara Kerja? Siapa Takut!

Pada tanggal 8 April 2022, acara Persiapan Pra-Kerja bagi wisudawan ini bekerja sama dengan Bank BCA dan bertajuk Saturday Lesson x BCA : Upgrade Your Career Preparation.

“Acara ini diselenggarakan sebagai bentuk apresiasi kepada para wisudawan, semoga dengan dilaksanakannya acara ini dapat membantu para wisudawan maupun peserta non-wisudawan dalam menghadapi dunia kerja di masa depan nanti, terutama saat akan melamar suatu pekerjaan, tentang bagaimana tata cara, alur dalam seleksi kerja, melaksanakan interview dengan baik dan benar, dan lain sebagainya,” ujar Tizar Muhammad Kautsar Bijaksana, S.T, M.T, dosen pembimbing Keluarga Mahasiswa-ITB atau KM-ITB.

Baca juga
Ridwan Kamil Lepas 170 Pesepeda ITB Ultra Cycling Challenge 2021

Laura Andiny selaku Assistant Vice President of Human Capital Management BCA menjelaskan berbagai hal tentang tips-tips membangun karir dan persiapan memasuki dunia kerja, terutama saat melamar pekerjaan.

Beliau menjelaskan tentang bagaimana cara membuat CV yang baik, bagaimana melaksanakan interview pekerjaan dengan benar, dan mempersiapkan hal-hal untuk melamar dan mendapatkan pekerjaan.

“Lakukan segala pekerjaan yang diberikan dengan sungguh-sungguh walaupun pekerjaan yang diberikan ke kalian terkesan sepele, saat diberikan pekerjaan dengan nilai 100, kalian harus mengerjakannya dengan nilai 150. Saat kita lakukan suatu hal dengan usaha terbaik diberikan, meskipun hal kecil dan sepele sekalipun. Pada ujungnya pasti kita akan diberikan balasan yang lebih besar lagi, dalam hal ini adalah pekerjaan yang diberikan kepada kalian,” ujar Laura.

Baca juga
Konflik Dosen dan Rektor, SBM ITB Berhenti Beroperasi

2. Work-life Balance vs Career Growth, Manakah yang Paling Tepat?

Work-life Balance vs Career Growth merupakan tema yang diusung dalam Persiapan Pra-Kerja pada tanggal 10 April 2022. Panitia menghadirkan dua alumni ITB untuk mengulas materi tersebut, yaitu Immanuel Deo Silalahi, alumni Teknik Tenaga Listrik angkatan 2015, dan Abdon Muhammad, alumni Teknik Industri angkatan 2016.

Acara diawali dengan pemaparan materi dari setiap alumni yang kemudian ditutup dengan sesi tanya jawab.

Menurut Deo, antara work-life balance dan career growth keduanya merupakan hal penting yang sebenarnya dapat dicapai secara bersamaan.

Time management dan stress management perlu dikelompokkan dan diatur berdasarkan prioritas agar work-life balance dan career growth bisa diperoleh secara linear,” ucap Deo.

Sementara itu, menurut Abdon, terdapat dua stages dalam kehidupan kerja. Stage pertama adalah I Live to Work (career growth) dan stage kedua adalah I Work to Live (work-life balance).

Baca juga
NU dan Tata Dunia Baru

Yang menjadi poin penting dalam pembahasan tersebut adalah bagaimana cara menentukan waktu yang tepat untuk memilih antara work-life balance dan career growth.

Work-life balance dianjurkan untuk dipilih ketika seseorang sudah memiliki pekerjaan yang memadai, berkeinginan untuk melakukan travelling secara kontinu, menyadari bahwa hidup ini singkat, atau berada dalam fase kehidupan Rewarding.

Untuk career growth dianjurkan untuk dipilih ketika seseorang baru saja memulai karir, selalu bersemangat dalam melakukan pekerjaan, suka mengganti pekerjaan untuk membuktikan diri, atau ketika mendekati masa pensiun.

Meskipun kedua kegiatan tersebut dilaksanakan secara daring melalui video conference, kegiatan tetap berlangsung secara lancar tanpa mengurangi esensi dari kegiatan tersebut. Harapannya, kegiatan Persiapan Pra-Kerja ini dapat menjadi bekal bagi para wisudawan dalam menghadapi dunia kerja kelak.

Aulia Adinda Kurnia

Tinggalkan Komentar