https://dev-alb-jkt.lifepod.id/dmp?nw=SSP&clientId=imUQagXzHv

berita   04 September 2021 - 08:28 wib

Kebocoran Data Terus Berulang, Begini 5 Langkah Antisipasinya

IXU
berita-headline

(ilustrasi: shutterstcok)

Pertanyaan: Kasus Kebocoran Data Kerap Terjadi, Bagaimana Cara Mengatasinya?

Jawaban

Kebocoran data pribadi masyarakat Indonesia terjadi dengan masif dalam dua tahun terakhir. Data yang bocor ke tangan peretas jumlahnya juga terbilang fantastis. Era digital yang sudah menjadi bagian kehidupan sehari-hari, mulai dari sarana tempat berbelanja daring, berbagi informasi, hingga menyelesaikan pekerjaan kantor. Bila tidak berhati-hati, informasi penting yang Anda miliki akan mudah disalahgunakan.

INILAHCOM rangkum dari berbagai sumber berikut adalah cara agar data dan informasi Anda di internet tidak mudah dicuri orang, lakukan lima langkah berikut ini.

1. Minimalisir Jejak Digital

Cara sederhana pertama cukup dengan membatasi informasi diri di internet. Karena dengan semakin banya data Anda, akan semakin mudah pula orang lain meretas akun dari identitas Anda di dunia maya.

2. Aktifkan “firewall”

Dengan memfungsikan firewall pada komputer atau laptop Anda. Sistem keamanan ini dapat membantu meminimalkan akses tidak sah ke sistem komputer atau jaringan internet. Selain itu, bisa memfilter pesan dan data yang masuk dan keluar saat menggunakan jaringan internet. Perbarui pula antivirus yang terpasang pada komputer Anda secara berkala.

3. Isi Data Manual

Kebanyakan peramban atau browser yang tersedia pada desktop atau mobile menyediakan  fitur pengisian otomatis yang memudahkan pengguna mengisi data-data yang dibutuhkan. Hindari pengisian otomatis tersebut, terlebih saat Anda menggunakan komputer atau laptop milik orang lain. Pengisian data otomatis dapat memudahkan orang tidak bertanggung jawab mengakses atau mencuri berkas dan identitas Anda.

4. Belanja di situs tepercaya

Belanja online terkadang bikin Anda suka khilaf dengan promo ataupun harga yang ditawarkan, terlebih situs belanja daring ini telah ramai pada masa pandemi Covid-19. Agar lebih aman dan nyaman, berbelanjalah di situs web tepercaya yang sudah dikenal banyak orang. Pastikan sistem pembayaran yang digunakan juga aman dan dapat dipercaya.

5. Hapus “cookie”

Terakhir adalah Cookie atau informasi tentang segala 'surfing' anda di internet dapat tercipta yang merangkum segala aktivitas Anda. Berkunjung ke banyak situs web artinya semakin banyak cookie yang terbentuk di dalam sistem komputer. Bila informasi ini disalahgunakan, data Anda di akun internet dapat terancam. Selain dengan menghapus cookie setelah menggunakan internet, upaya lain meminimalkan celah kejahatan adalah menggunakan web browser yang memiliki fitur penyesuaian pengaturan privasi dan cookie.

Komentar (0)

komentar terkini

Belum Ada Komentar

Berita Terkait

berita-headline

Inersia

Data eHAC Diduga Bocor, Berikut Ini Hal yang Wajib Diwaspadai

Aplikasi kesehatan e-HAC (electronic Health Alert Card) diduga menderita kebocoran data, s
berita-headline

Kanal

Indonesia Krisis Perlindungan Data Pribadi

Anggota Komisi I DPR RI Muhammad Iqbal mengatakan perlindungan data pribadi menjadi isu krusial s
berita-headline

Viral

Kembali Terjadi, Data KPAI dan Bank Jatim Diduga Bocor dan Dijual Online

Kebocoran data di tanah air seperti terus berulang, terbaru kini data dari Komisi Perlindungan An
berita-headline

Viral

Kominfo Tanggapi Dugaan Kebocoran Data eHAC

Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) menyatakan tengah menginvestigasi untuk melak
berita-headline

Inersia

Sertifikat Vaksin Presiden Jokowi Bocor, Perlindungan Data Pribadi Indonesia Lemah

Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) mengaku heran dengan bocornya data pribadi, dan data